<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061</id><updated>2011-11-28T02:43:18.888+02:00</updated><category term='Sudut Awwalu Sâbe‘'/><category term='YonZ'/><title type='text'>Andy^Area</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-5069611557925441123</id><published>2010-06-14T20:54:00.003+03:00</published><updated>2010-06-14T20:56:43.654+03:00</updated><title type='text'>صيد السمك</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/TBZs9CcSD4I/AAAAAAAAAEk/7OaCj0_aCtM/s1600/mnxc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/TBZs9CcSD4I/AAAAAAAAAEk/7OaCj0_aCtM/s320/mnxc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482689392253472642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jadi inget waktu ke Qanatir bersama teman-teman Ngabarians...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-5069611557925441123?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/5069611557925441123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=5069611557925441123' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/5069611557925441123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/5069611557925441123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2010/06/blog-post.html' title='صيد السمك'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/TBZs9CcSD4I/AAAAAAAAAEk/7OaCj0_aCtM/s72-c/mnxc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2824884790413420248</id><published>2010-06-12T19:52:00.000+03:00</published><updated>2010-06-12T19:59:29.648+03:00</updated><title type='text'>Hadiah dari PPWS</title><content type='html'>Ulang tahun Pondok Pesantren Wali Songo (PPWS) 4 April lalu mengingatkan kita akan rutinitas tahunan di Desa Ngabar. Berbagai macam perlombaan seperti, bulutangkis, sepakbola, pidato, tilawah dan lain sebagainya hingga shalat tasbih berjama'ah dan sujud syukur diadakan untuk memeriahkan berdirinya sebuah lembaga pendidikan Islam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketinggalan, konsulat-konsulat dari berbagai daerah pun mengutus jago-jagonya untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan. Tidak hanya itu, Mudabbir/Mudabbrioah pun ikut menyiapkan a'do-nya dalam mengikuti perlombaan, walaupun terkadang jago yang ditampilkan mudabbir hujroh 'satu spesies' (orang yang sama) dengan jago yang ditampilkan oleh pengurus konsulat. Kalah dan menang tentu menjadi realitas perlombaan, walaupun pada akhirnya para santri merasakan hal yang sama. Kepuasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas karena jam belajar formal diliburkan sementara, digantikan dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat ekstrakulikuler. Namun demikian, PPWS tidak membiarkan santri-santrinya beraktifitas secara serampangan tanpa tujuan. Sebagai contoh, di Tarbiyatul Muallimin, santri putra yang mengikuti lomba olah raga haruslah berpakaian kaos dan celana training yang rapi, kaos yang beraneka gambar pun dilarang dipakai, ini membuktikan bahwa berpakaian pun mengandung nilai pembelajaran di luar pembelajaran sekolah.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ultah PPWS di atas hanyalah sebagian kecil dari proses pendidikan di Pesantren Ngabar ini. Ada hal lain yang lebih bermakna dari itu semua, mungkin kita dapat menyebutnya dengan hidden kurikulum. Sadar atau tidak, hidden kurikulumlah yang menjadi proses pendidikan santri putra dan putri agar transformasi ideologi dapat searah dengan kurukulum Pesantren (Sekolah). Sebagai contoh misalnya, di ruang sekolah tahun pertama, sebutlah pelajaran Mafudzot; Man Sobaro Dzofiro dan Man Jadda Wajada. Apakah kedua kata yang didapat dari bangku sekolah itu dapat melekat begitu saja di benak santri? jawaban sederhananya, tidak. Karena di Muallimin bukan hanya pengajaran tapi pendidikan, jadi teori saja tidak cukup, harus ada aplikasi dari apa yang disampaikan di bangku sekolah. Di luar ruang sekolah itulah pondok secara tersirat mengaplikasikan itu semua. Seperti usaha mewujudkan kesabaran dan kesungguhan santri dalam belajar, dalam mentaati guru, dalam mentaati peraturan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk pada Taksonomi Bloom (1956) yang dibuat oleh Benjamin S. Bloom untuk tujuan pendidikan. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi tiga teritori, yaitu; Kognitif, Afektif dan Psikomotorik. Begitupula Ki Hajar Dewantoro, memeliki istilah lainnya, yaitu; cipta, rasa dan karsa, selain itu dekenal pula istilah; penalaran,penghayatan dan pengamalan (Wikipedia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga istilah tujuan pendidikan di atas, PPWS sebagai lembaga pendidikan tentunya tidak meninggalkan ketiga ranah tersebut, hal itu tampak dari Panca Jiwa Pondok (Jiwa keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah dan Kebebasan) yang setiap khutbatul iftitah acap kali disampaikan. Kelima karakter inialah yang berusaha dibangun oleh PPWS agar melekat dalam kehidupan seorang santri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka tidak suka, santri yang telah mengenyam pendidikan PPWS pasti merasakan perubahan sikap yang dibangun, karena hal itu menjadi konsekwensi logis santri sebagai bagian dari ‘masyarakat’ Pesantren. Dalam artian, proses pengaruh-mempengaruhi berlaku di sana, Kyai mempengaruhi asatidz, asatidz mempengaruhi santri, dan sebenarnya, kesemuanya saling mempengaruhi. Kemudian, agar proses saling mempengaruhi ini berjalan searah dengan cita-cita pesantren, dibangunlah sistem yang mapan sebagai usaha menertibkan proses perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai misal, dalam kepengurusan Organsasi Santri Walisongo (OSWAS) di PPWS, terdapat kiriteria pengurus yang bunyinya; berakhlakul karimah. Seorang pengurus, mau tidak mau, akan menjadi pusat perhatian bagi anggota-anggotanya, pertanyaannya, kenapa harus ada kriteria tersebut? Tidak lain adalah agar pengurus tersebut menjadi tauladan yang baik bagi santri dan memberikan pengaruh positif. Hal ini senada dengan pelajaran Mthola’ah di bangku sekolah yang sering kali menceritakan akhlak-akhlak terpuji. Maka, tak heran bila salah satu pendiri PPWS, almarhum K.H. Ibrahim Thoyyib berpesan; Sebesar ketaatanmu, sebesar itu pula keinsyafanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ayal lagi, betapa banyak hadiah dari PPWS yang dipersembahkan kepada setiap santrinya. Empat atau enam tahun berinteraksi adalah waktu yang sangat singkat untuk membentuk karakter yang ber-panca jiwa. Jadi, sudah menjadi keharusan Alumni untuk meneruskan perealisasian panca jiwa tersebut. Selamat ulang tahun PPWS.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2824884790413420248?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2824884790413420248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2824884790413420248' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2824884790413420248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2824884790413420248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2010/06/hadiah-dari-ppws_12.html' title='Hadiah dari PPWS'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2929523836775758739</id><published>2010-06-12T19:34:00.002+03:00</published><updated>2010-06-12T19:51:15.424+03:00</updated><title type='text'>KBAPWS, What’s That?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/TBO6e8mIByI/AAAAAAAAAEU/vlK5zIodxL4/s1600/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 237px; height: 209px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/TBO6e8mIByI/AAAAAAAAAEU/vlK5zIodxL4/s320/untitled.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481930212264904482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;We often find in the social networking site Facebook an application that reminds its users of the birthdays of other users. Some users may consider this as trivial, while others may not. For those who think that such application is unimportant, they probably do not really comprehend the nature of social interaction which requires communication among human being. That’s certainly different with those who believe in the importance of communication: silaturrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regardless of whether or not the aforesaid Facebook application is important, let us discuss about the anniversary of Pondok Pesantren Wali Songo (PPWS) on the last 4th of April, especially for those who are commemorating the anniversary in Egypt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PPWS has been contributing to the dynamics of Islamic education in Indonesia for 49 years. Of course as an institution of learning, many students have graduated from the boarding school over its 49 years of existence. Among which are united under the banner of Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Walisongo, KBAPWS in short, established in the Arab Republic of Egypt, and the forum currently has around 50 members.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are interesting things that the author wants to convey about KBAPWS in Egypt. Formerly, alumni of PPWS who lived in Egypt had established what was named Himpunan Keluarga Pondok Pesantren Wali Songo (HKPW). However, due to socio-historical reasons, the institution of PPWS changed the name of HKPW to Himpunan Alumni dan Keluarga Pondok Pesantren Wali Songo (HAKPW), and the alumni who were in Egypt had consequently changed the name from HKPW Egypt into HAKPW Egypt. However, the new name (HAKPW) did not exist very long since PPWS once again changed the forum’s name into KBAPWS. And again, HAKPW Egypt was accordingly changed into KBAPWS Egypt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We can see that the alumni in PPWS in Egypt are very much obedient to the decisions made by the stakeholders in PPWS, as can be observed from the evolution of the name of the alumni’s forum from HKPW up to KBAPWS. Whereas in a number of areas in Indonesia, some other alumni had objected to the forum’s names oferred by PPWS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unfortunately, PPWS seems to have little interest, or to put it mildly, is not aware of the potentials of its alumni in Egypt, compared to those who are residing in Indonesia. Why potential? This is because, for now, KBAPWS Egypt only possesses potentials, and not yet material. This differs from the alumni in Indonesia who had delved into the material world and can offer more than just mere potential. However, just be fair, the author assumes that PPWS is applying what we call scale of priority to empower its alumni. Hopefully this is not because PPWS is only interested in the alumni who can provide material benefits to the institution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For example, in the case of the change of the forum’s name to HAKPW, or even to KBAPWS, there were no formal letter of decision sent to PPWS alumni in Egypt to socialize the decision. And in the national alumni conference, there was no invitation letters conveyed to the alumni in Egypt. Is it possible that PPWS has forgotten that it has a representative in Egypt? Interesting, isn’t it?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here is a case study to ponder upon: the Government of the Philippines has established a communication mechanism with its labors who are working all around the world. In that mechanism, every labor receives a birthday greeting card from the President of the Philippines in his/her birthday. It may seem trivial, and most probably the President herself is not writing the birthday greeting, however small things like that has given the impression that the Government of the Philippines is really concerned about its citizens who work in a foreign country. And in Egypt, Philippino labors (especially those working in the domestic sector) has ranked top in terms of salaries received compared to other nationalities.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That shows the importance of building communication. Even though the act of building communication itself is as simple as sending a birthday greeting card, it is very influential on a country's positive image.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We can imagine what would happen if PPWS sends birthday greetings to its representatives abroad. It may encourage the creation of the atmosphere of harmony. That way, the communication will not only be established by PPWS representatives abroad who continuously provide information to PPWS, but also by the PPWS itself as an institution that provides feedback to its representatives. Here, two-way communication will occur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finally, let us hope that the silaturrahim wil always be present, not only among fellow alumni in Egypt, but also between the alumni forum (i.e. KBAPWS) and PPWS that is established upon the foundation of interactive (two-way) communitation. The starting point for the silaturrahim is through the continuous effort of PPWS alumni to develop their potentials which can bring about positive contribution to the society as a whole. Happy birthday PPWS.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2929523836775758739?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2929523836775758739/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2929523836775758739' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2929523836775758739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2929523836775758739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2010/06/hadiah-dari-ppws.html' title='KBAPWS, What’s That?'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/TBO6e8mIByI/AAAAAAAAAEU/vlK5zIodxL4/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-4029869542557930032</id><published>2010-03-19T15:24:00.013+02:00</published><updated>2010-03-20T13:05:07.981+02:00</updated><title type='text'>Profile of PII (Indonesia Moslem Students’ Association)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S6N72XkllSI/AAAAAAAAAEM/WXXEkJxmwjM/s1600-h/logo-pii.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 292px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S6N72XkllSI/AAAAAAAAAEM/WXXEkJxmwjM/s320/logo-pii.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450336148019057954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SECRETARIAT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The address of Central Board of Indonesian Moslem Students Association is on&lt;br /&gt;Jl. Menteng Raya 58 Jakarta, Indonesia 10340&lt;br /&gt;Phone/Fax. 62-21-3153572&lt;br /&gt;E-mail: pbpiiku@yahoo.com&lt;br /&gt;Website: http://pelajar-islam.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The address of Representative Board Of Indonesian Muslims Students Association is on Building 63 A Flat 6 Gate Two Swessry A 10th Distric,  Nasr City, Cairo,  Egypt&lt;br /&gt;Website : http://www.pii-mesir.org&lt;br /&gt;Phone (0020-2) 24708427&lt;br /&gt;Email : pii_cairo@yahoo.com&lt;br /&gt;Website: www.pii_mesir.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BRIEF HISTORY OF PII&lt;br /&gt;Indonesian Moslem Students Association (PII) was established in the struggle city of Yogyakarta on May 4, 1947. The founding fathers were young intellectuals on the time, namely Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani, Amien Syahri, and Ibrahim Zarkasyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One factor motivated the establishment of PII was the dualism of education system for Moslems in Indonesia as a heritage from Netherlands colonizer, pesantren (Islamic Boarding School) and ordinary school that each of them has different education system. Pesantren has eschatological orientation mean while ordinary school has worldly orientation. Consequently, Moslem students divided into two groups and against each other. Students from pesantren (santri) claimed ordinary school as unbelief education system given by Netherlands colonizer and judged the students as unbelief students. On another position, students from ordinary schools claimed the pesantren as traditional and conservative, the santri were named conservative santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the moment, there was a students organization, Ikatan Pelajar Indonesia / Indonesian Students Association (IPI). However, the organization could not accommodate santri's aspiration. Reflecting the reality, when Yoesdhi Ghozali was being i'tikaf (keep silent and pray in mosque) at a mosque in Yogyakarta on February 25, 1947 got inspiration to establish an organization that can accommodate Moslem aspiration (both from pesantren and ordinary school). The idea was shared in SMP N 2 (State Secondary School) Secodiningrat, Yogyakarta. His friends attended the meeting were Anton Timur Djaelani, Amien Syahri, and Ibrahim Zarkasyi and all audience agreed to established an organization form Moslem students.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The agreement, then presented on the Congress of Indonesian Moslem Youth Movement (Gerakan Pemuda Islam Indonesia/GPII) on March 30 - April 1, 1947. Most of the audience agreed the idea, then the congress decreed to unite Students Division of GPII into Indonesian Moslem Students Association (PII). The participants of congress also were demanded to ease the establishment of PII around Indonesia.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As a follow up of the congress decree, a meeting was conducted at GPII office on Jalan Margomulyo 8 Yogyakarta on May 4, 1947. The meeting was attended by Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani, and Amien Syahri represented Students Division of GPII, Ibrahim Zarkasyi and Yahya Ubeid represented Surakarta Moslem Students Union (PPIS), Multazam and Shawabi represented Course Union of Islamic Secondary Schools (PERKISEM) Surakarta, and Dida Gursida and Supono NA represented Indonesian Moslem Students Organization of Yogyakarta. The meeting, led by Yoesdi Ghozali decreed to established an organization named Pelajar Islam Indonesia / Indonesian Moslem Students Association (PII) at 10.00 A.M. on May 4, 1947.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In order to commemorate the moment of establishment of PII, every May 4 was celebrated as The Awakening Day of PII. It is supposed to be awakening moment from the accumulated ideas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OBJECTIVE, MAIN TASKS, FUNCTIONS AND ACTIVITIES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The objective of PII is "the perfection of Education and Culture in accordance with Islam for all Indonesian and human being".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The main tasks of PII are conducting training, taklim (Islamic courses), and organizational courses form students in order to create Moslem, Intelligent, and Leader nation cadres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The functions of PII are as a place to Moslem character building, success study assistance, training tools, and struggle tools for Moslem Students.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To achieve the objective, PII conducts certain activities, namely:&lt;br /&gt;a. Educate members to be pious to the almighty God (Allah swt)&lt;br /&gt;b. Grow intelligence, creativity, skill, interest, and talent of the members.&lt;br /&gt;c. Educate the members to be independent; able to stand on his own feet without depend on others.&lt;br /&gt;d. Educate mental and grow appreciation on science and culture in line with Islam for the members.&lt;br /&gt;e. Educate the members to be able to manage global information and protect themselves from negative effects of the global information and culture.&lt;br /&gt;f. Assist the members develop the interest and solve students problem.&lt;br /&gt;g. Organize social activities for Islam and Moslem and non-Moslem.&lt;br /&gt;h. Develop zeal, ability the members to master, utilize science and technology for human welfare.&lt;br /&gt;i. Develop the member’s ability to learn, comprehend, appreciate, and perform Islamic spirit in the real life.&lt;br /&gt;j. Create leader possessing Islamic way of life, wide global view, and Moslem personality in any field of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBERSHIP&lt;br /&gt;There are four kinds of membership in PII, namely:&lt;br /&gt;a. Anggota Tunas, (Bud Member); students study at elementary schools&lt;br /&gt;b. Anggota Muda, (Green Member); students study at secondary schools&lt;br /&gt;c. Anggota Biasa, (Ordinary Member); students study at senior high schools and university/college&lt;br /&gt;d. Anggota Luar Biasa (Extra Ordinary Member); foreigners who study in Indonesia.&lt;br /&gt;e. Anggota Kehormatan (Honorary Member); meritorious persons for PII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOARDS&lt;br /&gt;Organizational board in PII consist of four level namely:&lt;br /&gt;1. Pengurus Komisariat (Sub District Board) based in sub districts, schools, or other educational institution. Each Sub district Board at least has 25 members.&lt;br /&gt;2. Pengurus Daerah (District Board); based in regency or pesantren and university/college.  If it is possible, one regency consists of two or more district boards. Each district board has 100 members.&lt;br /&gt;3. Pengurus Wilayah (Regional Board); based in province. However it is possible to establish two regional boards in one province. The territorial border is not always same as government administrative territorial. A good example is Regional Board of Great Yogyakarta that covers Yogyakarta Province, Ex-Residency of Kedu and Ex-Residency of Banyumas (both in Central Java).&lt;br /&gt;4. Central Board (Pengurus Besar); a Congress mandate holder and top institution, located in Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the moment, PII consists of 28 regional boards and more than 200 district boards spread out in Indonesia. Besides, PII has also representative board in Malaysia, Egypt, Pakistan, Syria, Turkey, Arab, Singapore, Netherland, America and Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As attempt to accommodate students female aspiration and to do specific task, PII forms two autonomous body namely Brigade PII and Korps PII Wati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brigade PII was formed on November 6, 1947 (in physical revolution era) to take a part in keeping Indonesia independence and unity. The establishment of Brigade PII was based on the background of the situation at that moment in which PII took a part against Netherlands Military Aggression I, July 27, 1947 soon after First Congress of PII. At present, Brigade PII function as strategic body for PII to provide inputs to support the realization of the programs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korps PII Wati was formed on July 31, 1964, in the 10th Congress of PII in Malang, East Java. The establishment was based on the female cadres crisis in PII, therefore Korps PII Wati should conduct acceleration in educating the female cadres that in general have shorter time to active in PII than male students.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGRAMS PII MESIR&lt;br /&gt;PII is an education, culture and Islamic Propagation movement. Consequently PII has always concern on problems related to the three fields. It concern is different time to time, period to period. External situations influence PII's responses toward the fields.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some Policy as program operational basis in the period of 2008-2010 is:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Forming PII's cadre based on the Muslim cadres profile, scholars, leaders in character and capacity in accordance with the identity of PII (Movement Philosophy) by implementing the concept of ta'dib comprehensively.&lt;br /&gt;2. Building a system of organization with an established institutional structures and mechanisms to consistently perform a healthy organizational culture.&lt;br /&gt;3. Building internal solidity of organization&lt;br /&gt;4. Play an active-positive role contribute to the problems of ummah, especially student's issues both national and international to always build the critical tradition to proactively respond to all kind of civilization on the same network.  Advancing the partnerships extensively with the institutions of national and international mission in field of education, culture and dakwah.&lt;br /&gt;5. Establishing an image over all Indonesian organizations in Egypt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The programs of PII are covered in certain activities, namely:&lt;br /&gt;a. Coaching and courses for students; leadership training (basic, intermediate, and advanced), Training for Trainers, Students Work Camp, Series of Courses (Management Courses, Female Courses, Polling, Public Relations, etc). Besides that, PII has also taklim (regular Islamic studies) to educate members and students to have wide Islam view and practice Islamic spirit in the real life. Training, Courses, and Taklim are conducted regularly, massively, and open. Training and Courses are conducted on vacation time of study, mean while taklim is conducted based on the agreement among the members and performed once a week.&lt;br /&gt;b. PII is also requested by some schools to be facilitators for training they run. All trainings, courses, and taklim in PII are performed by using participatory and dynamic groups.&lt;br /&gt;c. Critical Discourse Analysis; the aim is to shape cadres who can meet the challenges of Science, technology and Social Politics&lt;br /&gt;d. Foreign-language Weekly Discussion (Arabic and English); the aim is to Develope skills in Arabic and English Languages&lt;br /&gt;e. English Debate Contest; a debate program among students in English. The aim is to improve the Student's ability in foreign language&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besides described above, the policy of PII is also described in the institutional board in some divisions, namely Cadre, Nurturing and Development of Organization, Communication, Propagation and Students Empowerment, and Intellectual Development. These divisions perform specific approach (based on the character and orientation of the divisions) organize any activities.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Representative Board Of Indonesian Muslims Students Association&lt;br /&gt;in the period of 2008-2010&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chairman : Andy Hariyono&lt;br /&gt;Deputy Chairman for Cadre : Mu’tashim El-Mandiri, Lc&lt;br /&gt;Deputy Chairman for Organization Nurturing and Development : Roisudin&lt;br /&gt;Deputy Chairman for Communication : Heru Santoso&lt;br /&gt;Deputy Chairman for PII-Wati : Hamidah Citra Apriliya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secretary General : Agus Solehudin&lt;br /&gt;Vice I  Secretary General : Hidayatun Nisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;General Treasurer : Adi Abdillah Muslim&lt;br /&gt;Vice  I Treasurer : Indra Ardian Univa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departments&lt;br /&gt;Departement Training : Solihin Ma’ruf&lt;br /&gt;Departement Courses : Ahmad Muhammad&lt;br /&gt;Departement Ta’lim : Zamzami Saleh&lt;br /&gt;Department of Research and Library : Siti Majidah, Lc      &lt;br /&gt;                                     Rahmadin&lt;br /&gt;Department of Media and Information : Heru Purnama Hasido&lt;br /&gt;                                      Hanifah Jamil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bureau&lt;br /&gt;Bureau of Secretariat : Solihin Ma’ruf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special Agency&lt;br /&gt;Foreign Language Development Agency : Irfan Prima Putra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Work Experience with Funding&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. 2003-2010 Leadership Training for Indonesian Student in Egypt, from 2003 until now&lt;br /&gt;2. 2003. Stadium General, Communication. In Cooperation With Cimas- ICMI&lt;br /&gt;3. 2004 Quick training for Islamic knowledge (Pesantren Kilat) at Indonesian school in Cairo (SIC)&lt;br /&gt;4. 2007 English Debate Contest for Indonesian student in Egypt&lt;br /&gt;5. 2008 Collecting 1000 signaturs Supporting the Bills on Pornography&lt;br /&gt;6. 2008 Supporting "Juctice For Khojaly" Campaign&lt;br /&gt;7. 2009 English Debate Contest  for International students in Egypt. In Cooperation with ICMI orsat Cairo and PPMI&lt;br /&gt;8. 2009 A Social action to support KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). In cooperation with Pwk. PP. Persis, PCI. NU, Forum Syariah wal Qanun, Rumah Budaya Akar, Komunitas Arus Kampus, Terobosan Bulletin and Informatika Bulletin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-4029869542557930032?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/4029869542557930032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=4029869542557930032' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4029869542557930032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4029869542557930032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2010/03/profile-of-pii-indonesia-moslem.html' title='Profile of PII (Indonesia Moslem Students’ Association)'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S6N72XkllSI/AAAAAAAAAEM/WXXEkJxmwjM/s72-c/logo-pii.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-778090977953699157</id><published>2010-01-10T16:56:00.005+02:00</published><updated>2010-01-10T17:28:12.050+02:00</updated><title type='text'>Basic Information</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S0nvuBusSvI/AAAAAAAAADc/fkDnPAybeuQ/s1600-h/FB.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 268px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S0nvuBusSvI/AAAAAAAAADc/fkDnPAybeuQ/s400/FB.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425130800161770226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-778090977953699157?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/778090977953699157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=778090977953699157' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/778090977953699157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/778090977953699157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2010/01/basic-information.html' title='Basic Information'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S0nvuBusSvI/AAAAAAAAADc/fkDnPAybeuQ/s72-c/FB.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-8211085342370302589</id><published>2009-12-09T20:28:00.003+02:00</published><updated>2009-12-09T20:36:39.508+02:00</updated><title type='text'>Lomba Debat Berbahasa Inggris</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Sx_uJKvO85I/AAAAAAAAADU/FWFYnAAK5xY/s1600-h/debat_bahasa_05.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Sx_uJKvO85I/AAAAAAAAADU/FWFYnAAK5xY/s400/debat_bahasa_05.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413307118391325586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dikbudcairo.org&lt;/span&gt; - Sukses melaksanakan "English Debate Contest For International Students" tahun 2007 silam, tahun ini Pelajar Islam Indonesia (PII) bekerjasama dengan PPMI dan ICMI Orsat Cairo mengadakan kegiatan serupa yang bertajuk: “The Better English You have Got The Brighter Future You`ll have.” Acara ini akan berlangsung pada 6, 9 dan 13 November 2009 di Wisma Nusantara dan Pasanggrahan Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara tersebut tidak hanya diikuti utusan organisasi mahasiswa Indonesia saja, namun diikuti juga oleh mahasiswa asing di Mesir lainnya seperti Filipina, Singapura, Bangladesh, India dan utusan dari al-Azhar English Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontes tersebut diikuti 25 tim dimana setiap tim terdiri dari 2 orang. Semua tim disaring dalam tiga tahap lomba: penyisihan, semifinal dan final. Seluruh tim diberi tema permasalahan yang sama untuk diperdebatkan. Pada tahap penyisihan, tema yang diperdebatkan adalah: “Academic Qualification: How Far is this True” dan tim dalam setiap regu dibagai ke dalam dua kelompok: pro dan kontra. &lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kriteria penialain pada tahap penyisihan ini difokuskan pada tiga titik, yaitu: Fluency (kefasihan), Grammer (Tata Bahasa) dan Content (isi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solihin Ma`ruf (ketua panitia) mengungkapkan, dengan terselenggaranya kegiatan berskala Internasional tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa Indonesia dan memperkokoh tali silaturahmi sesama mahasiswa asing di Mesir. Adapun M. Jouheri Irhas peserta utusan FISMABA mengungkapkan, bahwa kegiatan seperti ini seharusnya tidak hanya dilaksanakan dalam agenda tahunan saja, namun kalau bisa setiap minggu dalam skala setiap organisasi kecil mahasiswa. Ia mengaku kemampuan berbahasa Inggrisnya kembali terasah setelah mengikuti kegiatan ini, padahal kemampuan berbahasa Inggrisnya sempat menurun selama dirinya menjadi mahasiswa di negeri berbahasa Arab (Mesir).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dikbudcairo.org/info-pendidikan/info-aktual/276-lomba-debat-berbahasa-inggris.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-8211085342370302589?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/8211085342370302589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=8211085342370302589' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8211085342370302589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8211085342370302589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/12/lomba-debat-berbahasa-inggris.html' title='Lomba Debat Berbahasa Inggris'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Sx_uJKvO85I/AAAAAAAAADU/FWFYnAAK5xY/s72-c/debat_bahasa_05.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-4339814971182754622</id><published>2009-12-08T17:15:00.000+02:00</published><updated>2009-12-08T17:27:57.099+02:00</updated><title type='text'>05 Desember 2005</title><content type='html'>Syeikh Muhammad Abduh mengatakan, “Sesungguhnya para penyembah berhala itu berpuasa untuk menenangkan kemarahan tuhan-tuhan merka. Apabila mereka melakukan perbuatan yang menyebabkan tuhan-tuhan mereka itu marah, atau minta kerelaannya untuk menolong mereka dalam menyelesaikan utusan dan menvapai tujuan. Mereka meyakini bahwa kerelaan tuhan bisa diraih mlalui penyiksaan psikologis, mematikan sebagian anggota badan, dan kyakinan ini berkembang di kalangan Ahlulkitab. Tradisi ini berhehti, sampai datangnya Islam dengan doktrin, bahwa pusa dan ibadat lainnya merupakan kewajiban. Karena, dengan takwa kita akan mendapatkan kebahagiaan, dan sesungguhnya Allah Maha Kaya, tidak membutuhkan kita dan amal kita. Puasda tidak diwajibkan kepada kita, kecuali manfaatnya kembali kepada kita semua.” (Rashid Ridha, Tafsirul Manar, Juz II, hlm 145) Dr. Wahbah Zuhaili, Al-Qur’an Dalam Perlaksanaan Hukum dan Pradaban Manusia, hlm. 151, Cet. I 1997, Penerbit Risalah Gusti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-4339814971182754622?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/4339814971182754622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=4339814971182754622' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4339814971182754622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4339814971182754622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/12/05-desember-2005.html' title='05 Desember 2005'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7309153273202171820</id><published>2009-11-13T08:22:00.003+02:00</published><updated>2009-11-13T08:42:40.877+02:00</updated><title type='text'>Mahasiswa RI di Mesir Dukung KPK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Svz-N_ZeelI/AAAAAAAAADI/I6bHBj51jv4/s1600-h/cicak-mesir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Svz-N_ZeelI/AAAAAAAAADI/I6bHBj51jv4/s400/cicak-mesir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403473169247795794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kairo - Koalisi Gerakan Cicak Mahasiswa Indonesia Mesir (Masisir) bertekad mendukung serta mempertahankan KPK demi kelanjutan perang terhadap korupsi, serta mengecam semua pihak yang ingin melemahkan dan mematikan KPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian deklarasi yang dibacakan dengan lantang oleh Koordinator Aksi Cicak Masisir, Rashid Satari, dalam acara Deklarasi dan Aksi Cinta Indonesia Cinta KPK Masisir di Wisma ‘Habibie’ Nusantara, Kairo, seperti disampaikan melalui siaran pers yang diterima detikcom petang ini atau Kamis (12/11/2009) WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koalisi ini terdiri dari Perwakilan Pimpinan Pusat Persatuan Islam Mesir (Pwk. PP Persis), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Mesir (PCI NU), Perwakilan Pelajar Islam Indonesia Mesir (Pwk. PII), Forum Syariah wal Qanun (Forum Studi Syariah dan Hukum), Rumah Budaya Akar (Forum Pegiat Kebudayaan), Komunitas Arus Kampus, Buletin Terobosan dan Buletin Informatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan diberikan kepada KPK karena selama ini terbukti bahwa kinerja KPK sangat ampuh dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. Seharusnya RI 1 bersikap tegas dan dapat merespons positif aspirasi rakyat yang mendukung penguatan lembaga KPK.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan dukungan mahasiswa RI di luar negeri dalam perang melawan korupsi akan semakin bertambah, menyusul PPI Australia dan PPI Prancis yang sudah menyatakan dukungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada hari-hari ke depan kita akan melihat Cicak Raksasa melawan para Buaya," ujar Ketua Penyelenggara Kadarisman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dimeriahkan dengan orasi-puitis Tabrani Basha, yang antara lain menyoroti keterpurukan moral bangsa karena korupsi yang kronis, korupsi di deplu diplomasi jadi memble, depag dikorupsi dana haji raib, depkes dikorupsi pasien kejang-kejang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya acara deklarasi itu didahului dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Gugur Bunga sebagai tanda kecintaan terhadap NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(es/es)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/11/12/015431/1240087/10/mahasiswa-ri-di-mesir-dukung-kpk?991101605"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7309153273202171820?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7309153273202171820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7309153273202171820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7309153273202171820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7309153273202171820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/11/mahasiswa-ri-di-mesir-dukung-kpk.html' title='Mahasiswa RI di Mesir Dukung KPK'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Svz-N_ZeelI/AAAAAAAAADI/I6bHBj51jv4/s72-c/cicak-mesir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7681914166875166505</id><published>2009-11-13T08:06:00.004+02:00</published><updated>2009-11-13T08:40:47.180+02:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Indonesia di Mesir Dukung KPK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Svz5QIVU-RI/AAAAAAAAADA/ttAufSz75iA/s1600-h/1817395p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Svz5QIVU-RI/AAAAAAAAADA/ttAufSz75iA/s400/1817395p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403467708447914258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 7 November 2009 | 17:54 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAIRO, KOMPAS.com - Sembilan organisasi di lingkungan Masisir (Mahasiswa Indonesia Mesir)  Jumat (6/11) malam di Kairo mengeluarkan Pernyataan Sikap mendukung KPK dan upaya penegakan supremasi hukum di Indonesia. Sembilan organisasi tersebut menamakan diri Koalisi CICAK-Masisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koalisi ini terdiri dari Perwakilan Pimpinan Pusat Persatuan Islam Mesir (Pwk. PP. Persis), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Mesir (PCI. NU), Perwakilan Pelajar Islam Indonesia Mesir (Pwk. PII), Forum Syariah wal Qanun (Forum Studi Syariah dan Hukum), Rumah Budaya Akar (Forum Pegiat Kebudayaan), Komunitas Arus Kampus, Buletin Terobosan dan Buletin Informatika.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan tersebut, koalisi ini mengeluarkan tujuh poin pernyataan sikap. Pertama, mendukung KPK dalam upaya pemberantasan tindak korupsi di Indonesia. Kedua, mendesak Polri mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus Bibit-Chandra dan mencabut status tersangka atas keduanya. Ketiga, mendesak Mabes Polri dan Kejaksaan Agung segera menonaktifkan oknum pejabat terkait yang terlibat dalam upaya kriminalisasi KPK serta menindak Anggodo Widjojo dan semua nama-nama yang terlibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, meminta ketegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan wewenang dan independensi sepenuhnya kepada Tim Pencari Fakta (TPF), serta mendesak Presiden membenahi instansi Polri dan Kejaksaan Agung sebagai lembaga penegak supremasi hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, mendukung Tim Pencari Fakta (TPF) menguak kebenaran secara independen atas sengketa KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung. Keenam, mendesak instansi penegak hukum (KPK, Polri, Kejaksaan Agung), menuntaskan kasus Bank Century. Ketujuh, mendukung seluruh komponen aparat hukum kembali bersinergi dan tidak pandang bulu dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/11/07/17542412/Mahasiswa.Indonesia.di.Mesir.Dukung.KPK"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7681914166875166505?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7681914166875166505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7681914166875166505' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7681914166875166505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7681914166875166505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/11/mahasiswa-indonesia-di-mesir-dukung-kpk.html' title='Mahasiswa Indonesia di Mesir Dukung KPK'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Svz5QIVU-RI/AAAAAAAAADA/ttAufSz75iA/s72-c/1817395p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2777318918514929433</id><published>2009-09-18T11:26:00.003+02:00</published><updated>2009-09-18T11:38:13.481+02:00</updated><title type='text'>Dan M Top pun Makin NgeTop</title><content type='html'>Berita Penembekaan Noordin M Top oleh Dansus 88, Kamis, 17 September 2009 berhasil menenggelamkan berita nasional seperti,  Gerakan anti Malaysia, kasus Buaya dan Cicak, Godzila dan kasus Bank Century. Walaupun yang bersankutan tewas, itu bukan berarti jaringan teroris di Indonesia lenyap. Ada kemungkinan gerakan teroris ini akan memperbaiki kinerjanya dengan memilih “gaya baru”. Karena gerakan tersebut  merupakan gerakan yang terstruktur, yang jikalau salah strategi, tentunya akan memperbaiki -&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan cara tersetruktur pula&lt;/span&gt;- pola pergerakan mereka agar lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hidden War&lt;/span&gt;” atau perang tersembunyi sepeerti inilah yang lebih meresahkan masyarakat. Masih belum jelas, motif dari para terorisme itu. Hanya saja, cara berfikir yang “lurus” menurut mereka, sangatlah bertolak belakang dengan ajaran Islam yang selalu menenangkan masyarakat. Bukan meresahkan.&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2777318918514929433?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2777318918514929433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2777318918514929433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2777318918514929433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2777318918514929433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/09/dan-m-top-pun-makin-ngetop.html' title='Dan M Top pun Makin NgeTop'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-5824592107882949865</id><published>2009-07-12T17:11:00.009+03:00</published><updated>2010-01-13T23:17:06.532+02:00</updated><title type='text'>Ayat Mutasyabihat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S043rvibYWI/AAAAAAAAAD0/zaLtVzwD1DY/s1600-h/2-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S043rvibYWI/AAAAAAAAAD0/zaLtVzwD1DY/s200/2-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426335825662796130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Serangkai cara dalam memahami ayat-ayat mutasyabihat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh: Andy Hariyono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Wajah Allah&lt;/span&gt; (Al-Qasas :88), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tangan Allah di atas tangan mereka&lt;/span&gt; (Al-Fath : 10), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami&lt;/span&gt; (At-Thur : 48),  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas Arasy.&lt;/span&gt; (Thâha : 05)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberpa cara dikalangan ulama Islam dalam memahami terjemahan redaksional ayat-ayat al-Quran seperti diatas. Perlu diketahui sebelumnya, bahwa secara sederhana ayat al-Quran terbagi menjadi dua macam; pertama ayat Muhkamat dan kedua adalah ayat Mutasyabihat, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat&lt;/span&gt;".(Ali-Imran :7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Ali-Imran di atas memberikan sinyal bahwa didalam al-Quran terdapat ayat Muhkamat yang berbicara mengenai hal-hal yang pasti, sehingga ayat muhkamat ini jauh dari perdebatan karena kejelasnya dan mudah difahami oleh pembaca. Sebagai cotoh, ayat yang membicarakan Tauhid, kenabian Muhammad Saw, kewajiban membayar zakat, puasa, haji, haramnya riba, berzina, membunuh, mencuri dan lain sebagainya. &lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun jenis ayat yang kedua adalah Mutasyabihat (samar-samar atau interpretable)&lt;br /&gt;yang membutuhkan intelektual yang cerdas dan pemikiran yang matang serta ijtihad yang mendalam guna memahami ayat tersebut, itu artinya tidak semua orang memahami ayat Al-Quran dengan mudah, ada ayat-ayat tertentu yang membutuhkan otoritas-otoritas tertentu pula dalam memahami redaksional al-Quran, seperti ayat mutasyabihat yang hanya dapat dipahami oleh -&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dalam istilah al-Quran&lt;/span&gt;- "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ar' râsikhuna fi'l ilmi&lt;/span&gt;" atau &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;orang-orang yang berakal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Dr. Syaid Ahmah Musayyar menuliskan dalam bukunya fatawa al-aqidah Islamiyah bahwasannya Imam Qurthubi dalam Tafsirnya menukil pernyataan salah seroang gurunya yang bernama Abi Abbas Ahmad bin Umar sebagai berikut, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penamaan mereka sebagai "rasikhin" menunjukkan bahwasannya mereka mengetahui secara menyeluruh tentang ayat-ayat Muhkam dan mereka benar-benar memahami bahasa arab&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sana, maka jelaslah keempat ayat diawal tulisan ini termasuk ayat-ayat mutasyabihat, dimana hanya mereka yang memiliki kapasitas tertentu saja yang dapat menjelaskan isi dari ayat tersebut. Masih Prof. Dr. Sayid Ahmad Musayyar dalam bukunya yang berjudulu Al-Ilahiyat fi'l Aqidah Al-Islamiyah menuliskan empat cara pandang dalam memahami ayat-ayat Mutasyabihat di kalangan ulama islam; 1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;At'Tafwidh&lt;/span&gt;, 2.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;At'Tasybih,&lt;/span&gt; 3.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;At' Ta'wil&lt;/span&gt;, 4. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-itsbat bi'dlawabithihi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At'Tafwidh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tafwidh&lt;/span&gt; atau dalam bahasa lainnya Menyerahkan segalanya kepada Allah Swt, dalam hal ini, mayoritas ulama klasik (salaf) –&lt;span style="font-style: italic;"&gt;generasi sebelum abad kelima hijraiyah, ada juga yang berpendapat mereka adalah tiga generasi awal; sahabat, tabi'in dan at'ba'u tabi''in &lt;/span&gt;- lebih condong menggunakan cara pandang tersebut. Dengan demikian mereka (ulama salaf) "lebih selamat" menurut Syihristani, karena mereka menyerahkan makna mutasyabih kepada Allah Swt. Sebagai contoh, surat Thaha ayat 5 yang berbicara mengenai persemayaman Allah swt diatas arsy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, para ulama klasik seperti Sufyat at'Tsauri, Auza'i, Al-Laits bin Sa'ad, Sufyan bin Uyainah, Abdullah bin Mubarak dan Imam Malik memahami ayat tersebut sebagaimana adanya, artinya Allah Swt bersemayam di atas Arsy, mengenai persemayaman Allah tidak dapat diketahui, melainkan hanya Allah Swt yang mengetahuinya. Hal ini senada dengan catatan Ibnu Khaldun bahwasannya madzhab ulama klasik dalam memahami ayat muatsaybih ialah; menyerahkan segalanya kepada Allah Swt, dan tidak berkomentar mengenai maksud dari ayat tersebut. Biasanya kelompok ini selalu mengatakan prihal ayat mutasyabihat dengan kalimat “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya Allah yang tahu maksudnya&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At'Tasybih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tasybih secara bahasa artinya penyerupaan atau antropomorfisme, maksudanya adalah menyerupakan Allah Swt sebagaimana ciptaan-Nya. Mereka yang memiliki paradigma tasybih ini hanya bersandar pada teks-teks ayat yang termaktub dan menafsirkannya secara literal saja, alasan mereka karena Al-Quran turun dengan bahasa arab yang jelas (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bilisânin arabiiyin mubîn&lt;/span&gt;). Jadi, cukuplah dengan melihat makna literal ayat dalam memahami ayat muatsyabih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutlah misalnya ke-empat ayat di awal tulisan ini, para ahli Tasybih berpandangan bahwa Tangan Allah seperti tangan manusia, begitupun Mata, wajah dan bersemeyamnya Allah swt sebagaimana manusia bersemayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At'Ta'wil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemberian pengertian atas fakta-fakta tekstual dari sumber-suber suci (Al-Quran dan Sunah) sedemikian rupa, sehingga yang diperlihatkan bukanlah makna yang sebenarnya (Hakikat) melainkan makna majazi. cara pandang yang ketiga inlah yang sering disebut dengan metode ta'wil atau Interpretasi metaforis. Ada sekelompok ulama yang berpandangan bahwa metode tasybih dalam memahami ayat mutasyabih sangatlah beresiko buruk bahkan bisa terjerumus dalam kekafiran, yakni penyerupan khalik dengan makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, para ahli ta'wil beranggapan bahwa mereka (ahli tasybih) belum memahami bahasa arab dengan benar, karena dalam ilmu bahasa arab ada makna yang hakikat dan makna majazi. Jadi, para ulama ta'wil menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat dengan menggunakan makna majazi bukan makna hakikat, berbeda dengan ahli tasybih yang hanya memahami secara tekstual saja sebagaimana keterangan sebelumnya. Sebagai contoh, tangan Allah, para ahli ta'wil mengartikanya sebagai kekuasaan Allah, Wajah Allah sebagai Dzat Allah, Penglihatan/Mata Allah sebagai Pengayoman Allah Swt dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AL-itsbat bi'd Dlawabith&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada sekelompok dari ulama klasik dan kontemporer yang tidak sependapat dengan ketiga metode (Tafwidl, Tasybih dan Ta'wil) di atas, melainkan menetapkan apa yang telah termaktub dalam Al-Quran (Al-itsbat Bi'd Dlawabith) di antaranya adalah Imam Abu Hanifah, menurutnya dalam kitab Al-Fiqih Al-akbar mengatakan bahwasannya Allah mempunyai tangan dan wajah dan jiwa, sebagaimana termaktub dalam Al-Quran dan tidak tergambarkan dalam benak ciptaan-ciptanNya (Manusia). Maka dari itu tidak boleh kita berpendapat bahwa tangan Allah adalah kekuasaan ataupun nikmatnya, akan tetapi TanganNya tidak dapat tergambarkan sedikitpun baik bentuk maupun sifatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran sederhana dari ketiga metode di atas adalah, sebagai berikut, misalnya redaksional Ayat Al-Qura yang berbunyi; “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tafwidl&lt;/span&gt; mengaatakan, Hanya Allah Swt yang tahu maksudnya, kita tidak boleh menetapkan Allah mempunyai tangan dan tidak boleh menafikannya, juga janganlah berpandangan bahwa ayat tersebut bermakna majazi ataupun hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tasybih&lt;/span&gt; berpandangan bahwa Tangan Allah sama seperti Tangan Manusia, karean secara bahasa Tangan adalah tangan, dan dalam gambaran akal tangan manusia lebih rasional untuk digambarkan menjadi tangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ta'wil&lt;/span&gt; berpandangan bahwa tangan Allah di sana adalah kalimat Majazi yang artinya adalah kekuasaan Allah, Ahli Ta'wil ini tidak mengartikan ayat tersebut secara leterlek akan tetapi ada kalimat-kalimat dalam Bahasa Arab yang memiliki makna majaz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli &lt;span style="font-style: italic;"&gt;It'sbat&lt;/span&gt; berpandangan bahwa Allah memiliki tangan sebagaimana ditetapkan di dalam Al-Quran dan tidak mengatakan; hanya Allah yang tahu maksudnya,  tangan Allah seperti tangan manusia, atau tangan Allah adalah kekuasaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ke-empat cara pandang di atas, hanya tiga metode saja yang dapat kita jadikan sandaran untuk memahami ayat-ayat mutasyabihat, yakni; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tafwidl, Ta'wil dan Itsbat&lt;/span&gt;. Sedangkan cara pandang tasybih sangat tidak relevan bila dijadikan pegangan, karena metode itu sama saja dengan penyerupaan Khalik dengan makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin para ahli tasybih lupa bahwa Allah Swt menetapkan diriNya sebagai "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia&lt;/span&gt;" (As-Syurâ : 11) "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia&lt;/span&gt;". (Al-Ikhlas : 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ketiga carapandang lainnya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tafwidl, Ta'wil dan Itsbat&lt;/span&gt;) bisa dijadikan sandaran untuk memahami ayat-ayat mutasyabihat, dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tafwidl&lt;/span&gt; para pembaca bisa lebih "selamat" karena tidak menafsirkan apapun, hanya menyandarkan makna ayat kepada Allah Swt. Kemudian dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ta'wil&lt;/span&gt; berarti telah mensucikan Allah Swt dari pengaruh-pengaruh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tasybih&lt;/span&gt;, dan terakhir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Itsbat&lt;/span&gt; merupakan carapandang yang hampir sama dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ta'wil&lt;/span&gt;, karena, ketika ahli itsbat menetapkan bahwa Allah mempunyai tangan, sedangkan dalam ilmu bahasa hakikat tangan pasti ada struktur tersendiri, baik tulang, jari, daging kulit dan lain sebagainya, maka tentunya bukan tangan seperti itu yang mereka maksudkan. Singkatnya, mereka juga bermaksud memaknakan tangan di sana dengan makna majazi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahu a'lam Bi'shawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Referensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Prof.Dr. Sayid Ahmad Al- Musayyar, Fatawa Al-Aqidah Al-Islamiyah, Maktabah Al-Iman Kairo, Cet. I Thn. 2007&lt;br /&gt;• Prof.Dr Sayid Ahmad Al-Musayyar, Al-Ilahiyat Fi'l Aqidah Al-Islamiyah, Maktabah Al-Iman Kairo Cet. III Thn.2006&lt;br /&gt;• Imam Bajury Tuhfatul Murîd ‘alâ Jauharatu't Tauhid dengan Ta'liq dari Tim Akidah dan Filsafat Universitas Al-Azhar, Thn.2006-2007&lt;br /&gt;• http://quran.al-islam.com&lt;br /&gt;• http://media.isnet.org/islam/Paramadina/Konteks/Takwil1.html&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-5824592107882949865?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/5824592107882949865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=5824592107882949865' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/5824592107882949865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/5824592107882949865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/07/muhkam-dan-mutasyabih_12.html' title='Ayat Mutasyabihat'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/S043rvibYWI/AAAAAAAAAD0/zaLtVzwD1DY/s72-c/2-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-922943442129349096</id><published>2009-06-27T00:03:00.003+03:00</published><updated>2009-06-27T00:19:15.769+03:00</updated><title type='text'>Mari Peduli Keadilan Bagi Sipil Khojaly - Azerbaijan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SkU7RcyKhZI/AAAAAAAAACU/TR_w8Iqzblw/s1600-h/genocide_01_1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 207px; height: 136px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SkU7RcyKhZI/AAAAAAAAACU/TR_w8Iqzblw/s320/genocide_01_1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351748903170114962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Assalamualaikum War. Wab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembantaian yang menimpa masyarakat sipil Khojali Azerbaijan sejak 25-26 Februari 1992 silam, luput dari perhatian dunia. Ratusan jiwa meregang nyawa, ratusan anak-anak kehilangan orang tua, puluhan keluarga dimusnahkan dan ribuan orang disandera disiksa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua itu terus barlangsung hingga saat ini. Upaya penyelesaian membutuhkan dukungan seluruh masyarakat dunia. Untuk itu mari berikan dukungan kita guna mengakhiri penderitaan saudara-saudara kita di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepada yang terhormat semua anggota komunitas Azerbaijan dan teman-teman Azerbaijan di seluruh Dunia!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Juctice For Khojaly Campaign &lt;/div&gt;&lt;campaign org=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mohon luangkan waktu 10 detik untuk ikuti langkah-langkah berikut ini.&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat 3 langkah mudah untuk mendukung kampanye KEADILAN UNTUK KHOJALY dan aksi protes terhadap kekerasan yang dilakukan Armenia terhadap penduduk tidak bersalah di kota kecil - Khojaly-, Azerbaijan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah 1 - Klik link berikut -&lt;a href="http://www.justiceforkhojaly.org/?p=signup"&gt; http://www.justiceforkhojaly.org/?p=signup&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah 2 - Tuliskan nama lengkap, negara, kota, e-mail setelah membaca deklarasi perdamaian yang tertera.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah 3 - dan Klik tanda SIGN UP.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah 4 - Tambahan penting - Mohon sebar luaskan pesan kampanye ini, sedikitnya kepada 20 orang dan undang mereka untuk ikut berpartisipasi dalam kampanye ini dengan melakukan SIGN UP pada display deklarasi di link &lt;a href="http://www.justiceforkhojaly.org/?p=signup"&gt;http://www.justiceforkhojaly.org/?p=signup&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih banyak atas dukungan yang berharga ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tim Kampanye Keadilan untuk Khojaly&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;URL: &lt;a href="http://www.blogger.com/www.justiceforkhojaly.org"&gt;www.justiceforkhojaly.org&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=95894299909&amp;amp;ref=mf"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); -webkit-text-decorations-in-effect: none; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/campaign&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-922943442129349096?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/922943442129349096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=922943442129349096' title='100 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/922943442129349096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/922943442129349096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/06/mari-peduli-keadilan-bagi-sipil-khojaly_27.html' title='Mari Peduli Keadilan Bagi Sipil Khojaly - Azerbaijan'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SkU7RcyKhZI/AAAAAAAAACU/TR_w8Iqzblw/s72-c/genocide_01_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>100</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-6174134841113691187</id><published>2009-06-25T06:17:00.006+03:00</published><updated>2009-06-25T06:41:28.352+03:00</updated><title type='text'>25 Juni 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tepat dua hari yang lalu, aku berkunjung ke rumah salah seorang kawan di Madrasah. Tidak ada yang spesial dalam kunjungan kali ini namun terdapat beberapa kejadian yang berkesan. Sebut misalnya jamuan makan malam (Bakso), sekitar pukul 01.00 dini hari baru bisa disajikan, namun demikian jumlah sendok dan piring tidak sebanyak jumlah orang yang hadir waktu itu. Singkat cerita kami pun makan bakso dengan gembira walaupun sepiring/semangkok bahkan sesendok bertiga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, aku pergi ke KBRI untuk menguruskan visa on arrivel/via travel untuk Muhammad Hamzah Subair, Mantan Kabid Kaderisasi PB-PII 2008-2010. Alhamdulillah, Bapak Abdullah (Konsuler KBRI) sudi membantu PII untuk membuatkan visa tersebut, Jazahullahu khairan katsira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari kedutaan, aku menggunakan transportasi kereta bawah tanah dari Sa’ad Zaghlul ke Husni Mubarak di daerah Ramses. Di Ramses ini terdapat sesuatu yang baru kulihat dengan mata kepalaku sendiri, seorang wanita paruh baya mengendarai angkot arah ramses ke Hay Sabi‘ sembari berteriak mencari penumpang ke arah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Pandanganku terpaku sejenak, aku pun masuk ke dalam tramco (angkot/angdes bisanya disebut tramco di Masisir) tersebut, setelah aku perhatikan sekitarku, ternyata banyak dari masyarakat Mesir sendiri heran dengan pengendali perempuan ini, termasuk polisi lalu lintas yang sempat menanyakan hal tersebut kepada dirinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Memang setiap orang mempunyai lahan kerjanya masing-masing, namun terkadang realita memaksa untuk “nimbrung” di lahan tetangga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Rakaat pertama shalat subuh hari ini dibuka sang Imam dengan ayat Al-baqarah mengenai dua malaikat yang diturunkan Allah dengan sebutan Harut dan Marut, dan rakaat kedua ditutup dengan ayat, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bal Huwa Quranun Majid, fî lauhi’m Mahfudz&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Tampak sekilas tidak ada hubungan diantara kedua ayat tersebut, namun aku menyadari ketetapan Allah menurunkan Harut dan Marut jauh-jauh hari telah tercatat dalam “papan ketetapan segala sesuat” yang sering kita sebut “lauh mahfudz”. Tidak hanya Harut dan Marut, nama Andy Hariyono dengan CathaR ini pun tercatat dengan rapi di papan tersebut. Dan ketika anda membaca CatHar ini, Maka itu pun tertulis indah di sana. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rabbi habli hukman wa alhiqni bi’s shâlihîn, wa’j ‘al li lisâna shidqin fi’l âkhirîn&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-6174134841113691187?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/6174134841113691187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=6174134841113691187' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6174134841113691187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6174134841113691187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/06/25-juni-2009.html' title='25 Juni 2009'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-166869679282846155</id><published>2009-05-12T08:48:00.003+03:00</published><updated>2009-05-12T08:58:55.522+03:00</updated><title type='text'>Sejarah PII Mesir</title><content type='html'>&lt;p class="MsoHeading7" align="left" style="text-align: justify;margin-top: 6pt; margin-right: 0in; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0in; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-size:12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Periode 1996-1998.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Kehadiran rakanda Hakam Naja (mantan Ketua Umum Pengurus Besar PII periode 1995-1998) ke Mesir pada tahun 1996 merupakan &lt;i&gt;embrio&lt;/i&gt; ataupun gagasan berdirinya Perwakilan PII Republik Arab Mesir. Kedatangan beliau ke Mesir, selain ziarah kepada keluarganya yang sedang belajar di Mesir, juga lawatan beliau ke beberapa negara sebagai &lt;i&gt;financial Secretary&lt;/i&gt; di IIFSO (&lt;i&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Islamic Federation of Students Organization&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;). &lt;/span&gt;Pada awalnya, lontaran ide dari rakanda Hakam Naja nyaris kandas, karena kurang mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia Cairo. Bahkan rapat perdana &lt;i&gt;hay’ah ta’sîsiyah&lt;/i&gt; (perhimpunan pendiri) sempat terancam gagal, karena banyak person yang menyatakan &lt;i&gt;abstain&lt;/i&gt; dengan ide pendirian perwakilan PII di Mesir. Sikap abstain muncul merupakan akibat dari sikap pro-kontra terhadap rencana pendirian Perwakilan PII, baik dikalangan Keluarga Besar PII, maupun dari kalangan masyarakat Indonesia Cairo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Mereka yang setuju berdirinya PII, karena memandang visi dan misi PII yang tetap eksis dan &lt;i&gt;istiqâmah&lt;/i&gt; di orde baru. Sedangkan yang tidak setuju, mereka beralasan khawatir kehadiran PII akan mengancam dan menyaingi keberadaan organisasi yang lain yang rata-rata aktifis PII duduk pada posisi strategis di berbagai organisasi Cairo dan takut PII akan mempersempit peta gerakan organisasi mahasiswa di Mesir. Juga alasan yang paling mendasar adalah karena PII dalam Anggaran Dasarnya masih menolak asas tunggal Pancasila. Pada waktu itu reformasi belum bergulir dan eksistensi PII masih dipandang sebagai “anak nakal” di mata penguasa karena menantang UU No 8 tahun 1995. Saat itu PB PII sedang melakukan registrasi ke Departemen Dalam Negeri sebagi proses legalisasi kelembagaan PII yang sempat dibekukan oleh pemerintah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amdulillâh,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt; berkat rahmat Allah dan kegigihan para &lt;i&gt;hay’ah ta’sîsiyah &lt;/i&gt;dan Ketua Umum PB PII, dalam melobi pihak-pihak yang kurang setuju lahirnya Perwakilan PII, maka pada hari 1 Syawwal 1417 H diselenggarakan sebuah pertemuan dan saudara M. Acung Wahyudi terpilih secara aklamasi dan kekeluargaan sebagai Ketua Umum Pengurus Perwakilan periode 1996-1998. Para kader PII berusaha meyakinkan pihak-pihak yang kurang menerima kehadiran Perwakilan PII Mesir. Bahkan, kanda Hakam Naja bersedia datang ke Mesir yang kedua kalinya untuk hal tersebut. Sebagai langkah awal dalam mensosialisasikan Perwakilan PII Republik Arab Mesir, maka pada tanggal 1 November 1997 digelar acara silaturrahmi dan temu kader PII yang bertema: &lt;i&gt;“Pemberdayaan Kader PII menghadapi era globalisasi untuk memenangkan kompetisi antar bangsa”&lt;/i&gt; di rumah salah seorang &lt;i&gt;home staff&lt;/i&gt; KBRI, juga sebagai Keluarga Besar PII, bapak MHK. Wiharja Atmaja. Selanjutnya tanggal 1 November 1997 inilah Perwakilan PII Republik Arab Mesir secara resmi berdiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="text-align: justify;margin-top: 6pt; margin-right: 0in; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0in; "&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada periode ini, program lebih banyak difokuskan pada konsolidasi internal. Baru setelah turun SK dari PB nomor: PB/sek/02/VI/1419-1998 bahwa Mendagri; Letjend. Pur. Syarwan Hamid telah menyatakan legalitas PII di tanah air yang secara yuridis formil dapat melaksanakan segala aktivitasnya kembali setelah masa kevacuman sejak tahun 1987. Maka Perwakilan PII berusaha mensosialisasikan legitimasi ini sekaligus melaporkannya&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;ke pihak yang terkait, yaitu Duta Besar RI bapak Dr. Nur Hasan Wirayuda dan Atase Pendidikan, Kepala Bidang Penerangan, Kabidpol dan Atase Pertahanan KBRI Mesir. Sejak inilah Perwakilan PII mulai berkiprah secara eksternal di Mesir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoHeading7" align="left" style="text-align: justify;margin-top: 6pt; margin-right: 0in; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0in; "&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Periode 1998-2000.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Pada tanggal 1 November 1998 diselenggarakan Konferensi I Pengurus Perwakilan PII Republik Arab Mesir, maka Kemimpinan &lt;i&gt;fatrah ta’sîsiyah&lt;/i&gt; yang diketuai oleh M. Acung Wahyudi berakhir dan terpilihlah saudara Abdullah Hakam Syah sebagai Ketua Umum Pengurus Perwakilan PII Republik Arab Mesir Periode 1998-2000.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dengan slogan &lt;i&gt;“Tandang ke gelanggang meski seorang”&lt;/i&gt; periode ini mulai menata Perwakilan PII Republik Arab Mesir. Pada tahun pertama pada periode ini, program kerja dan pola pergerakan organisasi lebih ditekankan pada empat kebijakan umum, yaitu: &lt;i&gt;pertama, &lt;/i&gt;membangun &lt;i&gt;network&lt;/i&gt; ke berbagai pihak yang berkompeten. Baik itu para perwakilan RI di Mesir; para diplomat KBRI, masyarakat Indonesia Mesir, ataupun ke PB PII di Jakarta, dan ke Keluarga Besar PII, &lt;i&gt;kedua:&lt;/i&gt; melakukan konsolidasi internal dengan intens merangkul kader-kader PII yang sedang belajar di Mesir, &lt;i&gt;ketiga:&lt;/i&gt; meneguhkan citra PII di tengah-tengah masyarakat/mahasiswa Indonesi Mesir, dan &lt;i&gt;keempat:&lt;/i&gt; melobi para KB PII dalam menggalang dana organisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dengan empat kebijakan itu, &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amdulillâh,&lt;/i&gt; keberadaan PII di Mesir mulai diperhitungkan. Apalagi setelah kehadiran rakanda Djayadi Adnan (Mantan Ketua Umum PB PII Periode 1998-2000) Perwakilan PII mendapat kepercayaan untuk membina siswa-siswi Sekolah Indonesia Cairo (SIC).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Follow up&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt; dari kebijakan dan hasil tahun pertama, Pengurus Perwakilan PII Mesir periode 1998-2000 menekankan program kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;pada penguatan basis pelajar di Sekolah Indonesia Cairo (SIC). Diantara kegiatan yang digelar yaitu Pesantren Kilat (baca; Training) Ramadlan disingkat PKR. Kemudian dari acara PKR ini dilanjutkan dengan kegiatan rutin dwi mingguan dalam bentuk Forum Pacu Prestasi Studi (Forpasdi), tadabbur alam, &lt;i&gt;qiyam al-lail,&lt;/i&gt; diskusi remaja, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Juga pada periode ini, secara aktif meneguhkan citra PII di Masico dan lembaga keilmuan-keislaman di Mesir. Bahkan, kedatangan rakanda Djayadi diterima baik oleh beberapa institusi dan individu, diantaranya Fahmi Huwaedi (kolomnis senior Mesir), IIIT, Lembaga Riset &lt;i&gt;al-Ahrâm&lt;/i&gt;, Grand Syaikh al-Azhar, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoHeading7" align="left" style="text-align: justify;margin-top: 6pt; margin-right: 0in; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0in; "&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Periode 2000-2002.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Periode ini mulai pada tanggal 1 November 2000, tepatnya pada acara Konferensi II Pengurus Perwakilan PII Republik Arab Mesir di sekretariat PII di &lt;i&gt;al-Hayyu al-Sâbi’&lt;/i&gt;. Estafeta kepemimpin dilanjutkan oleh ketua terpilih, yaitu Ramat Tahir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Sebuah harapan, periode ini akan melakukan gebrakan-gebrakan baru, atau minimalnya akan melanjutkan hasil-hasil yang telah dicapai dari dua periode sebelumnya. Hanya saja, sejarah berkata lain. Perwakilan PII Republik Arab Mesir hampir layu sebelum berkembang, atau dengan kata lain, &lt;i&gt;“Hidup segan matipun tak mau”.&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;i&gt;“Bila benda bengkok, maka bayangannya pun akan ikut bengkok.”&lt;/i&gt; Pepatah ini berlaku pada periode ketiga Perwakilan PII Republik Arab Mesir. Karena Ketua Umumnya kurang konsentrasi menjalankan roda organisasi, maka para pengurus dan anggota PII yang lainpun satu persatu surut dari dinamika pergerakan Perwakilan PII Mesir. Lebih parahnya lagi, setelah kepulangan Ketua Umumnya ke Indonesia tanpa “pamit” dan tidak melimpahkan jabatan dalam bentuk apapun, baik itu di PJS-kan, atau mengundurkan diri, atau didelegasikan. Yang jelas kepulangan Rahmat Tahir ke Indonesia secara organisatoris tidak memberikan mandat apa-apa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Diperparah lagi, para pengurus teras atasnya; Badan Pengurus Harian (BPH), tidak mengambil alih tugas Ketua Umum. Pengurus Perwakilan PII Republik Mesir Periode 2000-2002 tak ubahnya anak Ayam yang kehilangan induknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Akhirnya, aktivitas Perwakilan PII menjadi surut. Program pembinaan siswa-siswi SIC menjadi agak &lt;i&gt;mandeg&lt;/i&gt;. Kegiatan yang digelar hanya beberapa kali saja. Jangankan untuk menggelar acara-acara, rapat pengurus saja sangat jarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;margin-right:0in;margin-bottom:6.0pt; margin-left:0in;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language:INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Periode 2002-&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;2008&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Konferensi III Pengurus Perwakilan P&lt;/span&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;II&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"   style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-ansi-language: INfont-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt; Republik Arab Mesir pada tanggal 14 September 2002 di Wisma Nusantara Cairo, menjadi tonggak kepemimpinan Pengurus Perwakilan PII Republik Arab Mesir &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;periode 2002-2004&lt;/span&gt;. Konferensi yang bertema, &lt;i&gt;“Reaktualisasi Tri Komitmen PII Sebagai Tranformator Peradaban Islam”, &lt;/i&gt;memberikan amanat kepada Udo Yamin Efendi Majdi untuk memimpin kepengurusan selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;text-align:justify"&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Diawali dari periode ini sejarah pergerakan PII Mesir kembali muncul ke permukaan, diantaranya adalah; memperjelas ladang garap Perwakilan PII Mesir yakni, SIC (Sekolah Indonesia Cairo), Mahasiswa Indonesia Kairo dan Umat; yaitu beberapa kader PII yang tersebar juga di beberapa perwakilan organisasi massa (Ormass) Islam antara lain NU (Nahdlatul Ulama), Persis (Persatuan Islam), Muhammadiyyah dan Al-Washiliyah, kemudian terselenggaranya latihan kepemimpinan yang bernama Leadership Traning for Studant (Leadtras) I bagi masisir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Hingga pada akhirnya Konferensi IV PII Mesir pun diselenggarakan pada tanggal 26 Juli 2004 di tempat yang sama. Saudara Aulia Ulhaq Marzuki sebagai ketua terpilih &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;periode&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;2004-2006&lt;/span&gt; melanjutkan estafeta kepengurusan sebelumnya, yakni mempertegas kembali ketiga lahan garap PII. Muktamar Nasional (Muknas) XXIV PII di Banjarmasin memberikan kado tersendiri bagi PII Mesir berupa perubahan nama dari Perwakilan (Pwk) menjadi Pengurus Wilayah Istimewa (PWI). Perubahan tersebut sedikit banyak turut memperngaruhi pola kerja PII Mesir waktu itu, diantarannya adalah sistem training yang sebelumnya bernama leadtras dapat difollow up menjadi Leadership Basic Training (LBT) PII. Namun pada Muknas XXV di Samarinda status PWI untuk PII luar negeri kembali menjadi Pwk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Konferensi Perwakilan V (saat itu bernama Konferensi Wilayah Istimewa) pada tanggal 02 Juli 2006 pun tiba, Saudara Rashid Satari meneruskan kepemimpinan saudara Aulia Ulhak Marzuki untuk &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;periode 2006-2008&lt;/span&gt;. Konferensi perwakilan kali ini memberikan berbagai amanah kepada pengurus yang terangkum dalam Master Plan untuk dua periode (empat tahun) hingga 2010. Beberapa diantaranya direkomendsikan kepada kepengurusan saudara Rashid Satari yaitu kaderisasi Pwk PII Mesir untuk menghasilkan kader-kader instruktur yang dapat menjalankan sistem ta’dib &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;par exellence&lt;/i&gt;, pembentukan komunitas bahasa asing dan pelaksanaan Advanced Leadership Traning (ALT).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Walaupun ALT belum bisa terlaksana dikarenakan oleh beberapa sebab, kepengurusan periode kali ini akhirnya mencari alternatif lain yakni, pelaksanaan Leadership Intermediate Trainig (LIT) yang pertama kalinya di Mesir, dan sebagai follow up dari trainig sebelumnya, yakni LBT. Disamping itu pembentukan komunitas bahasa asing pun dapat terlaksana dengan terbentuknya Lembaga Bahasa Asing PII Mesir atau lebih dikenal dengan Language Community (LC) PII. Keberadaan LC sendiri menjadi salah satu pintu gerbang bagi Masisir untuk mengenal PII sehingga pada tanggal 09, 11 dan 14 April 2007 terselenggara acara massif &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;“&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Debete Contest and English Fun Day&lt;/i&gt;” yang bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Mesir, Bapak Drs.Slamet Sholeh, M.Ed dan ditujukan bagi Masisir termasuk para Pelajar di SIC, kemudian diskusi bahasa arab dan inggris pada tiap minggunya juga mengadakan kursus bahasa Mandarin. Selain itu PII Mesir periode 2006-2008 pun ikut berpartisipasi aktif bersama PPMI dalam hajatan besar lokakarya (12-13 April 2008) sebagai upaya memetakan permasalah dan solusi atas problem akademis Masisir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:6.0pt;text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Kehadiran Website PII Mesir baru dapat diakses pada periode kali ini setelah dua tahun sebelumnya lauching di Mesir, dengan situs &lt;a href="http://www.pii-mesir.org/"&gt;www.pii-mesir.org&lt;/a&gt; disamping adanya milis PII Mesir yang menjadi wadah silaturahim &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;on line&lt;/i&gt; kader dan Keluarga Besar (KB) PII baik yang berada di Mesir maupun Indonesia juga di negara-negara lainnya seperti Malaysia, Jepang dan Amerika Serikat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:9.0pt;"&gt;Konferensi Perwakilan VI PII Mesir pada tanggal 14 Agustus 2008 di Aula Pasangrahan Jawa Barat menjadi akhir masa kepengurusan saudara Rashid Satari, dengan terpilihnya saudara Andy Hariyono sebagai ketua Umum Pwk PII Mesir &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;periode 2008-2010&lt;/span&gt;. Sebagai Mendetaris konferensi VI, periode kali ini masih melanjutkan amanah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;master plan&lt;/i&gt; baik yang belum terlaksana dari periode sebelumnya, juga agenda master plan yang telah dirancang dua tahun sebelumnya untuk diselesaikan pada perode kali ini, diantaranya adalah; Kaderisasi pada tahap kwantitas kader dan kaderisasi pada tahap meningkatkan kwalitas kader dari segi keislaman, keilmuan keintelekualan dan skill individu serta mengupayakan terlaksananya Advanced Leadership Traning (ALT) dan Pendidikan Instruktur Dasar (PID) di Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-166869679282846155?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/166869679282846155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=166869679282846155' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/166869679282846155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/166869679282846155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/05/sejarah-pii-mesir.html' title='Sejarah PII Mesir'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-4646191263120049133</id><published>2009-05-04T13:13:00.005+03:00</published><updated>2009-05-04T13:29:54.165+03:00</updated><title type='text'>4 Mei di Mesir; Harba PII Ke-62</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Sf7Dhxbv-jI/AAAAAAAAACE/eX3-fWQsQGY/s1600-h/PII.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 182px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Sf7Dhxbv-jI/AAAAAAAAACE/eX3-fWQsQGY/s200/PII.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331913993826073138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Bismillah, Zayyukum&lt;/span&gt; sahabat² PII, Semoga Allah Swt memperlancar Imtihan kita semua nantinya... &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Amin...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;4 (Empat) Mei&lt;/span&gt; merupakan salah satu tanggal bersejarah bagi organisasi &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Pelajar Islam Indonesia (PII)&lt;/span&gt;, dimana 62 tahun sudah Kebangkitan PII, dan kembali dipertanyakan saat ini. Untuk itu, di sela-sela ujian, mari kita sisihkan doa untuk PII (Baik para kadernya maupun Institusinya) agar tetap menjaga manhaj "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;pemersatu ummat&lt;/span&gt;", sebagaimana spirit para pendiri organisasi ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin perayaan &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Harba (Hari Bangkit)&lt;/span&gt; di Mesir tidak semeriah di Indonesia, dikarenakan setiap bulan Mei mayoritas pelajar Indonesia di negeri ini menghadapi Imtihan untuk term II. Namun demikian, saya yakin bukan berarti sahabat-sahabat PII Mesir melupakan jasa PII selama 62 tahun terhadap Indonesia, sebut misalnya ketika ummat Islam berada dalam garis perpecahan yang terbilang "kritis" PII bangkit untuk menyembuhkan "penyakit" tersebut, ketika komunisme meracuni pemikiran bangsa Indonesia, PII berada di garda depan membangkitkan semangat ke-Islaman, ketika andil PII diakui oleh almarhum Jenderal Soedirman (Panglima Besar Angkatan Perang RI) pada resepsi Hari Bangkit (HARBA) I PII, 4 Mei 1948 &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;hatta&lt;/span&gt; Presiden Soeharto pun tak luput mengakui andil PII terhadap Negara, dan ketika-ketika yang lainnya...&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sana, para kader PII Mesir di Harba kali ini, mari kita bangkitkan kembali semangat &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Kepelajaran, KeIslaman dan KeIndonesian&lt;/span&gt; di bumi kinanah ini. Jangan sampai kita "buta" akan realita umat Islam. Di sana ada pemimpin bermental koruptor, Imam-imam bermental "statistik" yang telah menarifkan ayat² Allah Swt, pelajar yang telah terkontaminasi oleh pornografi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fenomena sederhana di atas, hanyalah secuil dari problem ummat yang menjadi PR besar bagi PII dalam pembentukkan &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;future generation&lt;/span&gt;, dimana mereka inilah yang nantinya menjadi generasi &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Rabbi Radiyya&lt;/span&gt; , yang mana jikalau mereka menjadi pemimpin tidak bermental korup, imam yang ikhlas berdakwah, pelajar yang dapat membentengi dirinya dari radikalnya informasi pornografi, dan tentunya generasi yang membentuk "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan Islam&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, mari kita berdoa kepada Allah Swt  di akhir sujud shalat² kita, "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya"&lt;/span&gt; (Al-Muzammil : 20) demi perjuangan yang akan kita tempuh bersama. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Selamat Hari Bangkit PII ke-62&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Nanjah ma‘an Insya Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;~Andy Hariyono~&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-4646191263120049133?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/4646191263120049133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=4646191263120049133' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4646191263120049133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4646191263120049133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/05/4-mei-di-mesir-harba-pii-ke-62.html' title='&lt;b&gt;4 Mei di Mesir; Harba PII Ke-62&lt;/b&gt;'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/Sf7Dhxbv-jI/AAAAAAAAACE/eX3-fWQsQGY/s72-c/PII.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2317622818242937303</id><published>2009-05-02T07:11:00.003+03:00</published><updated>2009-05-02T07:19:05.405+03:00</updated><title type='text'>Ribuan Warga Di Jatim Terkena HIV AIDS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.suaramedia.com/eng/images/stories/kesehata/vhiv.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 240px;" src="http://www.suaramedia.com/eng/images/stories/kesehata/vhiv.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="createdate"&gt;Kamis, 30 April 2009 12:53  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="createdate"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="createdate"&gt;&lt;/span&gt;Surabaya (SuaraMedia) - Kabar ini disampaikan Saifullah Yusuf saat membuka rapat konsultasi HIV/AIDS di ruang Binaloka, Kantor Gubernur Jatim, di Surabaya. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Karena itu, pihaknya terus mendorong Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jatim agar masalah HIV/AIDS ini ditangani secara terus-menerus dan menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“KPA harus terus melakukan identifikasi, baik nama maupun alamat pengidap, untuk mendapatkan penanganan intensif, baik secara medis, psikologis, spiritual, maupun kultural,” kata Saifullah Yusuf.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Menurut ia, selama ini ia hanya mendapatkan data pengidap HIV/AIDS dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim yang jumlahnya mencapai 2.737 orang, sebanyak 612 orang di antaranya meninggal dunia.&lt;/p&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dari jumlah tersebut, mayoritas pengidap tersebar di 20 kabupaten/kota di Jatim. “Ada beberapa daerah yang harus diwaspadai, seperti Surabaya, Malang, Kota Pasuruan, dan lain-lain,” ucap Saifullah Yusuf.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dinkes Jatim memberikan perhatian khusus pada penderita HIV/AIDS yang masih berusia anak-anak. Sebab, seiring dengan peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun, kejadian pada anak di bawah umur juga semakin bertambah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kasus HIV/AIDS di Jatim yang ditemukan sejak tahun 1989 hingga Maret 2009, terdapat 86 penderita dengan kualifikasi usia di bawah 19 tahun. Banyaknya penderita HIV/AIDS di bawah umur tersebut sekaligus sebagai indikasi bahwa penyakit HIV/AIDS penyebarannya telah merata. Tidak hanya di usia dewasa dan produktif, namun telah merambah pada usia nonproduktif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Saifullah Yusuf berpendapat, meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Jatim bukan berarti bahwa program yang dijalankan selama ini gagal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Justru kami melihat petugas dapat mendeteksi penyakit tersebut lebih dini, bahkan penderita bayi dan anak-anak pun diketahui,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Hanya saja, dia menganggap, data yang dimiliki pemerintah saat ini adalah data pengidap yang terdeteksi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Kami yakin masih banyak penderita lain yang belum terdeteksi. Sebab banyak kasus yang belum terungkap, dan jumlah yang belum terdeteksi itu bisa diibaratkan sebagai fenomena gunung es,” katanya menuturkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dalam kesempatan itu, Saifullah menambahkan, Pemprov Jatim merintis penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Antimaksiat. Hal itu dimaksudkan untuk menekan angka kemaksiatan di Jatim. “Itu sesuai dengan cita-cita Pemprov Jatim, yakni Jatim Makmur dan Berakhlak,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perda larangan maksiat ini sebagai tahap awal akan diterapkan di Pulau Madura, setelah jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) resmi beroperasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; “Silakan para investor mendirikan pabrik-pabrik di Madura, tetapi kami melarang mereka membuka rumah-rumah diskotik atau tempat-tempat pelacuran, karena hal ini tidak sesuai dengan budaya masyarakat setempat,” tegas Saifullah Yusuf.(hdt) SuaraMedia.Com&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.suaramedia.com/nasional/ribuan-warga-di-jatim-terkena-hiv-aids.html/"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2317622818242937303?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2317622818242937303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2317622818242937303' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2317622818242937303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2317622818242937303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/05/ribuan-warga-di-jatim-terkena-hiv-aids.html' title='Ribuan Warga Di Jatim Terkena HIV AIDS'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-6872060119948809565</id><published>2009-04-28T07:55:00.013+03:00</published><updated>2009-05-09T13:36:58.931+03:00</updated><title type='text'>Tasawuf Apaan sih??</title><content type='html'>Pengertian mengenai tasawuf sangat variatif, tergantung mereka -Orang yang bertasawuf- yang menggeluti ilmu ini, karena setiap orang memiliki interpretasi yang berbeda terkait dengan hubungannya secara vertikal terhadap sang Pecipta, yaitu Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit ayat Al-Quran yang mengajak kepada tasawuf, dalam artian Tasawuf juga termasuk Ibadah kepada Allah Swt, sedang ibadah itu ada yang bernilai fardlu dan nafilah, dengan ibadah fardlu semakin mendekatkan hamba kepada Allah Swt, sedang nafilah menambah kecintaan kepadaNya. Sebut misalnya disini untuk ibadah fardlu, Shalat 5 waktu, Puasa Ramdlan, membayar zakat, berbakti kepada kedua orang tua, menjauhi zina dan lain sebagainya, untuk nafilah seperti shalat Tahajjud, mengucapkan salam terhadap sesama, memberikan senyuman, menghormati yang tua menyayangi yang muda dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengartikan tasawuf itu dengan akhlak, jikalau akhlaknya bertambah baik maka nilai taswauf juga ikut bertambah. Begitu pula dengan zuhud dimasukkan juga dalam pemaknaan tasawuf , zuhud kepada hal-hal yang haram hukumnya jelas wajib akan tetapi dalam hal-hal yang halal menjadi sunah (Baca: sah-sah saja).&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah firman-firman Allah yang termaktub dalam Al-Quran mengenai Tasawuf; dalam hal ibadah, “dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)” (Al-Hijir: 99), “Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan” (Al-Muzammil: 8), “Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga dengan banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanaman-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridlaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu". (Al-Hadid : 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu riwayat ketika turun firman Allah Swt, “Hai orang yang berselimut (Muhammad), Bangunlah untuk shalat di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya)” (Al-Muzammil: 1-2) para sahabat-sahabat nabi Saw bangun untuk melaksanakan shalat selama kurang lebih setengah malam pada tiap-tiap malam dengan tekun. Hal ini berlangsung selama setahun hingga menyebabkan kaki mereka bengkak-bengkak, maka turunlah ayat berikutnya yang memberikan keringanan untuk bangun malam dan mempersingkat bacaan, “Seungguhnya Tuhanmu mengetahui bawasannya kamu berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang berama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Quran,. Dia mengetahui bahwa akan ada diantara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi yang berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Quran dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa aja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Muzammil : 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu lagi hadits riwayat Annas yang menyebutkan bahwa ada 3 orang yang datang ke rumah istri-istri Nabi Saw untuk menanyakan prihal ibadahnya, sembari membanggakan amalan mereka satu persatu. Mereka pun ada yang berkata ; “Saya selalu shalat”, kemudian ada yang berkata; “saya selalu berpuasa setiap hari dengan tidak berbuka”, dan yang terakhir; “saya berlepas diri dari perempuan dan aku tidak akan pernah menikah” Kemudian Rasulullah Saw datang kepada mereka dan berkata “Apakah kalian yang berkata seperti ini dan seperti ini (masudnya pernyataan mereka seperti di atas), maka sabda Rasul Saw; “Demi Allah aku lebih takut dan lebih bertakwa kepada Allah dari pada kalian, akan tetapi aku tetap berpuasa dan berbuka, dan akupun shalat juga tidur, dan aku juga menikah dengan perempuan, barang siapa yang tidak menyukai sunnahku maka ia bukanlah bagian dariku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun istilah bahwasannya tasawuf berasal dari kata sufi adalah istilah yang muncul belakangan, Abu Hasyim Al-Kufi (W. 150 H) adalah orang yang pertama kali memploklmirkannya. Perkembangan ilmu tasawuf secara garis besar terbagi menjadi dua; pertama mereka yang tetap berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah, kedua mereka yang telah terpengaruh dengan Filsafat hindu, Persia dan Yunani. Setelah tasawuf diminati oleh banyak masyarakat muslim, maka tasawuf menjadi disilplin ilmu tersendiri, dan tidak sedikit pandangan-pandangan mengenai ilmu ini yang bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sana para ahli tasawuf terdahulu sangat menjaga sunah Rasul Saw dalam bertasawuf dan menjauhi perbuatan bid’ah, Imam Junaid bertutur, “Ilmu (tasawuf) kami ini berpegang pada Al-Qur’an dan Sunah, barang siapa yang tidak mengetahui al-Quran dan Sunah makah jangan sekali-kali ia berbicara mengenai ilmu ini”. Dan Sahal bin Abdullah At’Tastari pun berkata, “setiap rasa cinta yang tumbuh tanpa didasari dengan Al-Quran dan Sunah maka cinta itu akan sia-sia saja, dan setiap amalan bid’ah hanya menyiksa diri, dan setiap perbuatan tanpa adanya panutan hanyalah tipu daya bagi diri sendiri”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-6872060119948809565?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/6872060119948809565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=6872060119948809565' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6872060119948809565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6872060119948809565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/04/tasawuf-apaan-sih.html' title='Tasawuf &lt;i&gt;Apaan sih&lt;/i&gt;??'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7297219292224983170</id><published>2009-04-25T10:39:00.005+03:00</published><updated>2009-05-07T17:57:45.777+03:00</updated><title type='text'>3 Jenis Sabar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SfK_5T216XI/AAAAAAAAABE/l6eAFn9CjYw/s1600-h/1_152022558m+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SfK_5T216XI/AAAAAAAAABE/l6eAFn9CjYw/s320/1_152022558m+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328532300436466034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"&lt;em&gt;Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikat harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menun&lt;/em&gt;&lt;em&gt;aikan zakat; dan orang-orang&lt;/em&gt;&lt;em&gt; yang mene&lt;/em&gt;&lt;em&gt;pati janjinya apabila ia berja&lt;/em&gt;&lt;em&gt;nji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (Imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa&lt;/em&gt;”. (Q.S. Al-Baqarah :177)&lt;p align="justify"&gt;Perbincangan mengenai topik kesabaran mungkin sudah sering terdengar di &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_023.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 123px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_023.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sekitar kita, namun dalam realita kehidupan, aplikatif kesabaran sangat jarang kita temukan. Baru-baru ini bangsa Indonesia kembali tertimpa musibah, belum terselesaikan kasus Lapindo yang masih menjadi “PR” Pemerintahan SBY dan JK, disusul dengan situ gintung yang memakan puluhan korban, Ribuan rumah di Tanjung balai Sumut terendam banjir, Gempa di Palu, gempa Manokari Papua Barat dan beberapa bencana lainnya.&lt;/p&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tampak sekilas di pandangan kita, bahwa para korban bencana itu membutuhkan pertolongan dari saudara-saudara di sekelilingnya, namun secara tidak langung mereka yang terkena musibah sebenarnya telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi bangsa ini. Kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Adalah sabar yang berarti menahan diri terhadap sesuatu yang negatif untuk mendapatkan hasil yang positif. Islam menempatkan kesabaran pada posisi yang strategis sehingga output orang-orang yang bersabar mendapat jaminan surga dari Allah Swt. Kembali ke ayat di atas, Allah Swt membagi kesabaran dalam 3 jenis; sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_194.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_194.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sabar dalam hal kesempitan, atau contoh konkritnya dalam keadaan fakir, dalam hal ini seseorang bekerja untuk memenuhi kehidupannya akan tetapi penghasilan yang diterima tidak mencukupi kebutuhan tersebut, namun ia tetap ridla terhadap pemberian Allah Swt, tidak mencuri, tidak mau disogok, tidak merampas hak yang bukan miliknya, dan tidak menzalimi orang lain Hakim meriwayatkan hadits dari Rasullah Saw yang maknanya “&lt;em&gt;... dan janganlah karena ketertundaan rizki menuntutmu untuk mendapatkannya de&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ngan bermaksiat kepada Allah, karena hanya ketaatanlah yang dapat menerima segala sesuatu dari sisi Allah Swt&lt;/em&gt;”&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kedua sabar dalam penderitaan, seperti dalam keadaan sakit, terkena &lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_073.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 114px; height: 90px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_073.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;musibah dan lain sebagainya. Setiap mereka yang terkena musibah dalam pengertian sabar yang kedua ini hendaknya jangan berputus asa dari rahmat Allah Swt, bukankah Imam Bukhari pernah mengeluarkan hadits Rasul Saw yang maksudnya, setiap muslim yang tertimpa musibah apa pun bentuknya maka, Allah Swt akan menghapuskan dosa-dosa kecil darinya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/paopaobing/smiley/elite_machine_gun.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 50px; height: 50px;" src="http://mega.xtremenitro.org/paopaobing/smiley/elite_machine_gun.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Terakhir Sabar dalam keadaan perang, mari menyimak sejenak arti firmah Allah berikut; “&lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung&lt;/em&gt;” (Q.S. Al-Anfal : 45)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigemot/smiley/thatha.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 60px; height: 48px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigemot/smiley/thatha.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;em&gt;Dari berbagai sumber..&lt;/em&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7297219292224983170?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7297219292224983170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7297219292224983170' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7297219292224983170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7297219292224983170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/04/3-jenis-sabar.html' title='3 Jenis Sabar'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SfK_5T216XI/AAAAAAAAABE/l6eAFn9CjYw/s72-c/1_152022558m+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7812905860278966653</id><published>2009-04-19T13:25:00.004+02:00</published><updated>2009-05-07T18:15:58.031+03:00</updated><title type='text'>Dini Hari Bersama Al-Bajury</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_239.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_239.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: trebuchet ms;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSteve%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: trebuchet ms;" rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSteve%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: trebuchet ms;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSteve%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:"MS Mincho"; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:0 151388160 16 0 524288 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Cambria; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073741899 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Bradley Hand ITC"; 	panose-1:3 7 4 2 5 3 2 3 2 3; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;} @font-face 	{font-family:"Fixed Miriam Transparent"; 	panose-1:0 0 0 9 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:177; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:2049 0 0 0 32 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:0 151388160 16 0 524288 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader 	{mso-style-priority:99; 	mso-style-link:"Header Char"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 3.25in right 6.5in; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} span.HeaderChar 	{mso-style-name:"Header Char"; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Header; 	mso-ansi-font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:11.0pt;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;Hari ini saya membuka kembali diktat Ilmu Tauhid tingkat I fakultas Ushuluddin, &lt;b&gt;Tuhfatu’l Murid ‘ala Jauharatu’t Tauhid&lt;/b&gt;, karangan &lt;b&gt;Imam Ibrahim bin Muhammad bin Ahmad Al-Bajury&lt;/b&gt; (1198 – 1277 H/1784-1860 M), Syaikh Universitas Al-Azhar, seorang fakih madzhab Syafi’i. Al-Bajury &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dinisbatkan pada nama salah satu desa di daerah El-Manufiyah, Mesir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;Buku tersebut merupakan penjelasan dari buku &lt;b&gt;Jauharatu’t Tauhid&lt;/b&gt; yang dikarang oleh &lt;b&gt;Imam Abu’l Imdad Ibrahim bin Ibrahim bin Hasan Al-Laq&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b&gt;ani&lt;/b&gt;, seorang ulama Mesir bermadzhab&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; Maliki, ahli filsafat Agama (Ilmu kalam). Nama Al-Laqani dinisbahkan kepada salah satu desa di daerah Al-Bahirah di mesir, dan Al-Laqani juga dijuluki Burhanuddin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Buku yang menjelaskan 144 bait syair &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al-Laqani&lt;/span&gt; ini memiliki penjelasan yang luar biasa mengenai tauhid aliran Asy’ariyah, yaitu suatu aliran ilmu kalam yang banyak dipahami oleh umat Islam saat ini. Salah satu contohnya, ketika saya membaca permulaan bait syair-syair tersebut pensyarah (Penjelas, dalam hal ini Imam Al-Bajury) telah mengenalkan beberapa tokoh-tokoh Islam klasik, diantaranya; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Imam &lt;b style=""&gt;As’ Syatibi&lt;/b&gt; seorang Imam ahli qira’at&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; yang namanya &lt;b style=""&gt;Al-Qasim bin &lt;span style="color:red;"&gt;Fiyurah&lt;/span&gt; bin &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_085.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_085.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b style=""&gt;Khalaf bin Ahmad Ar Ra‘iny&lt;/b&gt;, dilahirkan di Syatibah (&lt;/span&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jativa" title="Jativa" class="mw-redirect"&gt;Jativa&lt;/a&gt;) &lt;span style=""&gt;Andalusia dan wafat di Mesir tahun 590 H/1194 M. Beliau adalah seorang ahli Ilmu Tafsir, Hadits dan Bahasa. Kemudian &lt;b style=""&gt;Az’ Zamakhsyari&lt;/b&gt; seorang ulama Muktazilah yang bernama &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b style=""&gt;Mahmud bin Umar bin Muhammad bin Ahmad Az’ Zamakhsyari&lt;/b&gt;, seorang ahli Tafsir, Bahasa, Adab, dilahirkan di Zamakshyar salah&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; satu desa di Khwarizm, salah satu karya fenomenalnya adalah Tafsir Al-Kasyaf, Asrarul’ Balaghah, Al-Faiq fi Gharibil’l Hadits. &lt;b style=""&gt;Imam Sanusi&lt;/b&gt; yang bernama &lt;b style=""&gt;Muahammad bin Yusuf bin Umar bin Syuaib As’ Sanusi&lt;/b&gt;, karyanya yang berjudul Akidah Ahlu’t Tauhid (Akidah al-Kubra) dan Ummul Barahin (Akidah As’ Sughra), Syarhu Liummiyati’l Jazairy fi’t Tauhid, dan Mukhtashar fi ‘ilmi’l Manthiq. &lt;b style=""&gt;Zakaria bin Muhamad bin Ahmad bin Zakaria Al-Anshari Al-Mashri As-Syafii Abu Yahya&lt;/b&gt;. Wafat 682 H. &lt;b style=""&gt;Mas‘ud bin Umar bin Abdullah At’ Taftazani Sa’adu’d din&lt;/b&gt;, Imam dalam Ilmu Mantiq, Kalam, Balaghah dan Ilmu Bayan. Lahir di daerah Taftazani di Negeri Khurasan, diantaran karya-karyanya adalah; Tahdizibul Mantiq wa’l Kalam, Maqashidu’t thalibin fi ‘Ilmi Ushuli’ddin W. 139 H. &lt;b style=""&gt;Muhammad bin Ahmad bin Hamzah&lt;/b&gt;. &lt;b style=""&gt;Syamsudin Ar Ramly&lt;/b&gt;, seorang ulam&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;a bermadzhab Syafi’i. Ar-Ramly dinisbahkan kepada nama salah satu daerah di Mesir yang bernama Ramalah, W. 1004H/ 1596 M. &lt;b style=""&gt;Ibnu Hajar,&lt;/b&gt; yang nama lengkapnya &lt;b style=""&gt;Ahmad bin Muhammad bin Ali bin Hajar Al-Haitsami&lt;/b&gt; &lt;b style=""&gt;Syihabu’d din&lt;/b&gt; Syaiku’l Islam, W. 974 H. &lt;b style=""&gt;Ibnu Abdul Bar&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Yusuf bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Bar An’ Namry Al-Qurtubi Al-Maliki Abu Umar&lt;/b&gt;, dijuluki Hafidz Al-Maghrib, W. 463 H. &lt;b style=""&gt;Al-Baidhlawi&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Umar bin Abdullah bin Umar bin Muahammad Nashiruddin&lt;/b&gt;, seorang ulama ahli Tafsir, Mantiq, Kalam dan Ushul, Al-Baydha &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;dinisbahkan kepada nama daerahnya di Paris, W. 597 H. &lt;b style=""&gt;Al-Jauzy&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Abdurrahman bin Ali bin Muhammad Al-Jauzy Al-Quraisy Al-Baghdady&lt;/b&gt;, ia memiliki sekitar 300 karya diantarannya; Al-Adzkiya, Manaqib Umar bin Abdul Aziz, Talbisu Iblis, Al-Muntadzham fi Tarikhi’l Muluk wa’l Umam, Al-Wafa fi Fadlailil Musthafa, W. 597 H.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Al-Amir&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Muhammad bin Muhammad bin Ahmad bin Abdul Qadir As Simbawi&lt;/b&gt;, seorang ulama Al-Azhar bermadzhab Maliki, terkenal denga amir karena kakeknya berkuasa dalam bidang pertanian di Mesir, W. 1232. &lt;b style=""&gt;Asy’ Syinwani&lt;/b&gt; : &lt;b style=""&gt;Muhammad bin Ali bin Mansur Asy’ Syinwani&lt;/b&gt;, W. 1233. &lt;b style=""&gt;Al-Yusi&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Al-Hasan bin Masud bin Muhammad Abu Ali Nurud’ din &lt;/b&gt;dari Bani Yusi di Maghrib Al-Aqsha. &lt;b style=""&gt;Asyihab Al-Malawi&lt;/b&gt; : &lt;b style=""&gt;Ahmad bin Abdul Fatah bin Yusuf bin Umar Al-Ma&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b style=""&gt;lawi Al-Majiri Abu’l Abbas Syihabu’d din&lt;/b&gt; seorang ulama Al-Azhar bermadzhab Syafi’i, lahir dan wafat di Kairo, diantara karya-karyanya; Arjuzatu fil’mantiq, Syarhani limutuni’s Silmi fi’l Mantiq, W. 1181H. &lt;b style=""&gt;Ibnu’l &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_237.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://mega.xtremenitro.org/bigonion/smiley/A_237.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b style=""&gt;Arabi&lt;/b&gt; : &lt;b style=""&gt;Muhammad bin Abdullah bin Muhammad Al-‘Afiry Al-Isybili Al-Maliki&lt;/b&gt;, seorang Mujtahid dalam ilmu-ilmu Agama, serta pengarang beberapa buku Hadits, Tafsir, Fikih, Ushul, Adab dan Sejarah, diantara karya-karyanya adalah; Al-‘Awashim mina’l Qawashim, Ahkamu’l Qur’an, Qanun Ta’wil, W. 543 H. &lt;b style=""&gt;Abdul Aziz bin Abdu’s Salam bin Abi’l Qasim bin Husain As’Silmi Ad’ Dimisqi ‘Izzu’d din,&lt;/b&gt; diantara karya-karyanya adalah; Qawa’idul Ahkam fi Ishlahi’l Anam, W. 660 H. &lt;b style=""&gt;As’ Suja‘i&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Ahmad bin Ahmad bin Muhammad&lt;/b&gt;, nama Sujaiyah dinisbahkan kepada nama sebuah desa di sebelah barat Mesir, W. 1197 H. &lt;b style=""&gt;Abu Muhammad Al-Juwaini&lt;/b&gt;: &lt;b style=""&gt;Abdullah bin Yusuf bin Muhammad Abu Muhammad&lt;/b&gt;, seorang ahli Tafsir bahasa dan ia adalah putra dari Imam Haramain Aljuwaini, W. 438.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Demekianlah nama beberpa tokoh-tokoh klasik yang dapat kita kenal melalui pembukaan buku Penjelas &lt;b&gt;Jauharatu’t Tauhid&lt;/b&gt; tersebut. Semoga keyword ini bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="selengkapnya"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mega.xtremenitro.org/paopaobing/smiley/time_bomb.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 50px; height: 50px;" src="http://mega.xtremenitro.org/paopaobing/smiley/time_bomb.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img alt="Bookmark and Share" style="border: 0pt none ;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7812905860278966653?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7812905860278966653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7812905860278966653' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7812905860278966653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7812905860278966653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/04/dini-hari-bersama-al-bajury.html' title='Dini Hari Bersama Al-Bajury'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2243952410251420833</id><published>2009-04-16T07:48:00.006+02:00</published><updated>2009-04-16T08:12:27.136+02:00</updated><title type='text'>Ulang Tahun PPWS tanggal 4 April 2009  Dan Bincang Santai HAKPW Dengan Tema "Memotret Ngabar 2030"</title><content type='html'>Andy Hariyono selaku moderator acara “Bincang Santai” ini mempersilahkan dua pembicara Ngabarian untuk menempati tempat yang sudah dipersiapkan oleh panitia, mereka adalah; Saudara Ahmad Tirmidzi, Lc dan Saudari Desi Hanara. Kedua pembicara tersebut memberikan pemaparan tema berbeda mengenai pondok pesantren "Wali Songo" (PPWS), yang pertama lebih menekankan histori PPWS itu sendiri sedang yang ke dua, saudari Desi Hanara menganalisa Ngabar 2030.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara Ahmad Tirmizi, Lc tidak lagi menjelaskan secara terperinci mengenai histori berdirinya PPWS karena ia memandang para hadirin sudah pada mengetahui hal tersebut, akan tetapi yang lebih ditekankannya adalah; bagaimana kita melihat masa lalu untuk menatap masa depan. Pelajaran yang diambilnya adalah spirit dari pendiri PPWS untuk mendirikan lembaga pendidikan yang berbasiskan pondok pesantren (Islam). Para pendiri memeliki spirit "ber-Islam" yang kuat sehingga rasa ingin menyebarluaskan dakwah Islam dan meninggikan kalimat Allah inilah yang menjadi cikal-bakal (spirit) berdirinya PPWS.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sana Bang Mizi -panggilan akrabnya- menghimbau para alumni agar selalu menjaga spirit tersebut agar pelajaran yang diberikan sejarah tidak berlalu begitu saja. Di samping itu faedah dari review ulang histori PPWS ini adalah dapat mengetahui bersama posisi para alumni, karena tipe manusia dilihat dari sisi sejarah hanya dua macam saja; pertama Pelaku dan kedua penonton. Setelah melihat perkembangan sejarah, ternyata tidaklah banyak dari mereka (manusia) yang menjadi pelaku sajarah, dari sana perlu tekad dan kemauan yang kuat untuk terus berusaha agar para alumni dapat menjadi pelaku sejarah yang diinginkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Bang Mizi menyelesaikan penyampaiannya kemudian Saudara Andy Hariyono mempersilakan pembicara ke dua, yakni saudari Desi Hanara untuk memaparkan potret Ngabar 2030. Dengan Tujuh menit kedepan sisa waktu menjelang shalat Maghrib berjama'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudari Desi mengajak para alumni untuk memotret Ngabar bersama, karena sangat jarang para alumni yang kritis dalam menilai PPWS itu sendiri. Dengan penjelasan mengenai konflik internal yang terjadi di Ngabar sampai pendidikan yang berkembang saat ini. Setelah pemaparan yang panjang saudari Desi Hanara sangat optimis akan kemajuan Ngabar ke depan terlebih setelah terpilihnya Pimpinan Pondok saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah kedua pembicara memberikan pandangannya, moderator memberikan waktu istirahat sejenak untuk berfoto bersama Duta Besar RI Mesir Bapak, Abudrrahman Mohammad Fachir dan shalat maghrib berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi selanjutnya, moderator memberikan kesempatan bagi para hadirin yang bertanya ataupun mengungkapkan pendapatnya mengenai PPWS. Banyaknya antusias alumni untuk bertanya sehingga moderator pun harus membatasi penanya karena mengingat alokasi waktu yang tersedia. Jumlah penanya putra 4 orang dan putri 1 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan pertama dari saudara Mu'tashim El-Mandiri, menurutnya kita tidak perlu membuka konflik internal yang terjadi di Pondok saat ini didepan umum dengan melanjutkan pertanyaan mengenai beberpa tulisan ustadz Zaki yang dititipkannya ke Desi juga pertanyaan, apakah Ngabar dengan pendidikannya saat ini dapat survive kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian penanya kedua oleh saudara Ardi Budiman, baginya kita harus jujur untuk membaca situasi saat ini, dalam hal ini saudara Ardi lebih setuju dengan ungkapan konflik internal dari saudari Desi Hanara, karena dari premis-premis seperti ini juga mendukung cara pandang alumni dalam menilai Ngabar kedepan.  kemudian ia mengajukan dua hal kekurangan yang ada pada ngabar; 1. Menejeman baik organisasi, struktur maupun adminstrasi, 2 Kapasitas alumni yang memang kurang "menjual" Ngabar itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mba Sri Dewi Atiqoh,  sebagai pembicara ke-tiga mengungkapkan apresiasinya terhadap Ngabar saat ini. karena pimpinan-pimpinan pondok sebelumnya sangat jarang mendengarkan keluhan, usulan dari para alumni-alumninya. Namun untuk saat ini, hal tersebut tidak perlu disesali lagi karena ia optimis bahwa kepemimpinan saat ini sangat peduli dengan para alumninya. Hal ini ia simpulkan, karena mengaca kepada alumni-alumni Gontor yang selalu serius ketika membahas pondoknya. Optimisme yang ada untuk kemajuan Ngabar kedepan juga dilontarkannya sebagai penutup kalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian selanjutnya saudara Abdul Qodir, ia berpandangan bahwasannya Ngabar sangat kurang dalam hal pertama; kaderisasinya, sebagai contoh; adakah dari santri atau asatidz yang disekolahkan di luar negeri untuk mengabdi nantinya di PPWS? hal ini menyebabkan kualitas pendidik berkurang di Ngabar, kedua; Ia pesimis dengan kridibelitas PPWS saat ini, sebaliknya ia mempertanyakan "siapkah para alumni menyekolahkan anaknya ke Ngabar?" jikalau banyak para alumni optimis dengan jawaban "YA", maka, di sanalah tolak ukur keberhasilan Ngabar itu sendiri tidak dengan jawaban sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir saudara Tafiqullah, memaparkan bahwa Ngabar harus segera membenahi konflik internal yang terjadi, karena ketidak akuran antar person terlebih lagi hingga stakeholder di Ngabar dapat berimplikasi pada lembaga yang dipimpin, juga ia berharap agar para asatidz -termasuk stakeholder- yang tidak mengingnkan perbaikan di Ngabar atau pro misi dan visi PPWS segera "disisihkan" dari struktural lembaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pertanyaan dan saran di atas ditanggapi oleh ke dua pembicara, untuk Saudara Ahmad Tirmidzi, LC menjelaskan mengenai pendidikan saat ini, ia menganalogikan pendidikan seperti produk yang mempunyai daya jual, dalam artian, siapa yang produknya memiliki daya jual yang tinggi itulah yang dipilih. Dalam hal ini, perlu bagi Ngabar untuk mempersiapkan sistem Pendidikan yang kompetibel sehingga para alumninya dapat mempromosikan produk pendidikan tersebut. diakhiri dengan Visi Ngabar 2011 "Menuju Ngabar yang self-sufficiency (kebercukupan dan mandiri) dalam segala bidang adalah kunci ideal "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tanggapan dari Saudari Desi Hanara, bahwasannya konflik internal yang diungkapkannya bukan bermaksud untuk memprovokasi pihak tertentu bahkan hal tersebut dipandang perlu diangkat sebagai premis-premis yang telah ia sampaikan dalam menilai Ngabar, dan pun bahasa tersebut sudah ia terjemahkan dengan kalimat yang santun dan beretika. Adapun mengenai pendidikan di Ngabar ia sendiri sempat menyampaikan bahwa kaderisasi di PPWS memang sangat minim dan ini perlu ditanggapi serius oleh para stakeholder di PPWS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini ditutup dengan kesimpulan moderator agar para alumni mulai kritis dalam menilai PPWS saat ini dengan harapan menjadi palaku sejarah bukan penonton sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2243952410251420833?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2243952410251420833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2243952410251420833' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2243952410251420833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2243952410251420833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/04/ulang-tahun-ppws-tanggal-4-april-2009.html' title='Ulang Tahun PPWS tanggal 4 April 2009  Dan Bincang Santai HAKPW Dengan Tema &quot;Memotret Ngabar 2030&quot;'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-8215423789995667224</id><published>2009-03-22T08:30:00.003+02:00</published><updated>2009-04-06T10:39:47.826+02:00</updated><title type='text'>Al-Jâm‘I Al-Musnad Al-Shahih Al-Mukhtashar Min Hadîtsi Rasulillahi Wa Sunanihi Wa Ayyâmihi  (Serangkai Pengenalan singkat)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Oleh: Andy Hariyono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Prolog&lt;br /&gt;Bismirrahmân, telah banyak buku-buku hadits yang dikarang oleh para ulama pendahulu, diantaranya ialah Al-jâm‘i al-musnad al-Shahih al-Mukhtashar min hadîtsi Rasulillahi wa sunanihi wa ayyâmihi yang dikarang oleh Imam Bukhari dan lebih dikenal dengan Shahih Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hadits yang ada dalam buku tersebut shahih, dimana Imam Bukhari sendiri menyatakan bahwa, “Saya tidak memasukkan ke Kitab Jami‘ ini kecuali yang shahih dan saya telah meninggalkan hadits-hadits shahih lain karena khwatir terlalu panjang ”, begitu pula sudah menjadi kesepakatan ulama (Sunni) bahwa Shahih Bukhari adalah ashahhul kutub ba‘da al-Quran . Adapun perkataan bahwasannya Shahih Muslim lebih shahih dari Bukhari, hal itu terbantahkan karena Imam Bukhari lebih Muttashil  sanadnya dan lebih tsiqqah perawinya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah ulasan singkat mengenai Shahih Bukhari, agar lebih terarah pengenalan mengenai buku warisan umat ini perlu kirannya bagi penulis untuk menyampaikan sekilas mengenai biografi Imam Bukhari sebagai pengarangnya, kronologi penulisan Shahih Bukhari dan metode penulisannya, perkataan para ulama mengenai buku Shahih Bukhari begitu juga dengan beberapa buku syarah shahih Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;I. Biografi Abu Abdillah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari hidup pada abad ke-3 H, nama Beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju'fi al-Bukhari. lahir setelah shalat Jum’at pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M) . Cucu seorang Persia bernama Bardizbah yang beragama Majusi, Kemudian putranya, al-Mughirah, memeluk Islam di bawah bimbingan al-Yaman al Ja’fi, gubernur Bukhara. Pada masa itu Wala dinisbahkan kepadanya. Karena itulah ia dikatakan “al-Mughirah al-Jafi”.  Ayah beliau Ismail bin Ibrâhim memberikan nama Muhammad, kunyah beliau adalah Abu Abdillah sedangkan nama Bukhari disandangkan pada nama tempat lahir beliau yaitu Bukhâra saat ini Uzbezkistan yang terletak di Asia Tengah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat kakek beliau Ibrahim tidak terdapat data yang menjelaskan, tetapi Ismail ayah beliau adalah seorang yang alim, war‘a dan taqwa sekaligus  ulama ternama di bidang hadits. Ia belajar hadits dari Hammad ibnu Zayd dan Imam Malik. Hadits-haditsnya diriwayatkan oleh orang Irak. Riwayat hidupnya ditulis oleh Ibnu Hibban dalam kitab al-Siqah Begitu juga putranya, Imam Bukhari, menulis riwayatnya dalam &lt;em&gt;at- Tarikh al-Kabir&lt;/em&gt;.  Menjelang ajalnya beliau berkata “&lt;em&gt;didalam hartaku tidak terdapat uang yang haram atau yang syubhat sedikitpun&lt;/em&gt;” ini menunjukkan bahwa Imam Bukhari hidup dalam lingkungan keluarga yang taat kepada Allah Swt. dan sangat pantas baginnya mewarisi sifat-sifat mulia dari ayahnya. &lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya meninggal ketika Bukhari masih kecil dan meninggalkan harta yang cukup, beliau diasuh dan dididik oleh Ibunya dengan tekun dan kasih sayang. Ada sebuah riwayat mengatakan bahwasannya di waktu kecil matanya tidak dapat melihat, hal ini membuat sang Ibu bersedih dan berdoa kepada Allah Swt. untuk kesembuhannya. Lalu sang Ibu bermimmpi bertemu dengan Nabi Ibrahim As. yang berkata “Wahai Ibu, Allah telah menyembuhkan mata anakmu karena doamu”, keesokan harinya Imam Bukhari sudah dapat melihat dan sang Ibu pun menjadi gembira .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari memiliki intelektualitas yang tinggi, Rasyid bin Ismail kakak beliau mengakuinya dan berkata, ”pernah Bukhari muda dan beberpa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Tidak seperti murid lainnya, Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. Ia dicela membuang waktu dengan percuma karena tidak mencatat. Bukhari diam tidak menjawab. Pada suatu hari, karena merasa kesal terhadap celaan yang terus-menerus itu, Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. Tercenganglah mereka semua karena Bukhari ternyata hapal di luar kepala 15.000 hadits, lengkap terinci dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Perjalanan Menuntut Ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari memulai studi perjalanan dunia Islam selama 16 tahun. Hampir semua Negeri Islam telah dikunjunginya, ada riwayat yang mengatakan, “Saya telah mengunjungi Syam, Mesir, dan Jazirah masing-masing dua kali, ke Basrah empat kali, menetap di Hijaz (Mekah dan Madinah) selama enam tahun dan tak dapat dihitung lagi berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baghdad pada masa itu merupakan ibu kota Negara yang luas akan ilmu pengetahuan. Di negri itu, Imam Bukhari sering menemui Imam Ahmad bin Hambal. Tidak jarang Bukhari mengajaknya untuk menetap di negeri 1001 malam tersebut dan mencela pengarang kitab Musnad Imam Ahmad itu karena hanya berdiam di negeri Khurasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari senantiasa menghimpun hadits-hadits maupun ilmu pengetahuan dan mencatatnya sekaligus. Di tengah malam, beliau bangun dari tidurnya, menyalakan lampu dan menulis setiap masalah yang terlintas di hatinya, setelah itu lampu di padamkan kembali. Perbutan ini dilakukan hampir 20 kali setiap malamnya. Beliau merawi hadits dari 80.000 perawi dan dapat menghapal hadits sebanyak itu lengkap dengan sumbernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Naisabur, Bukhara, Samarkand, dan Wafatnya Beliau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan beliau ke Naisabur tahun 864 M (250 H), tempat asal Imam Muslim -Pengarang Shahih Muslim- disambut meriah, termasuk oleh guru Imam Bukhari yang bernama Muhammad bin Yahya al-Zihli. Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, “Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur, saya tidak melihat kepala daerah, para ulama dan warga kota memberikan sambutan luar biasa seperti yang mereka berikan kepada Imam Bukhari".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama beliau tinggal di Naisabur, terjadilah fitnah yang menimpanya mengenai “&lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;al-Quran itu makhluk&lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;”. Demi menghindari dari merambatnya ftnah tersebut Imam Bukhari kembali ke Kampung halamannya di Bukhara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di sana Beliau disambut meriah oleh penduduk setempat. Tetapi kemudian fitnah kembali menimpanya, yang mana Khalid bin Ahmad al-Zihli  –Penguasa Bukhara waktu itu- memerintahkan orang-orangnya agar melancarkan hasutan yang dapat memojokkan Imam Bukhari. Dengan demikian ia mempunyai alasan untuk mengusir beliau dari Bukhara. Tak lama setelah itu Imam Bukhari diusir dari kampung halamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika atas permintaan warga Samarkand agar Imam Bukhari menetap di negri mereka. Sebelum tiba di Samarkand beliau lebih dahulu singgah di Khartand -sebuah desa kecil yang jaraknya dua farsakh sebelum Samarkand- untuk mengunjungi beberapa familinya yang ada disana. Di Desa kecil ini beliau jatuh sakit hingga menemui ajalnya. Imam Bukhari wafat pada malam Sabtu waktu Isya bertepatan dengan malam hari raya Idul Fitri 870 M (256 H) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;strong&gt;C. Karya-karya Imam Bukhari&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara hasil karya Imam Bukhari adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Al-Jami’ as-Sahih (Sahih Bukhari).&lt;br /&gt;2. Al-Adab al-Mufrad.&lt;br /&gt;3. Al-Tarikh as-Sagir.&lt;br /&gt;4. Al-Tarikh al-Awsat.&lt;br /&gt;5. Al-Tarikh al-Kabir.&lt;br /&gt;6. Al-Tafsir al-Kabir.&lt;br /&gt;7. Al-Musnad al-Kabir.&lt;br /&gt;8. Kitab al-’Ilal.&lt;br /&gt;9. Raf’ul-Yadain fis-Salah.&lt;br /&gt;10. Birrul-Walidain.&lt;br /&gt;11. Kitab al-Asyribah.&lt;br /&gt;12. Al-Qira’ah Khalf al-Imam.&lt;br /&gt;13. Kitab ad-Du’afa.&lt;br /&gt;14. Asami as-Sahabah.&lt;br /&gt;15. Kitab al-Kuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Penulisan Al-Jam‘I Al-Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kronologi Penulisan Al-Jam‘I Al-Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah riwayat mengatakan bahwasannya Ishaq bin Ibrahim al-Hanzhali atau dikenal dengan Ibnu Râhâwayh -guru Imam Bukhari- berkata : Kenapa kalian tidak mengumpulkan satu kitab yang ringkas untuk keshahihan sunnah Nabi Saw. Perkataan itu mengena di hati Imam Bukhari sehingga beliau mengarang buku al-Jâam‘I al-Shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah SAW.; seolah-olah aku berdiri di hadapannya, sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir, ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits Rasulullah SAW. Mimpi inilah, antara lain, yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ as-Sahih”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Metode Penulisan Al-Jam‘I al-Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari menyusun hadits-haditsnya menurut bab-bab fikih, ketelitian beliau dalam menyelidiki prihal para perawi sangatlah ketat sehingga dapat dipastikan bahwa hadits yang ditulisnya memang benar-benar shahih. Disamping itu beliau juga melakukan komparasi terhadap hadits-hadits yang diriwayatkan dan memilih diantaranya yang paling shahih, sehingga Imam Bukhari berkata “Aku susun kitab Al-Jami’ ini yang dipilih dari 600.000 hadits selama 16 tahun ”. Kehati-hatian beliau dalam memilih hadits-hadits juga sangat waspada hal ini tampak pada perkataan muridnya bernama al-Fibrari bahwasannya ia mendengar dari Imam Bukhari, “Aku susun kitab Al-Jami’ as-Sahih ini di Masjidil Haram, dan tidaklah aku memasukkan ke dalamnya sebuah hadits pun, kecuali sesudah aku memohonkan istikharoh kepada Allah dengan melakukan salat dua rekaat dan sesudah aku meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar sahih”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Shalah, dalam mukaddimahnya, Shahih Bukhari ini memuat 7275 hadits, selain itu ada hadits-hadits yang dimuat berulang, ada 4000 hadits yang dimuat utuh tanpa pengulangan. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin Al-Nawawi dalam kitab Al-Taqrib. Lain dari itu, Ibnu Hajar al-Atsqalani –sebagaimana yang termaktub dalam mukaddimah Fathul Bâri- ada 7397 buah hadits dengan pengulangan sedangkan tanpa pengulangan sebanyak 2602 hadits. Perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits tersebut berimplikasi pada perhitungan yang berbeda diantara para ahli hadits dalam menilai Shahih Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pandangan Para Cendikiawan Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Imam Bukhari menyelesaikan karangannya mengenai kitab Shahih ini, beliau mengajukannya kepada Imam Ahmad bin Hambal, Yahya bin Mu‘ayyan, ‘Ali bin al-Madînî dan mereka memujinnya serta bersaksi mengenai keshahihan  al-jami al-Shahih ini kecuali empat hadits saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira seabad setelah Shahih Bukhari tersusun, muncullah beberapa ulama hadits yang menkritisi isi buku tersebut. Mereka antara lain adalah; al-Dâruquthni (wafat 385 H), Abu Ali al-Ghassani (wafat 365 H), dan lain-lain. Kritikan para ulama (yang tertuju tidak lebih dari 100 hadits) dari sudut pandang ilmu hadits yang menurut mereka, terdapat juga hadits dha‘if dalam shahih Bukhari. Kendati demikian, 3 abad setelah kritikan tersebut justru muncul ulama hadits yang membela dan membantah kritikan ulama sebelumnya. Ibnu Shalah mengomentari kitab Bukhari yang satu ini sebagai ashohhu al-Kutub b‘ada al-Quran (Buku yang paling otentik setelah al-Quran). Bahkan pendapat ini mendapat dukungan dari ulama setelanya, seperti Imam Nawawi (wafat 852 H), Ibnu Hajar (wafat 852 H) yang mana pada akhirnya menjadi kesepakatan Jumhur Ulama Ahlu Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Buku-Buku Syarah, Tahkik dan Mukhtshar dari Al-Jam‘I al-Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa-masa -sekitar seabad-  setelah kitab Shahih ini tersusun, muncul beberapa buku yang mensyarah (menerangkan maksud, memperjelas, mengomentari) hadits yang termaktub dalam Shahih Bukhari. Mungkin saat ini sudah ada 100 syarah telah disusun oleh para ulama, dari sekian syarah yang terkenal diantaranya adalah:&lt;br /&gt;1. Fathu al Bâri, oleh Syihabuddin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Hajar al-‘Atsqolani –Ibnu Hajar aja biar ngga’ kepanjangan - (wafat 853 H)&lt;br /&gt;2. Irsyadu al-Sâri, oleh Ahmad bin Muhammad al-Mishri al-Qasthalani (wafat tahun 923 H)&lt;br /&gt;3. ‘Umdatu al-Qâri, oleh al-‘Aini (wafat 855 H)&lt;br /&gt;4. Al-Tawsyih, oleh Jalaluddin al-Suyuthi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini buku Fathu al-Bâri masih menempati posisi pertama dalam men-syarah kitab Shahih Bukhari sehingga kitab ini (Fathu al-Bâri) mendapat julukan “Raja Syarah Bukhari”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu masih terdapat buku yang mentakliq (memberi komentar/penjelasan pada bagian-bagian tertentu), dan adapula yang meringkas atau yang sering dikenal dengan mukhtashar seperti kitab al-Tajridu al-Shahih, oleh Ahmad bin Ahmad bin Abdul Lathif al-Syiraji al-Zabidi (wafat 983 H).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Epilog&lt;br /&gt;Sosok Imam Bukhari dengan Al-Jâm‘I al-Shahih-nya benar-benar menjaga warisan Nabi Saw. dan sudah sepatutnya bagi kita untuk melanjutkan perjuangan ulama-ulama terdahulu. Penulis sadar akan apa yang tertuang dalam tulisan ini masih sangat kurang, semoga catatan ringkas ini dapat menjadi bahan diskusi kita nantinya. Wallahu ‘Alam Bisshawwâb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                                     Bawwabah, 28 Syawal 1428 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refrensi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Imam Bukhari, Al-Jâm‘I Al-Musnad Al-Shahih Al-Mukhtashar Min Hadîtsi Rasulillahi Wa Sunanihi Wa Ayyâmihi, Thn 2001, Rev ke-09&lt;br /&gt;2. Imam Syuyuthi Tadrîbu al-Râwy fî Syarhi Taqrîbi al-Nawawy, ditahkik oleh Muhammad Ayman bin Abdullah al-Sybrâwy Maktabah Dârul Hadits Kairo Cet. 2004.&lt;br /&gt;3. Muqoddimah Fathul bâry, cet. Thn.2000 maktabah dârul al-Taqwa Kairo.&lt;br /&gt;4. Abdul Mahdi bin Abdul Qodir bin Abdul Hadi, ‘Ilmu al-Jarhu wa al-T‘adîlu, Cet.II thn. 1998&lt;br /&gt;5. http://id.wikipedia.org&lt;br /&gt;6. www.kisahislam.com&lt;br /&gt;7. http://salafy.wordpress.com/2007/03/07/imam-bukhori/&lt;br /&gt;8. http://id.wikipedia.org/wiki/Cara_Imam_Bukhari_dalam_menulis_kitab_hadits/&lt;br /&gt;9. www.forum.asyraaf.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-8215423789995667224?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/8215423789995667224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=8215423789995667224' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8215423789995667224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8215423789995667224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/03/al-jami-al-musnad-al-shahih-al.html' title='Al-Jâm‘I Al-Musnad Al-Shahih Al-Mukhtashar Min Hadîtsi Rasulillahi Wa Sunanihi Wa Ayyâmihi  (Serangkai Pengenalan singkat)'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-655182960336860569</id><published>2009-02-12T15:51:00.004+02:00</published><updated>2009-04-06T10:41:31.770+02:00</updated><title type='text'>Muslim dan “kelompok-kelompok” di dalam Islam</title><content type='html'>Kali ini, CatHar ingin berbagai keyword berupa sikap kita -&lt;i&gt;sebagai seorang muslim&lt;/i&gt;- terhadap kelompok, aliran, sekte, firqah, madzhab, group atau bahasa apa saja yang sejenisya. Semoga pembaca dapat menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Wahai orang-orang beriman! bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim. Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah Mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang Neraka, lalu Allah Menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah Menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk&lt;/i&gt;" (Ali Imran 102-103).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas semoga bisa menjadi pegangan sebelum kita memasuki (bergabung)  kelompok-kelompok yang ada di dalam Islam.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, baik NU, Muhammadiyah, HTI, FPI, Usrah, Persis, Tarbiyah PKS, Jamaah Tabligh dan beberapa kelompok yang ada  merupakan aset tersendiri bagi Islam karena itu Ijtihad dalam Islam berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut misalnya dalam masalah fikih, ketika di NU mewajibkan doa qunut di setiap shalat subuhnya dan Muhammadiyah tidak, Mana yang benar? Jawabanya: baik NU juga Muhammadiyah memiliki Ijtihad masing-masing mengenai hal tersebut, dan mengenai ijtihad Rasul Saw bersabda, "&lt;i&gt;Ijtihad itu kalau benar mendapatkan 2 pahala sedangkan kalau salah mendapatkan 1 pahala&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua kelompok di dalam Islam itu sah-sah saja untuk diikuti, perbedaannya teletak pada "carapandang" mereka terhadap Islam. Nu mempunyai carapandang tersendiri bagaimana kita ber-Islam, begitu pula HTI, Muhammdiyah, Tarbiyah dan lain sebagainya. Dengan catatan, kelompok-kelompok itu masih dalam kerangka Al-Quran dan Asunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, Bagaimana kita memahami Islam? jangan sampai kita mengikuti suatu kelompok tanpa pemahaman agama yang benar. karena akibatnya fatal. Contohnya yang pernah terjadi di Indonesia, ada orang-orang Nu yang menjelek-jelekan orang Muhammadiyah hanya karena Qunut begitu pula sebalikanya, bukankah ini menimbulkan perpecahan umat? kemudian ada orang Jamaah Tabligh (JT) melihat orang yang tidak menggunakan jalabiyah (pakaian orang arab) dihukumi tidak mengikuti sunnah Rasul Saw? juga ada jamaah (kelompok) yang melarang menikahi orang diluar jamaahnya? dan masih banyak contoh-contoh lain yang sebenarnya Islam tidak menginginkan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah peran penting pemahaman Islam yang benar, karena hal ini menjadi pondasi (pijakan) bagi kita untuk melangkah sehingga tidak sekedar "ikut-ikutan" saja. cobalah seandainya mereka memahami bahwa qunut itu merupakan hal yang sunnah bukan wajib sama posisinya seperti shalat rawatib atau puasa senin kamis -dalam hal sunah ini kalau mengerjakan mendapat pahalah dan jikalau ditinggalkan tidak mendapat dosa- tentunya tidak terjadi saling olok-mengolok antara mereka, Kemudian orang JT, jika dia paham apa itu sunnah, tentunya tidak akan mengatakan orang yang tidak mengenakan jalabiyah tidak mengikuti sunnah, dan terakhir jikalau mereka paham akan pengertian Nikah dalam Islam, sebagaimana yang Rasulullah Saw ajarkan tentunya tidak ada aturan sesempit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya kelompok-kelompok yang ada selagi dalam ranah Al-Quran dan Al-sunah merupakan rahmat Allah Swt dan bukti luasnya Ijtihad dalam Islam, akan tetapi tidak sedikit orang yang berkecimpung di dalamnya hanya sekedar "ikut-ikutan" saja sehingga timbul pemahaman-pemahaman Islam yang salah seperti contoh di atas. Dan ini bisa menimbulkan perpecahan Umat bahkan parahnya sampai saling kafir-mengkafirkan.&lt;i&gt; Naudzubillah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  sebagai seorang muslim, hanya bisa memberikan saran, perlunya bagi kita untuk memahami Islam yang benar sebelum kita bergabung ke dalam kelompok-kelompok yang ada dalam Islam, agar tidak sekedar ikut-ikutan. Dan untuk memahami Islam yang benar itu banyak jalannya, di sekitar kita masih ada pengajian di masjid-masjid kemudian bacaan-bacaan keislaman banyak tersebar di mana-mana, kaset,CD ceramah agama yang dijual dipasaran juga tidak sedikit, terlebih lagi ada Internet sebagai akses informasi global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, mungkin ayat ini dapat kita jadikan pegangan jikalau sudah memasuki suatu kelompok tertentu, “&lt;i&gt;Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara keduan saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat. Wahai Orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim&lt;/i&gt;” (Q.S. Al-Hujurât [49] : 10-11).&lt;i&gt; Wallahu a'lam bi’s Shawaab&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-655182960336860569?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/655182960336860569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=655182960336860569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/655182960336860569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/655182960336860569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/02/muslim-dan-kelompok-kelompok-di-dalam.html' title='Muslim dan “kelompok-kelompok” di dalam Islam'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-1457670693999072640</id><published>2009-02-12T12:12:00.004+02:00</published><updated>2009-04-06T10:42:37.170+02:00</updated><title type='text'>Tokoh Pelajar Islam Indonesia (PII) berjuluk Architect of Indonesian Dialogue, Anton Timur Jaelani Berpulang ke Rahmatullah</title><content type='html'>Berikut keyword mengenai Prof. Anton Timur Jaelani MA dari Milis JSP_PII. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah. com— Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Prof Anton Timur Jaelani MA, pendiri PII telah berpulang Pendiri PII itu meninggal dunia pada usia 86 tahun, hari Sabtu (7/2), pukul 11 WIB, di kediamannya Jalan Kramat VII Nomor 9, Jakarta Pusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum yang lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 27 Desember 1922 juga merupakan tokoh pejuang dan pendiri organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) pada 4 Mei 1947.&lt;span class="selengkapnya"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazahnya semula akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Singaparna, Tasikmalaya. Namun atas permintaan Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni dan Wakil Ketua MPR AM Fatwa yang hadir melayat di kediaman kepada istri almarhum, Ny. Tejaningsih, akhirnya disepakati jenazah dimakamkan di komplek UIN Syarif Hidayatullah Ciputat pada hari Ahad, pukul 12.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum pada tahun 50-an menjadi guru di sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA) dan Sekolah Persiapan IAIN (SPIAIN). Tahun 1956 meneruskan studi di Kanada, seusai pensiun dari Depag aktif di bidang pendidikan antara lain di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Universitas Juanda Bogor dan Ketua STAI Thawalib Jakarta (1985-1997). Beliau bukan hanya aset Depag tapi juga merupakan aset nasional &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irjen M. Suparta mewakili Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni melepas kepergian jenazah almarhum Prof. Anton Timur Jaelani, MA yang wafat dalam usia 86 tahun dari rumah duka Jl. Kramat VII No. 9 Jakarta Pusat, Ahad siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum adalah Irjen Departemen Agama pertama (1972-78) dan Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam pertama (1978-83), &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak hadir takziyah Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Menteri Kehutanan MS Ka`ban, Kabalitbang Depag Atho Mudzhar dan Kapus Pinmas Masyhuri AM, serta sejumlah kerabat dan kader PII dan HMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irjen Suparta, almarhum bukan hanya aset Departemen Agama, melainkan juga sebagai aset bangsa. Karena profesor Anton telah banyak berperan dalam bidang pendidikan, termasuk mendirikan organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) pada 4 Mei 1947.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anton Timur Jaelani lahir di Kauman Purworejo, Jawa Tengah, 27 Desember 1922 dari pasangan R. Moh. Jaelani dan Siti Fatimah meninggalkan istri tercinta Ny. Tejaningsih. Pada tahun 50-an menjadi guru di sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA) dan Sekolah Persiapan IAIN (SPIAIN). Tahun 1956 meneruskan studi di Mc Gill University Kanada. Sebagai pengajar pascasarjana di IAIN (kini UIN) Jakarta, almarhum juga aktif di berbagai kampus, yakni Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Universitas Juanda Bogor dan Ketua STAI Thawalib Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok Anton Timur Jaelani juga dikenal sebagai seorang aktivis yang sejak muda sangat mempedulikan keseimbangan antara aspek ilmu pengetahuan dan spiritual. Pada 4 Mei 1947, bersama Yoesdi Ghazali, Amin Syahri, dan Ibrahim Zarkasy, Anton mendirikan organisasi Pelajar Islam Indonesia, di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum pernah menjadi delegasi Indonesia pada World Conference on Religion and Peace di New Delhi (1981), Seoul (1986), Kathmandu (1990) dan Roma (1994). Mendapat julukan sebagai Architect of Indonesian Dialogue. [cha, berbagai sumber/www.hidyatul lah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fata&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-1457670693999072640?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/1457670693999072640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=1457670693999072640' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/1457670693999072640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/1457670693999072640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/02/tokoh-pelajar-islam-indonesia-pii.html' title='Tokoh Pelajar Islam Indonesia (PII) berjuluk Architect of Indonesian Dialogue, Anton Timur Jaelani Berpulang ke Rahmatullah'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-525585069115752083</id><published>2009-01-15T19:03:00.001+02:00</published><updated>2009-04-06T10:43:06.671+02:00</updated><title type='text'>We Will Not Go Down For Gaza</title><content type='html'>A blinding flash of white light&lt;br /&gt;Lit up the sky over Gaza tonight&lt;br /&gt;People running for cover&lt;br /&gt;Not knowing whether they’re dead or alive&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They came with their tanks and their planes&lt;br /&gt;With ravaging fiery flames&lt;br /&gt;And nothing remains&lt;br /&gt;Just a voice rising up in the smoky haze&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We will not go down&lt;br /&gt;In the night, without a fight&lt;br /&gt;You can burn up our mosques and our homes and our schools&lt;br /&gt;But our spirit will never die&lt;br /&gt;We will not go down&lt;br /&gt;In Gaza tonight&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Women and children alike&lt;br /&gt;Murdered and massacred night after night&lt;br /&gt;While the so-called leaders of countries afar&lt;br /&gt;Debated on who’s wrong or right&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But their powerless words were in vain&lt;br /&gt;And the bombs fell down like acid rain&lt;br /&gt;But through the tears and the blood and the pain&lt;br /&gt;You can still hear that voice through the smoky haze&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We will not go down&lt;br /&gt;In the night, without a fight&lt;br /&gt;You can burn up our mosques and our homes and our schools&lt;br /&gt;But our spirit will never die&lt;br /&gt;We will not go down&lt;br /&gt;In Gaza tonight &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Heart&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-525585069115752083?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/525585069115752083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=525585069115752083' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/525585069115752083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/525585069115752083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2009/01/we-will-not-go-down-for-gaza.html' title='We Will Not Go Down For Gaza'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-8181463035775445779</id><published>2008-12-29T15:00:00.004+02:00</published><updated>2009-04-06T10:43:23.559+02:00</updated><title type='text'>Save Gaza!!!</title><content type='html'>&lt;div style="width:400px; text-align: center;"&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" src="http://w45.photobucket.com/pbwidget.swf?pbwurl=http://w45.photobucket.com/albums/f74/almadaikhwanada/72f68103.pbw" height="360" width="400"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-8181463035775445779?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/8181463035775445779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=8181463035775445779' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8181463035775445779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8181463035775445779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/save-gaza.html' title='Save Gaza!!!'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-329841098670672224</id><published>2008-12-28T21:01:00.004+02:00</published><updated>2009-04-06T10:43:34.528+02:00</updated><title type='text'>Aku dan PII</title><content type='html'>Dua hari belakangan ini aku selalu terpikirkan untuk menulis sebuah “sekolah” yang telah mendidikku di luar sekolah. Ini menimbulkan stimulus agar menjadikannya (baca: sekolah) keyword di CatHar hari ini. Banyak sebenarnya yang ingin aku tuliskan mengenai “sekolah” satu ini, akan tetapi karena keterbatasan daya ingat, harus diminimalisir juga agar tidak berbicara “overclock” nantinya, sembari menjaga pertanggung jawaban di hari kemudian. “Sekolah” tersebut bernama PII atau tepatnya lagi Pelajar Islam Indonesia, semoga teman-teman menikmati keyword kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajar Islam Indonesia (PII), merupakan–&lt;i&gt;sebagaimana dikutip bang Djayadi Hanan dalam bukunya “Gerakan Pelajar Islam di Bawah Bayang-bayang Negara” dari M.Rusli Karim&lt;/i&gt;- organisasi pelajar tertua setelah kemerdekaan Indonesia, bergerak di bidang sosial-pendidikan dan dakwah, lahir di Yogyakarta, 4 Mei 1947. Pendirian organsiasi ini dilatar belakangi oleh motivasi keagamaan dan motivasi kebangsaan. Ayat al-Quran yang menjadi rujukan adalah Surat Ali Imran [3] : 104 yang artinya “&lt;i&gt;Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan, mereka itulah orang-orang yang beruntung&lt;/i&gt;”.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang motivasi kebangsaan terlihat dari gerakan PII sebagai organisasi yang lahir di masa mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Di sini PII telah menunjukkan komitmennya yang besar terhadap keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Andil PII terhadap Negara ini terbukti dengan adanya amanat almarhum Jenderal Soedirman (Panglima Besar Angkatan Perang RI) pada resepsi Hari Bangkit (HARBA) I PII, 4 Mei 1948-&lt;i&gt;PII memperingati hari lahirnya dengan istilah HARBA bukan Hari Ulang Tahun HUT&lt;/i&gt;- yang bunyinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;...Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada anak-anakku PII, sebab saya tahu bahwa telah banyak korban yang telah diberikan oleh PII kepada negara... Teruskan perjuanganmu, hai anak-anakku Pelajar Islam Indoneisa. Negara kita adalah negara baru, di dalamnya penuh onak dan duri, kesukaran dan rintangan banyak kita hadapi. Negara membutuhkan pengorbanan pemuda dan segenap bangsa Indonesia&lt;/i&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, Presiden Soeharto ikut mengakui peran PII dalam sambutannya pada peringatan Isra’ Mi’raj yang diselenggarakan PB PII di Jakarta tanggal 13 September 1966:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;Saya mengenal PII sebagai satu organisasi pemuda pelajar yang saat-saat tenaganya dibutuhkan oleh bangsa dan revolusi, selalu tergolong yang pertama-tama tampil ke depan dengan semangat juang dan berkorban yang tinggi disertai rasa tanggungjawab yang besar. Indonesia pada waktu sekarang tidaklah hanya membutuhkan warga negara yang cerdas otaknya dan kuat badannya tetapi yang lebih penting daripada itu aialah kita membutuhkan warga negara yang mempunyai i’tikad baik, mau bekerja sungguh-sungguh, jujur, dan tinggi mentalnya. Kami yakin, dengan agama Islam sebagai dasar dan titik tolak pemikiran, maka PII tentu akan merupakan potensi yang ampuh dalam mengamankan Pancasila dalam usahanya menyelamatkan revolusi dan menegakkan keadilan dan kebenaran&lt;/i&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah cuplikan singkat mengenai PII, untuk lebih mengenal kembali mungkin buku “Gerakan Pelajar Islam di bawah bayang-bayang Negara” karangan Bang Djayadi Hanan dan buku “Warna-warni PII” dari JSP PII dapat membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih segar dalam ingatanku, ketika pertama kali aku mengenal “sokolah” PII ini. Kala itu, di Pondok Pesantren Ngabar Ponorogo, tahun 2000 Pengurus Pusat Pelajar Islam “Wali Songo” (P3IWS) –&lt;i&gt;di tahun 2003 berganti nama menjadi Organisasi Santri Wali Songo (OSWAS)&lt;/i&gt;-, yang dulunya merupakan basis PII daerah Ponorogo, mengadakan program BIB (Belajar Islam Bersama). Banyak materi yang diberikan namun yang teringat olehku hingga saat ini adalah materi “Security” yang memiliki prinsip “&lt;i&gt;Buka mata Lebar-lebar, buka telingan lebar-lebar dan tutup mulut rapat-rapat&lt;/i&gt;”. Di BIB ini kak Adli Nurzaka sebagai instruktur memperkenalkan PII kepada para peserta termasuk aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat tahun berlalu, PII sudah jarang sekali terdengar di telinga para santri “Wali Songo”, hal ini dikarenakan sistem pondok yang telah lama melepaskan diri dari PII dengan dalih independensi institusi, dan telah lulusnya para kader-kader PII dari pesantren. Padahal harus diakui bahwa, majunya gerakan organisasi santri Pondok Pesantren Wali Songo (PPWS) waktu itu adalah jasa dari para kader-kader PII yang menyumbangkan ide-ide pemikiran yang progresif dan kritis. Bahkan, di sela-sela acara ceremonial OSWAS –&lt;i&gt;yang waktu itu saya pimpin&lt;/i&gt;- Pimpinan Pondok Bapak, K.H Zainudin As, Lc mengakui andil PII dalam membangun struktur kepengurusan masjlis riyasatil ma’had (MRM) (?)–&lt;i&gt;setingkat MPR kalau di Pemerintahan Indonesia&lt;/i&gt;- di masa-masa awal berdirinya lembaga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau (pimpinan pondok) –&lt;i&gt;waktu itu masih ustadz pengajar&lt;/i&gt;- sempat meminta bantuan ke kyai Pondok Modern Gontor untuk memberikan solusi mengenai format struktur kepengurusan MRM, akan tetapi pihak Gontor  menganjurkan agar berkonsultasi dengan sesepuh-sesepuh yang ada di Wali Songo, akhirnya beliaupun pulang tanpa membawakan hasil. Sehingga teringatlah olehnya akan organisasi pelajar di PPWS yang kala itu tidak lain adalah Pelajar Islam Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2004 dimana aku masih duduk di kelas V tarbiyatul muallimin PPWS, OSWAS berada dalam kondisi yang kritis, dan dibilang jauh dari sebuah organisasi.  Soerjono Soekanto dalam bukunya Sosiologi Sebuah Pengantar menuliskan, “&lt;i&gt;...Organisasi sudah dibentuk, maka diasumsikan akan merupakan suatu identitas tersendiri yang khusus. Hidup organisasi biasanya lama, walaupun terjadi perubahan-perubahan tapi tanpa mengubah identitas yang menjadi strukturnya. Usaha-usaha kolektif para anggota organisasi disebut sebagai melakukan hal-hal yang bersifat formal, karena didasarkan pada organisasi yang memperjuangkan kepentingan bersama. Unsur-unsur organisasi merupakan bagian-bagian fungsional yang berhubungan&lt;/i&gt;”. Sedang para pengurus OSWAS waktu itu jarang sekali yang memahami hal ini, bahkan OSWAS hanya dianggap sebagai wadah “kekuasaan” santri agar terbebas dari aturan pondok. Walaupun ada aktifitasnya, kala itu hanyalah “turunan” atau warisan dari periode sebelumnya. Hanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi ini, aku pun mulai membuka-buka  beberapa arsip yang tersisa di ruang Badan Pengurus Harian (BPH) OSWAS. Di sanalah aku menemukan, beberapa literatur mengenai PII, surat-surat berkopkan PII, juga tidak ketiggalan stempel Pengurus Daerah Istimewa (PDI-PII) Ngabar. Semakin lama aku membaca arsip tersebut, semakin dalam rasa ingin tahuku akan PII itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena rasa ingin tahu mengenai PII, aku bersama temanku Aditia Prahmana pergi ke Pengurus Wilayah PII (PW-PII) Jawa Timur di Surabaya, kebetulan waktu itu lagi liburan pesantren dan kami mengikuti acara konsulat jawa timur –&lt;i&gt;sebuah organisasi kedaerahan yang ada di PPWS&lt;/i&gt;- di Sidoarjo. Di sela-sela persiapan acara konsutlat aku dan Aditia pergi ke kota Surabaya untuk mencari markas PW-PII Jawa Timur yang terletak di Jalan Kupang PanjaanV/14. Walau agak susah mencari letak pastinya, maklum baru pertama keliling daerah Surabaya, akhirnya aku menemukan sebuah bangunan dua tingkat yang waktu itu masih belum sempurna dengan plang besar di depannya “PW-PII Jawa Timur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan temanku masuk ke dalam bangunan tersebut, di dalamnya kami bertemu dengan Kak Ali, yang ternyata alumni PPWS –&lt;i&gt;mantan P3IWS&lt;/i&gt;- yang sepertinya masih aktif di PII Jatim, kemudian tidak lama datang pula Ketua Umum PW-PII Jatim Bang Resapugar yang beberapa hari lagi mau domisioner. Dari sini obrolan kami dimulai tentang PII dan status PDI-PII Ngabar. Apakah PW-Jatim masih mengakui PDI-PII Ngabar sebagai basis PII? Ternyata jawabannya seperti yang aku duga sebelumnya, hingga periode Resapugar 2002-2004 Ngabar masih tercatat sebagai Pengurus Daerah. Dapat ditarik kesimpulan, di sini ternyata kader-kader PII Ngabar selama ini menjadi “anak nakal” di PPWS, sebagaimana PII menjadi “anak nakal” di rezim Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal obrolan dengan Bang Resapugar membuatku menjadi “anak nakal”, termasuk teman-teman pengurus angkatanku. Hingga suatu ketika ada surat masuk ke bagian administrasi pesantren –&lt;i&gt;mungkin karena waktu itu para asatidznya juga mantan PII jadi lolos sensor&lt;/i&gt;- dari PD-PII Kertosono (?) untuk mengikuti Basic Traning (BATRA) di Kertosono. Kali ini aku pergi bersama Mu’tashim El-Mandiri ke Kertosono untuk mengikutinya. Karena waktu yang kurang tepat –&lt;i&gt;berdekatan dengan hari raya idul fitri&lt;/i&gt;- sehingga BATRA pun dibatalkan, -&lt;i&gt;yah, mungkin belum ada kesempatan&lt;/i&gt;- akan tetapi ada penawaran dari instruktur, waktu itu Bang Syarifudin Lathif dan Bang Fajar Hanif Wirawan, untuk mengikuti Pra Batra di Ngawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan Elman akhirnya berdiskusi untuk mengikuti pra Batra tersebut, karena status kami santri “kabur” akhirnya aku memutuskan untuk tetap ke Ngawi sedang El-man pulang untuk “mengamankan” situasi di pesantren. Dari Pra Batra yang berlangsung tiga hari tiga malam itulah, aku mulai mengenal PII, dimana PII juga mengenalkanku lebih dalam mengenai ukhuwah, organisasi dan beberapa materi-materi yang sangat berarti lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan setelah Pra Batra, datang lagi surat masuk dari PW-PII Jatim dengan agenda RAPIMWIL plus Batra dan Intra di Pare-Kabupaten Kediri, tanggal 20-27 Januari 2005. Satu hari sebelum RAPIMWIL di Pare, Aku dan Heru Santoso (juga teman satu kepengurusan di OSWAS) mulai mengatur siasat untuk keluar pesantren, disamping aku juga mempersiapkan dua kader, Susantri dan Syarifudin, yang akan diutus mengikuti traning setelah RAPIMWIL. Akhirnya kami berempat pergi jam 03.00 pagi dengan mengambil bus jurusan Treanggalek kemudian diteruskan dengan bus jurusan Kediri. Aku dan Heru hanya mengikuti Rapimwil saja karena waktunya bertepatan dengan ujian kelulusan kelas VI (3 Aliyah) -&lt;i&gt;padahal ingin sekali mengikuti Traning waktu itu&lt;/i&gt;- sedang untuk Batra, Susantri dan Syarifudin, yang menjadi utusan PD Ngabar. Lagi-lagi belum ada kesempatan Batra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tahun 2006, setelah aku menjadi mahasiswa di Universitas Al-Azhar, barulah aku, El-Man dan Heru Santoso dapat mengikuti Batra dari PWI.PII Mesir –&lt;i&gt;setelah Muknas di Pontianak(?) menjadi Pwk.PII Mesir&lt;/i&gt;-, yang ketua umumnya Bang Auli ul-Haq Marzuki dari Aceh. Dari awal Basic ini aku mulai aktif di PII, tidak lagi berada di “bawah tanah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lebih banyak intens di PII mungkin ketika aku berinteraksi dengan orang-orang Pwk.PII Mesir periode 2006-2008. Dimana Saudara Rashid Satari (panggilan akrab Bang Ochid) menjadi ketua terpilih dalam Konferensi Wilayah ke V di Wisma Nusantara. Di periode tersebut, aku diamanahi menjadi Biro Kesekretariatan  PII sehingga harus tinggal di sekretariat. Dari sini aku banyak mengenal para instruktur pun teman-teman PII yang unik, seperti Udo Yamin Efendi, Ahmad Tirmidzi Lc. Dpl, Hamzah Amali, Rashid Satari, Gana Pryadarizal Anaedi Putra, Irsyad Azizi, Zulfi Akmal, Teguh Hudaya, Aulia ul Hak Marzuki, Aidil Susandi, Feri Ramadhansyah, Zainal Mukhlis, Erqin, Irfan Prima Putra, Agus Solehudin, Agus TR, Fery Firmansyah, Asep Sofyan (Ogay), Irfan Fathina, Yunan, teh Uci, teh Shofi, Hamidah, Majidah,  dan masih banyak lagi, yang kalau dituliskan disini bisa jadi data base nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kenangan di sela-sela ukhuwah itu semua, dari PII aku belajar kedewasaan berintraksi, berfikir dan berkomunikasi. Secara tidak langsung PII telah mendidikku sebagai seorang yang empati terhadap pelajar, terhadap Islam dan Indonesia. &lt;i&gt;Uhibbu PII fillah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Desember 2008/ 28 Dzulhijjah 1929&lt;br /&gt;Nasr City, Kairo. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-329841098670672224?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/329841098670672224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=329841098670672224' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/329841098670672224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/329841098670672224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/aku-dan-pii.html' title='Aku dan PII'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-3551354798344434411</id><published>2008-12-24T15:51:00.005+02:00</published><updated>2009-04-06T10:43:53.208+02:00</updated><title type='text'>27 Januari 2009</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;23 Desember 2008/ 25 Dzulhijjah 1929&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana keadaan anda hari ini, jelaskan kepada saya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan di atas mungkin sangat sederhana, tetapi memiliki makna yang cukup mengagumkan. Di sana kita diajarkan untuk mengatakan apa saja yang terjadi di hari ini dan diminta menjelaskan kenapa hal itu terjadi. Filosofis kan.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, di mana hari ini merupakan tempatQ di dapur untuk menyiapkan beberapa menu makanan bagi teman-teman penghuni flat, maklum sebagai mahasiswa juga butuh kedisiplinan untuk piket masak juga. Di sela-sela avonturQ di bumbu-bumbu dapur,  aQ juga mempersiapkan mata pelajaran yang juga menjadi keyword di hari ini. Filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt; Dirását fî’l Falsafati&lt;/span&gt; adalah buku diktat yang akan diujikan pada tanggal 27 januari 2009. Sebagai pengantar aQ perlu membaca berberapa buku filsafat untuk membantu pemahaman istilah-istilah yang ada di dalamnya. Seperti buku Jujun S. Surissumantri, mengenai Filsafat Ilmu sebuah pengantar populer dengan kata pengantar Andi Hakim Nasution dan buku Menuju ke pemikiran filsafat yang judul aslinya &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;OP WEG NAAR WIJSGERIG DENKEN&lt;/span&gt; oleh Dr.M.J. Langeveld.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua buku filsafat di atas secara isi dapat membantuQ untuk memahami buku diktat yang disajikan universitas Al-Azhar, Seperti pengertian Ontologi , Epistimologi dan akseologi dalam buku diktat tersebut, ternyata di buku Jujun –&lt;span style="font-style:italic;"&gt;karena berbahasa Indonesia&lt;/span&gt;- memudahkanQ untuk memahami akan arti ketiga istilah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sebagai mahasiswa tidak cukup membaca satu buku, harus memilah-milah juga buku rujukan yang menopang pemahaman pelajaran tersebut. Mari membaca dan Menulis.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-3551354798344434411?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/3551354798344434411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=3551354798344434411' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3551354798344434411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3551354798344434411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/23-desember-2008-25-dzulhijjah-1929.html' title='27 Januari 2009'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-1089123195305065517</id><published>2008-12-24T15:38:00.005+02:00</published><updated>2009-04-06T10:44:03.925+02:00</updated><title type='text'>Peta</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;22 Desember 2008 / 24 Dzulhijjah 1429&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, kata kunci yang saya berikan adalah PETA. Kenapa Peta?, mari ktia minyimak sejenak akan arti dari sebuah peta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W.J.S. Poerwadarminta  telah menyusun kamus umum Bahasa Indonesia yang diolah oleh pusat pembinaan dan pengembangan bahasa. Kamus yang diterbitkan di Balai Pustaka tahun 1976 itu mengatakan bahwa Peta adalah gambar yang menyatakan bagaimana letak tanah, laut kali, gunung dsb. Jadi kalau peta angin adalah gambar yang melukiskan tentang peredaran atau perjalanan angin, peta bumi adalah gambar yang melukiskan tanah, pegunungan dan sungai-sungai, peta laut adalah gambar yang melukiskan laut, pulau-aliran ombak dsb dan peta timbul, peta yang dilukiskan dengan tanah liat dsb sehingga gambarnya seperti keadaan yang sebenarnya.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulilah, dua hari yang lalu aQ talah membuat peta yang ringan mengenai sejarah sunnah (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Tárikh Sunnah&lt;/span&gt;) Nabi Muhammad Saw. Buku setebal 288 halaman itu terpetakan dengan garis-garis yang hanya satu halaman saja. Sederhana kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Tarikh Sunnah&lt;/span&gt;, Buku yang ditulis oleh Prof.Dr Al-khusyu‘i Al-khusyu‘i Muhammad Al-khusyu‘i  tersebut memberikan banyak sekali “kunci-kunci” dasar dalam memahami perkembangan Tarikh yang berkaitan dengan Sunnah. Sebagai gambaran saja, dalam peta ini aQ menggambarkan pokok bahasan dan sub-sub pokok bahasan dari buku itu, di dalam buku &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Tarikh Sunnah&lt;/span&gt; ada pembahasan mengenai definisi-definisi dari hadits, sunnah, atsar, khabar, isnad, matan dan manhaj muhaditsin, di sana pokok bahasannya adalah definisi-definisi, sedang hadits, sunnah serta yang lain adalah sub pokok bahasan. Kemudian ada pembahasan mengenai metode (manhaj) para sahabat dalam menerima dan meriwayatkan hadits, mereka (para sahabat) ada yang bergantian dalam menerima hadits, ada yang dengan cara menanyakan kepada sesiapa yang telah mendengar hadits secara langsung dari Rasulullah Saw, ada juga yang berpendirian untuk memverifikasikan ( jarah dan ta’dil) hadits dlsb, di sini sub pokok bahasannya adalah metode para sahabat dalam menerima dan meriwayatkan hadits sedang beberapa contoh cara penerimaan hadits di atas adalah sub pokok bahasannya. Dan masih banyak lagi gambar-gambar yang menggariskan antara pokok bahasan dan sub-sub pokok bahasan dalam peta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah itu, tepatnya setelah Isya pukul 07.34 PM waktu Kairo, temanQ Mu’tashim El-Mandiri juga memetakan hidupnya. Peta yang dibuantnya di dalam laptop tersebut terlihat sederhana namun menerutQ memiliki makna yang tiada tara baginya. Peta itu, hanya berupa kotak-kotak umur dari awal kelahiran hingga umur 90 tahun,” &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;angan-angan  umur kita panjang insya Allah&lt;/span&gt;” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peta yang terinspirasi dari Marwah Daud Ibrahim P.hd ini diambil dari bukunya yang berjudul “Mengelola hidup dan Merencanakan Masa Depan”. Sederhananya, peta ini hanya dipenuhi kolom-kolom sebanyak umur yang diprediksikan, dengan tiap kolomnya mempunyai tiga kotak, satu kotak besar kosong dengan pojok kanan berisi dua kotak kecil yang menyatu, yang atas untuk umur dan yang bawah untuk tahun. Di kotak besar itulah, tempat mengisi momen-momen penting yang terjadi ataupun merencanakan yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin keyword hari ini cukup sekian saja, peta di atas adalah gambaran kecil untuk mempermudah jalan dalam memahami pelajaran. Sedang teman-teman mungkin dapat memetakan berbagai macam pelajaran sampai permasalahan hidup sekalipun agar tertata dengan rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga keyword ini bermanfaat. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-1089123195305065517?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/1089123195305065517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=1089123195305065517' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/1089123195305065517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/1089123195305065517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/22-desember-2008-24-dzulhijjah-1429.html' title='Peta'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2155515865288882252</id><published>2008-12-24T15:37:00.003+02:00</published><updated>2009-04-06T10:44:24.839+02:00</updated><title type='text'>Keyword</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;19 Desember 2008/ 21 Dzulhijjah 1929&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height:115%;font-family:Calibri;mso-fareast-font-family: Calibri;mso-bidi-Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SAfont-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kata kunci atau “Keyword” lebih sering terdengar di dunia maya, namun apa jadinya kalau kalimat ini juga mulai digemari oleh kalangan mahasiswa dalam setiap obrolannya. Nah, untuk lebih lanjutnya silakan simak cathar episode selanjutnya yah... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2155515865288882252?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2155515865288882252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2155515865288882252' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2155515865288882252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2155515865288882252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/19-desember-2008-21-dzulhijjah-1929.html' title='Keyword'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7625142566192973661</id><published>2008-12-24T14:36:00.007+02:00</published><updated>2009-04-06T10:44:35.668+02:00</updated><title type='text'>Peran Umat Islam di Era Teknologi Informasi*</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Oleh: Andy Hariyono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;A. Iftitah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknologi informasi merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan dan memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan juga merupakan informasi yang strategis dalam pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, seperti &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-life&lt;/span&gt;, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan saat ini sedang marak-maraknya berbagai huruf yang dimulai dengan awalan “e” seperti &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-commerce&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-government&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-education&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-library&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-journal&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-medicine&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-laboratory&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-biodiversitiy&lt;/span&gt;, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadari atau tidak, bahwa penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datang lebih cepat adalah karena adanya teknologi informasi. Dengan adanya internet, electronic data, electronic interchange, virtual office dan lain sebagainya mampu menerobos batas-batas fisik antar negara. Demikianlah penggabungan antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi sehingga lahirlah sebuah revolusi dalam sistem informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran jika pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut: "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar amerika!&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fenomena di atas, sudah seharusnya umat ini (Islam) untuk menguasai teknologi informasi, karena dengan demikian maka citra Islam yang buruk -baik itu purna WTC 11 September silam ataupun karena mis informasi- dapat segera diperbaiki. Untuk itu dalam makalah ini penulis akan membahas 1) Penumbuhan kesadaran akan pentingnya teknologi informasi 2) Teknologi informasi sebagai sarana dakwah 3) Pentingnya kerjasama sesama muslim 4) Sinergitas dalam meraih 'izzul Islam wal muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;B. Penumbuhan Kesadaran Akan Pentingnya Teknologi Informasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Growth of information technology can improve performace and eneble various activity can be executed swiftly, precisely and accurate, so that finally will improve productivity. Growth of information technology show the popping out of various activity type being based on this technology, like e-government, e-commerce, e-education, e-medicine, e-laboratory, and Other, which is all the things have electronics based&lt;/span&gt;”. Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan dan memungkinkan berbagai kegiatan dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Perkembangan teknologi informasi memperlihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini. Seperti e-government, e-commerce, e-education, e-medicine, e-laboratory, dan lainya yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.(Wawan Wardiana, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara pembukaan seminar teknologi informatika dan komunikasi (TIK) road to school di hotel Garde Palace Surabaya, selasa (28/8) Mentri komonikasi dan informatika (Menkominfo), Prof Dr Mohammad Nuh mengatakan, kendala utama dalam pengembangan TI di Indonesia adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran harus ditumbuhkan bukan pada orang tua saja, namun bagi pemuda yang memiliki masa depan. Karena pemuda adalah kata kunci pengembangan TI ke depan. Setelah kesadaran, faktor berikutnya yakni prioritas utama dalam pengembangan TI."permasalahan TI begitu luas, karena itu butuh prioritas utama dan tidak mungkin mengambil semua bidang. Perlu ada fokus di bidang mana yang harus dikembangkan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memilih fokus, ada dua faktor penting yang perlu diingat, yakni sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan menguasai serta adanya peluang di mana kita memilih (opertunity) (www.jatim.go.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam sangat perlu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya teknologi informasi tanpa mengenyampingkan al-Quran dan al-Sunah, karena kedua hal itu menjadi tolak ukur dalam kehidupan. Kepentingan ini tidak lain hanyalah untuk meninggikan kalimah Allah Swt, karena -suka tidak suka- jeleknya citra umat Islam saat ini disebabkan kesalahan informasi dan penyalah gunaan teknologi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebut misalnya, tragedi WTC yang menyebabkan umat Islam Amerika diisloir dan mengecap Islam sebagai teroris dunia, walaupun penjajahan atas negeri Palestina tidak dianggap teroris yang jelas-jelas melanggar HAM, dan Denmark kembali mempublikasikan karikatur Nabi Saw ke seluruh dunia, tetapi karena kelambanan informasi yang diterima umat Islam sehingga aksi yang digelar pun hanya dilakukan oleh beberapa pihak yang mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, harian Republika, Minggu, 09 Maret 2008 mengabarkan bahwa, hasil riset 67 peneliti dari 18 perguruan tinggi di indonesia menemukan fakta berjubelnya adegan-adegan seks dalam sinetron-sinetron remaja. Menurut mereka, adegan 'hubungan seks' (57 persen), walau tidak secara langsung memperlihatkan hubungan seks, namun shot pembukaannya sudah cukup mengasosiasikan bahwa hubungan itu (akan) terjadi, kemudian ciuman (18 persen), pemerkosaan (12 persen), dan kata-kata cabul (10 persen). Ditemukan pula adegan telanjang (2 persen) dan seks menyimpang (1 persen). Hal ini juga menjadi kewajiban bagi umat Islam utuk mencegahnya. firman Allah Swt, "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah Swt&lt;/span&gt;" (Ali Imran [3] 110) dan pencegahan -&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;dalam hal ini penyimpangan teknologi dan informasi&lt;/span&gt;- hanya dapat dilakukan oleh mereka yang paham mengenai teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;C. Teknologi Informasi Sebagai Sarana Dakwah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertentangan antara yang hak dan yang batil telah lama berlangsung dan akan tetap ada selama manusia itu hidup di muka bumi ini. Kehadiran Islam merupakan aset yang besar bagi manusia, dengan diutusnya Muhammad Saw sebagai pengemban risalah suci. Firman Allah Swt, "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt; dan tidaklah kami mengutus kamu (Muhammad Saw) kecuali sebagai rahmat bagi semesta alam&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Dakwah merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mukalaf, oleh karena dakwahlah, Islam masih tetap eksis hingga saat ini. "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;maka jika mereka membantah engkau (Muhammad Saw), katakanlah, "aku telah menyerahkan diriku kepada Allah Swt dan (demikian juga) orang-orang yang mengikutiku:, dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi alkitab dan orang-orang yang ummi (buta aksara), "sudahkah kamu masuk Islam?" jika mereka telah masuk Islam, niscaya mereka mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah Swt). Dan Allah Swt maha melihat akan hamba-hamba-nya&lt;/span&gt;.(Ali Imran: [3] 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disangkal lagi bahwasannya sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan dalam kehidupan manusia nantinya, dalam artian siapa saja yang menguasai teknologi ini, akan ada kemungkinan baginya untuk menguasai dunia. Maka, sebagai seorang muslim sudah menjadi kewajiban dalam mengemban dakwah untuk menguasai sarana teknologi informasi ini, sebagaimana dalil &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;qâidah ushûliyah&lt;/span&gt; "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;sesuatu yang menyempurnakan kewajiban maka hal tersebut menjadi wajib&lt;/span&gt;". Dengan demikian maka umat Islam akan banyak berperan dalam berbagai bidang diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;C.1. Bidang pendidikan (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-educations&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvesional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995) sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “flexible learning". Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “pendidikan tanpa sekolah” (deschooling socieiy) yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan berkolaborasi (Mason R, 1994) Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi. Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “saat itu juga (just on time)". Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai pandangan para cendekiawan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja "saat itu juga" dan kompertitif.&lt;br /&gt;Dengan berkembangnya teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara pelajar dengan pengajar, melihat nilai secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan pengajar dan sebagainya, semuanya itu dapat dilakukan secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor utama dalam &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;distance learning&lt;/span&gt; yang merupakan masalah masisir (mahasiswa mesir) adalah tidak "seringnya" interaksi antara mahasiswa dan dosennya. Kendati demikian, dengan adanya media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan ineraksi antara dosen dan mahasiswa baik bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Misalnya dalam bentuk real time dapat dilakukan dalam suatu chatroom interaksi langsung dengan real audio atau real video dan online meeting. Sedangkan yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup ataupun bulletin board. Cara-cara tersebut membuat interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Materi-materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dapat diupload ke dalam web sehingga dapat didownload oleh mahasiswa. Demikian juga dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Urusan administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses regestrasi saja, terlebih didukung dengan metode pembayaran online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinegara-negara maju seperti Amerika, Australia dan Eropa menjadikan pendidikan jarak jauh sebagai alternatif yang cukup digemari, metode pendidikan ini diikuti oleh para mahasiswa, karyawan, eksekutif, bahkan ibu rumah tangga dan orang lanjut usia (pensiunan), yang sebelumnya pertukaran materi dilakukan dengan surat menyurat, atau dilengkapi dengan materi audio dan video. Saat ini hampir seluruh program distance learning dapat juga diakses melalui internet. Studi yang dilakukan Amerika, sangat mendukung dikembangkannya e-learning, yang menyatakan bahwa computer based learning sangat efektif, memungkinkan 30% biaya lebih murah. Bank dunia (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;world bank&lt;/span&gt;) pada tahun 1997 telah mengumumkan peogram &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Global Distance Learning network&lt;/span&gt; (GDLN) yang memiliki mintra sebanyak 80 negara di dunia. Dengan GDLN ini maka world bank dapat memberikan e-learning kepada mahasiswa 5 kali lebih banyak (dari 30 menjadi 150 mahasiswa) dengan biaya 31% lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era global, penawaran beasiswa muncul di internet. Bagi sebagian besar mahasiswa di dunia, uang kuliah untuk memperoleh pendidikan yang terbaik umumnya masih dirasakan mahal. Sangat disayangkan apabila ada mahasiswa yang pandai di kelasnya tidak dapat meneruskan sekolah hanya karena tidak mampu membayar uang kuliah. Informasi beasiswa merupakan kunci keberhasilan dapat menolong mahasiswa yang berpotensi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;C.2. Dalam bidang pemerintahan (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-government&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penerapan e-goverment sangatlah penting, hal ini mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti penggunaan intranet dan internet, yang berguna untuk menghubungkan keperluan-keperluan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya. Bisa berbentuk proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web (www). Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara permerintah dan pihak-pihak lain. Penggunan teknologi informasi ini kemudian melahirkan bentuk baru seperti: G2C (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Governmet to Citizen&lt;/span&gt;), G2B (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Government to Business&lt;/span&gt;), dan G2G (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Government to Government&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa manfaat dari &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;e-government&lt;/span&gt; adalah:(1) pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan. (2) peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak. (3) pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.&lt;br /&gt;Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya. (4) pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi KBRI-Kairo dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi masisir yang padat dengan aktifitasnya, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara PPMI, kekeluargaan, ormas-ormas dengan KBRI dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus melangkah ke Garden City atau Wisma Nusantara hanya untuk pertemuan yang berlangsung satu atau dua jam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;C.3. Bidang keuangan dan perbankan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sistem transaksi pembayaran di indonesia terutama di kota-kota besar tidak lagi menggunakan uang tunai, melainkan telah memanfaatkan perbankan modern. Layanan perbankan modern yang belum merata ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya kedaerah-daerah.&lt;br /&gt;Keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti memerlukan sistem informasi yang tangguh dan dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada sistem informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uangnya dimanapun berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain, hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga bidang diatas hanyalah beberapa contoh dari keunggulan teknologi informasi, yang faktanya adalah hal itu telah melahirkan suatu sistem yang baru dalam pola hidup manusia, terlebih lagi bagi umat Islam -mau tidak mau- harus mampu memanfaatkan teknologi ini dalam menyebar luaskan dakwah kemanapun, kapanpun dan dimanapun. Sehingga bermunculan nantinya sistem pendidikan Islam online, sistem ekonomi syariah online dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;D. Sinergitas Sesama Muslim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah Swt sesungguhnya Allah Swt maha berat siksa-Nya&lt;/span&gt;” Demikianlah 14 abad yang lalu Allah Swt mensiyalir akan urgennya senergi sesama muslim, terlebih pada era globalisasi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Era teknologi informasi berimplikasi pada cepatnya transformasi dalam berbagai bidang, baik itu madzhab, aliran ataupun pemikiran. Sehingga memungkinkan pemahaman-pemahaman yang salah tentang Islam dapat memecah belah umat. Perpecahan tersebut berdampak pada runtuhnya kebudayaan Islam, mudahnya umat Yahudi dan Nasrani dalam memerangai dakwah Islamiyah, Yahudi -&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;dengan bantuan negara-negara kafir&lt;/span&gt;- menjajah tanah suci (Palestina) dan mendirikan sebuah negara baru di dalamnya pada tahun 1948 M hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya ummat Islam kembali bersatu dan mengenyampingkan semua kepentingan-kepentingan madzhab, golongan ataupun aliran guna menghidupkan kembali masyarakat madani seperti zaman keemasan Islam dahulu. Terbukti dengan bersinerginya ummat Islam dapat menggetarkan dunia, sebut misalnya Denmark, ketika muncul fatwa mengenai boikot produk-produknya -akibat ulah tangan para penghina Nabi ummat ini- mengalami kerugian yang tidak terkira, muslimah Turki akhirnya diperbolehkan menggenakan jilbab dalam perkuliayahan maupun perkantoran dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;E. Sinergitas Dalam Meraih Izzul Islam Wa Muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah Swt. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan merka adalah orang-orang yang fasik.&lt;/span&gt;" (Ali Imran [3] 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumya kita telah membicarakan sinergitas ummat pada era teknologi informasi, mari kita melangkah kepada tujuan dari sinergi itu sendiri, yakni meraih ‘&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;izzul Islam wal muslim&lt;/span&gt; (kemuliaan Islam dan kaum muslimin). Karena suatu aktivitas tanpa tujuan hanyalah kebodohan, maka, demi meraih kemuliaan tersebut sebagai tujuan diperlukan kesadaran umat untuk bersinergi. Bukankah dengan kemulian Islam berdampak positif bagi kemajuan umat, seperti abad-abad pertama Hijriyah, ketika Rasulullah Saw membawa risalah suci dengan tujuan yang mulia akhrinya terbentuk masyarakat madani di Yatsrib (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Madinah Munawwarah&lt;/span&gt;), Khalifah Ar-Rasyidun, dengan tujuan yang mulia mampu mengadakan futuhat-futuhat (pembebasan) diberbagai belahan dunia, Shalahuddi al-Ayyubi dengan tujuan yang mulia akhirnya dapat membebaskan al-Quds dengan perdamaian dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinergitas dalam meraih kemuliaan Islam dan muslimin sangatlah diperlukan guna mempermudah jalan dakwah terlebih di era teknologi dan informasi yang mana arus perubahan begitu radikal, sehingga sarana-sarana yang ada haruslah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka dari itu, umat Islam harus mampu menguasai teknologi informasi dan menfokuskannya pada salah satu bidang agar efektif, yang seterusnya -&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;bersama-sama dengan muslimin yang lain&lt;/span&gt;- mendakwahkan Islam melalui sarana yang dikuasainya dan kesemuanya itu tidak lain hanyalah untuk &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;izzul Islam wal muslimin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;F. Ikhtitam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelajar Islam Indonesia (PII) merupakan salah satu contoh institusi yang mengkolektifkan masa guna meraih &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;‘izzul Islam wal muslimin&lt;/span&gt;. Sebagaimana yang termaktub dalam falsafah pergerakan PII bahwasannya organisasi tersebut bangkit atas dasar keinsyafan dan kesadaran akan tanggung jawab serta keyakinan terhadap Islam, serta kesadaran melatih diri dalam mengemban perjuangan menegakkan &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;izzul Islam wal muslimin&lt;/span&gt;. PII adalah bagian dari mata rantai perjuangan umat Islam, dalam menjalankan misinya senantiasa perpegang teguh pada khittah perjuangan yang jelas dan tagas berasakan kepada aqidah dan kaidah Islam sebagai suatu kebenaran yang berasal dari Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;Tak ayal lagi, bahwasannya pentingnya teknologi informasi sebagai sarana dakwah dengan sinergitas umat guna meraih &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;izzul Islam wal mulimin&lt;/span&gt; merupakan suatu keharusan yang tidak mungkin kita abaikan. Karena perang yang terjadi saat ini tidak lagi dengan senjata melainkan dengan perubahan paradigma, merubah paradigma bisa terjadi sangat cepat seiring adanya informasi yang masuk dengan pesat dan hal itu hanya dapat diaplikasikan pada era teknologi informasi. Semoga makalah singkat ini dapat mebantu kita dalam berdiskusi lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;*Tulisan ini disajikan untuk persyaratan Intermediate Training PII di Mesir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Referensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Al-Quran&lt;br /&gt;2. Banu Israil fil Quran wa sunah, lifadhilatil Imam Akbar Dr. Sayyid Thanthawi syaikh al-Azhar dar Syuruq Kairo&lt;br /&gt;3. Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia, Wawan Wardiana&lt;br /&gt;4. Situs Resmi Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia&lt;br /&gt;5. www.republika.co.id&lt;br /&gt;6. Situs Resmi Badan Penelitian dan Pengembangan SDM - Depkominfo RI&lt;br /&gt;7. http://www.al-islam.com/ind &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7625142566192973661?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7625142566192973661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7625142566192973661' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7625142566192973661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7625142566192973661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/peran-umat-islam-di-era-teknologi.html' title='Peran Umat Islam di Era Teknologi Informasi*'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-6015868854954528162</id><published>2008-12-16T01:49:00.002+02:00</published><updated>2009-04-06T10:44:59.056+02:00</updated><title type='text'>Obat Awet Muda dari Bang Rhoma</title><content type='html'>Apabila anda mau awet muda&lt;br /&gt;sesungguhnya mudah sekali obatnya&lt;br /&gt;Usahakan selalu gembira&lt;br /&gt;Walau sesenpun uang tak punya&lt;br /&gt;Kalau perlu banyak-banyaklah tertawa&lt;br /&gt;Tetapi jangan seperti orang gila&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang sudah tumbuh uban di kepala&lt;br /&gt;Walau sudah tua coba berjiwa muda&lt;br /&gt;Juga bagi orang yang tak bergigi lagi&lt;br /&gt;Pasang gigi palsu kembali muda lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau mendengar nasehat saya&lt;br /&gt;Pasti anda akan melihat hasilnya&lt;br /&gt;Sepuluh tahun kan lebih muda&lt;br /&gt;Dari usia anda semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda mau awet muda &lt;br /&gt;Coba lakukan saya punya bicara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.fileden.com/files/2008/12/12/2220675/Rhoma%20Irama%20-%20Awet%20Muda.mp3"&gt;Rhoma Irama - Awet Muda.mp3&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-6015868854954528162?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/6015868854954528162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=6015868854954528162' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6015868854954528162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6015868854954528162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/apabila-anda-mau-awet-muda-sesungguhnya.html' title='Obat Awet Muda dari Bang Rhoma'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-3304023069338165628</id><published>2008-12-15T11:25:00.003+02:00</published><updated>2009-04-06T10:45:18.278+02:00</updated><title type='text'>THAHÂRAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Thaharah secara bahasa berarti suci ataupun menghilangkan kotoran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalil wajibnya Thahârah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-Quran, As-Sunnah dan Ijma ulama telah memberikan dalil akan wajibnya Thaharah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; "&gt;Al-Quran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Firman Allah Swt “&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Hai orang-orang  yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku dan, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah ”(&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  font-style: normal; line-height: 17px; font-family:Calibri;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Q.S. Al-Maidah [5] 6)&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  line-height: normal; font-family:Georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; “Dan pakainmu bersihkanlah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;”(&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  line-height: 17px; font-family:Calibri;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Q.S Al-Mudatsir [74] 4)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dua ayat diatas menunjukkan akan pentingnya Thaharah, disamping dalil tersebut merupakan dalil sharih yang menunjukkan akan wajibnya membasuh muka,&lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; kedua tangan, kedua kaki dan mengusap kepala bagi siapa saja yang ingin mendirikan shalat. Tidak hanya itu bahkan dalil ini juga berlaku terhadap kebersihan pakaian, walaupun yang ayat tersebut ditunjukkan kepada Rasulullah Saw akan tetapi ketetapan Allah terhadap Muhammad Saw juga berlaku kepada ummatnya kecuali ada dalil yang menunjukkan bahwwa hal tersebut khusus untuk Rasulullah Saw sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; "&gt;As-Sunnah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN"  style="line-height: 115%;  font-family:Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia; line-height: normal; "&gt;&lt;span lang="IN"  style="line-height: 115%;  font-family:Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dari Shahih Muslim dengan Syarah Nawawi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;bahwasannya Rasulullah Saw bersabda: &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Tidak diterima shalatnya seseorang tanpa bersuci dan sedekah dari ghulul&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;  (Yang dimaksud ghulul adalah pengkhianatan (ketidak jujuran), arti asalnya Ghulul adalah mencuri harta rampasan perang sebelum masa pembagian.)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al –Ijma&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak dari masa Rasulullah hingga saat ini umat telah sepakat akan wajibnya Thaharah tanpa ada satupun yang mengingkarinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terjemah bebas diktat Fiqih Tingkat I Al-Azhar, Kairo 12 Juli 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-3304023069338165628?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/3304023069338165628/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=3304023069338165628' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3304023069338165628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3304023069338165628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/thahrah.html' title='THAHÂRAH'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-3086292218514580490</id><published>2008-12-13T12:57:00.001+02:00</published><updated>2009-04-06T10:45:55.204+02:00</updated><title type='text'>Haramkah Musik</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernah ketika harus kerja &lt;i&gt;part time&lt;/i&gt; sehabis kuliah menjadi operator warnet, saya kedatangan pengunjung asal Rusia (?). Di dalam warnet yang terletak di kawasan Gamie' Nasr City Cairo tersebut saya mendengarkan alunan musik yang merdu dari Yusuf Islam, Friends &amp;amp; Children. Lantunan lagu yang berjuldul I look, I see itu menggambarkan betapa indahnya perjuangan seorang Ibu, Pentingnya Al-Quran, Rukun Islam dan nilai-nilai kebaikan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari &lt;i&gt;mengutak-atik&lt;/i&gt; blog tiba-tiba orang Rusia tadi menghampiriku dan berkata "&lt;i&gt;Akhi hal yumkinu an taqfala al-musiqa, Hadza Haram, anta muslim ?&lt;/i&gt;" "Hai saudaraku, Bisa tolong kamu matikan musiknya, ini haram, kamu muslim?' dengan tenang &lt;span class="selengkapnya"&gt;dan tegas saya menjawa "&lt;i&gt;Na'am&lt;/i&gt;" "Ya". kemudian saya balik bertanya, “kenapa haram?” teman saya tersebut hanya menjawab “ini haram”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan singkat itu mengingatkan saya akan &lt;i&gt;muqorrar&lt;/i&gt; yang ditulis oleh Prof. Dr Bakar Zaki ‘Iwadl, Dosen fakultas Dakwah dan  Kebudayaan Islam di Universitas Al-Azhar Kairo. Dalam tulisannya beliau menerangkan tentang masih diperbolehkannya musik asal mengajak kepada kebaikan dan tidak menimbulkan fitnah. berikut catatan saya yang terinspirasi dari tulisannya Prof.Dr. Bakar. Semoga teman-teman dapat menikmati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, rohani juga butuh pengolahan sebagaimana jasad butuh olah raga. salah satu yang membuat jiwa saya tersa tenang adalah ketika mendengarkan musik, karena dengan demikian kerja yang saya lakukan akan terasa lebih ringan, &lt;i&gt;enjoy&lt;/i&gt;,&lt;i&gt; rilex&lt;/i&gt; atau bahasa yang sama dengan itu. Lantas, apakah tetap haram?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Emang sih&lt;/i&gt; Para Jumhur Ulama mengaharamkan musik, namun demikian, ada juga&lt;i&gt; lho&lt;/i&gt; sebagian ulama yang menghalalkannya, berikut &lt;i&gt;deh&lt;/i&gt; dalil mereka yang membolehkan musik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada dua tetangga Nabi Saw bernyanyi di rumah Rasul Saw pada hari raya, kemudian Abu Bakar melarang mereka dengan berkata: Bagi Nabi Saw musik merupakan seruling Syithan. akan tetapi Rasul Saw memerintahkan Abu Bakar untuk membiarkan mereka berdua Sabda Nabi Saw : “&lt;i&gt;Biarkan mereka Abu Bakar, karena hari ini adalah hari raya (Hari Ied)&lt;/i&gt;”. (Al-Bukhari 2/20. Muslim Kitab Al-‘îdain No. Hadits 17)&lt;br /&gt;2. Ketika Kaum Anshar menyambut kedatangan Nabi Saw. dengan lantunan "&lt;i&gt;Thala‘al Badru ‘alaina...&lt;/i&gt;". Dan Rasul Saw tidak melarang mereka, seandainya musik haram tentunya Rasul Saw melarangnya. (&lt;i&gt;Ar- Ráhiqu'l Makhtum&lt;/i&gt; 164)&lt;br /&gt;3. Ketika membangun Masjid Nabawi para Sahabat Rasul Saw melantunkan lagu, dan Rasul Saw tidak melarang mereka bahkan ikut melantunkannya. (Al-Bukhari 5/140. Muslim 1430)&lt;br /&gt;4. Tatkala seorang pemudi Anshar menikah, namun suasana pernikahannya terlihat sepi hingga hal ini terdengar oleh Nabi Saw, lantas Baginda Saw memerintahkan untuk memukul rebana agar suasana pernikahan terlihat meriah. (&lt;i&gt;Majma‘a al-zawaid&lt;/i&gt; 4/209), (&lt;i&gt;Itháf&lt;/i&gt; 4/493)&lt;br /&gt;5. Sebagian sahabat ada yang mengembala unta di malam hari sambil bernyanyi sedang Rasul Saw ada di antara mereka dan tidak melarang perbuatan tersebut. (&lt;i&gt;Dirását fî'n Nudzumi'l Islamiyah, 181/ Diktat tingkat I 2006/2007 Fak.Ushuludin Univ. Al-Azhar Kairo&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah cuplikan singkat alasan masih diperbolehkannya musik, untuk lebih jelas teman-teman bisa membaca Imam Ghazali dalam buku fenomenalnya yang berjudul "&lt;i&gt;Ihyá ‘Ulumu'd Dîn&lt;/i&gt;" dalam Bab "&lt;i&gt;As-Sim‘á&lt;/i&gt;". Di buku tersebut ia menyebutkan pendapat-pendapat para ulama yang pro dan kontra serta memperkuat (&lt;i&gt;mentarjih&lt;/i&gt;) dalil yang dipandangnya lebih benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, silahkan saja mendengarkan musik yang membuat jiwa kita tenang, menyegarkan fikiran, atau bahkan semakin menimbulkan semangat beragama, seperti lagu Bang Rhoma, Nasyid, Ungu reliji dan lain sebagainya. Dengan catatan, lirik-lirik musiknya haruslah mengajak kepada kebaikan dan tidak menimbulkan fitnah. Gampang kan...&lt;i&gt;Wallahu a‘lam bishawáb&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-3086292218514580490?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/3086292218514580490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=3086292218514580490' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3086292218514580490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3086292218514580490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/haramkah-musik.html' title='Haramkah Musik'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-6917779243291595290</id><published>2008-12-12T12:55:00.001+02:00</published><updated>2009-04-06T10:47:39.518+02:00</updated><title type='text'>Hikmah Disyariatkannya Shalat</title><content type='html'>Shalat merupakan hal yang paling urgen dalam Islam setelah dua kalimat syahadat sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Jabir bahwasannya Rasulullah Saw bersabda “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Batasan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Diantara  seseorang dengan Kekufuran adalah meninggalkan shalat&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat dapat memperkuat hubungan antara hamba dan Rabnya dengan demikian akan timbul kepuasan rohani yang menenangkan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat sebagai jalan menuju kemenangan dan kebahagiaan, juga sebagai penghapus dosa-dosa kecil,&lt;span class="selengkapnya"&gt; firman Allah Swt “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusuk dalam shalatnya” &lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; font-style: normal; "&gt;( &lt;span lang="IN" style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;Q.S. Al-Mu’minun [23] 1-2&lt;/span&gt; ) &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;kemudian&lt;/span&gt; “Sesungguhnya manusia diciptakan besifat keluh kesah lagi kikir kecuali orang-orang yang mengrjakan shalat&lt;/span&gt;”(&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language: IN;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;Q.S Al-Ma‘ârij [70] 19 - 22)&lt;/span&gt; Rasulullah Saw bersabda &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;“Apakah kalian memperhatikan jikalau rumah salah saorang dari kalian terdapat sungai yang mengalir kemudian dia mandi di sungai tersebut sehari lima kali, maka apa yang kalian ucapkan, apakah masih tersisa kotoran di badannya, para sahabat menjawab: sedikitpun kotorannya tidak tersisa kemudian sabda Rasul Saw: begitulah perumpamaan shalat lima waktu Allah menghapus dosa-dosa kecil dengannya&lt;/span&gt;”(&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language: IN;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;As-Sunan Al-Kubra li’l l-Baihaqi )&lt;/span&gt; . Dan dalam hadits yang lain diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Rasulullah Saw bersabda “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Shala-shalat lima waktu dan shalat Jum‘at sebagai penghapus dosa-dosa kecil selama diantara keduannya tidak tercampur dengan dosa besar&lt;/span&gt;” (&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language: IN;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;Sunan At-Tirmidzi )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu ada keuntungan sendiri bagi individual masing-masing ketika mengerjakan shalat diantarannya ialah bertambah dekatnnya hamba kepada Rabnya sehingga dalam keadaan apapun tetap meminta pertolongan kepada Allah Swt “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu amatlah berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk&lt;/span&gt;”(&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; "&gt;Q.S. Al-Baqarah [2] 45)&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sepercik hikmah shalat sebagai penenang ruhani setelah lama lalai dengan kesibukan dunia, juga pelatihan bagi seorang hamba agar dapat mencintai kedisiplinan, hukum, pekerjaan dan segala urusan kehidupan, begitu pula, shalat mengajarkan kepada kita untuk menghormati waktu, hal ini sesuai dengan aturan shalat yang harus didirikan pada waktunya. Dan masih banyak lagi percikan-percikan yang lain yang dirasakan bagi individu maupun masayrakat secara luas. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Wallâhu a‘lam bi’s s-Shawwâb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Kairo, 14 Juli 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-6917779243291595290?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/6917779243291595290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=6917779243291595290' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6917779243291595290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/6917779243291595290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/hikmah-disyariatkannya-shalat.html' title='Hikmah Disyariatkannya Shalat'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-4152182232141429</id><published>2008-12-12T11:39:00.001+02:00</published><updated>2009-04-06T10:48:03.172+02:00</updated><title type='text'>Sharing "Mahasiswa dan Politik" di Milis PMIK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Wed, 11/26/08, Tirto Adhi &lt;/span&gt;&lt;tirto_adhi@yahoo. com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/tirto_adhi@yahoo.&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;tirto_adhi@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: Tirto Adhi &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;tirto_adhi@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Wednesday, November 26, 2008, 8:02 PM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kehadiran Pak Din Syamsuddin kembali menyegarkan adrenalin muda Masisir untuk melangkah menuju idealisme yang beliau sebut "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;why not the best&lt;/span&gt;". Acaranya memang singkat, namun kader dan simpatisan Muhammadiyyah semangat bukan kepalang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Banyak butiran mutiara yang terlontar, namun tak teraih semua. Diantaranya ialah tentang teologi al Ma'un. Bahwa K.H. Ahmad Dahlan pernah dikeluhkan muridnya. Sudah berbulan-bulan mengaji masih mengulang ayat-ayat tentang ciri-ciri orang yang mendustakan agama tersebut. Untuk menjawabnya, kalimat pilihan beliau cukup bijak, Jaami' wa Maani' "sudahkah anda menyantuni yatim piatu, berapa perut kaum miskin yang sudah kau kenyangkan?". Bangkitlah organisasi itu hingga beranggota 35 juta, dengan pemahaman sebuah pelayanan, amal khidami, bukan semata 'salih' sendiri, khusyu dipojok mesjid tapi umat miskin menjerit-jerit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Seperti itulah kapasitas visi seorang Muslim sejatinya, maslahat umat. Karena, menjadi 'Salih' bukanlah tujuan akhir Islam, melainkan sebuah transformasi sosial yang menyeluruh menuju bentuk masyarakat ideal, miniatur masyarakat madinah zaman Rasulullah. "Wa maa arsalnaaka illa kaaffatan linnaasi basyiiro wa nadziiroo". Sehingga yang ada di otak dan perasaan seorang Mahasiswa Muslim Indonesia bervisi ialah "tahqiiq muroodullah" khususnya di Indonesia. Tidak harus berarti penegakan daulah Islam Indonesia secara revolusioner, karena memang tidak atau belum diperlukan. Namun hal yang lebih substansial dan mendesak ialah bagaimana setiap mahasiswa, terlebih seorang Azhary mampu menyemai prinsip-prinsip Islam yang didapatnya dari Azhar, Muhammadiyyah, NU, PERSIS, Kajian-kajian, pada masyarakat secara luas dengan dua cara.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Pertama, menebar Islam dirakyat umum&lt;/span&gt;. Hingga nilai-nilai tersebut merembes pada darah daging mereka dan menjadi budaya. Juga sampai pada tahap masyarakat sendiri lah yang sadar dan menginginkan nilai-nilai itu terinstitusikan dan terlegalkan dalam kebijakan pemerintahan. Dengan begitu, akan ada matching point antara kebijakan beberapa daerah yang mulai menginginkan hidup bersumber substansi Islam dengan keinginan natural masyarat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Kedua, menebar Islam dipusat-pusat kebijakan.&lt;/span&gt; "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Afdhalu al A'maal al akhdu bil wilaayah&lt;/span&gt;" seperti kata Ibnu Taimiyyah. Mengapa? Karena teriakan kebaikan seorang guru SMP tidak sama dengan obrolan ringan seorang menteri Pendidikan. Penampilan rapi, santun, berjilbab seorang ibu rumahan berbeda dengan kerudung biasa seorang Dosen atau Dokter Wanita. Yang berbeda hanyalah pengaruh dan status sosial. Bukan karena masyarakat Indonesia silau duniawi, tapi memang begitulah tabiat sosial masyarakat, dimanapun. Diantara pusat-pusat kebijakan seperti rektorat, perusahaan, organisasi pemuda, LSM, yang paling berpegaruh besar ialah politik dan pemerintahan. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Oleh karena pengaruhnya yang lebih besar untuk mengakomodasi '&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;muroodulloh&lt;/span&gt;', maka sangat bodoh jika seorang mahasiswa apalagi Masisir masih sungkan beramal Islami memasuki dunia politik dengan alasan menjaga independensi mahasiswa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Hanya para pengecutlah yang tidak berani dan tak mampu menjaga idealisme nya sendiri. Karena, mahasiswa muslim yang beranilah, yang kata Chairil Anwar "Berselempang semangat tak kenal mati" yang mampu melantangkan ide-idenya sehingga merubah arah politik nasional sebagaimana Bung Hatta dan Bung Tomo, bukan larut.&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sehingga keraguan mahasiswa muslim untuk menebar nilai Islam didunia politik bukanlah karena pengakuan kesucian independensinya yang digembar-gemborkan, melainkan karena kepengecutan dan kelembekan idealisme pribadi dalam berhadapan dengan tantangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mengapa hal ini penting? Karena "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Inna Hadza addiin laa yatahaqoqu illa bi juhdi al basyar&lt;/span&gt;" seperti kata salah satu ulama Mesir. Jika tak ada lagi mahasiswa 'salih' yang lantang untuk menebar Islam di pusat-pusat pengambilan kebijakan, maka bersiaplah, pemimpin-pemimpin politik, aleg, rektor, menteri, pengusaha, ketua-ketua organisasi, birokrat, hanya akan diisi orang yang tidak'salih' , yang tidak lantang untuk menebar Islam. Yang akhirnya menyebabkan ketimpangan sosial, masyarakat menuju Islam dan para pengambil kebijakan melarangnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jika teologi al Ma'un Ahmad Dahlan pada murid-muridnya difahami lagi pada zaman sekarang, tampaknya ia jauh lebih 'membakar' energi kaum muda muslim untuk, bukan hanya berjalan, tapi berlari, dalam menebar kebaikan Islam dan menerjemahkannya dalam konteks ke-Indonesia- an&lt;/span&gt;. Bukan hanya menyantuni piatu dan mengenyangkan yang miskin lagi, tapi juga perlindungan nasib PKL, solusi bagi yang di PHK, pembinaan remaja yang mabok, mahasiswi yang jualan 'ayam' di 'kampus', pejabat diskotik yang sogok dewan, pertolongan untuk kakek yang dipersulit administrasi rumah sakit pemerintah, atau singkatnya apa yang kata pak Din Syamsudin 3 K plus 1. Kemiskinan, Kebodohan, Keterbelakangan, dan Kesulitan Bersatu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kesimpulannya kalimat mutiara KH. Ahmad Dahlan akan menemukan maknanya, serta ledakan momentum perubahan bangsa jika mahasiswa muslim memulai aksi pada dua sisi. 1, Penemaran nilai-nilai Islam di masyarakat umum, 2, Infiltrasi penerjemahan konsep-konsep Islam pada pusat-pusat kebijakan publik dan pengambilan kebijakan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;25 November 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Tirto Adhi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Wed, 11/26/08, Andy Hariyono &lt;/span&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: Andy Hariyono &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: Re: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Wednesday, November 26, 2008, 11:20 PM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Hemat bukan berarti Pelit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Bismillah&lt;/span&gt;, senang rasanya mendegar Pak Din berjodoh dengan Nil sehingga menyegarakan semangat para aktifis masisir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bang Tirto yang saya hormati, mungkin saya akan sharing di sini mengenai poin ke dua dari e-mail anda yang bertuliskan "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;yang paling berpegaruh besar ialah politik dan pemerintahan. Oleh karena pengaruhnya yang lebih besar untuk mengakomodasi 'muroodulloh' , maka sangat bodoh jika seorang mahasiswa apalagi Masisir masih sungkan beramal Islami memasuki dunia politik dengan alasan menjaga independensi mahasiswa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Saya kurang sepakat dengan poin dari perkataan anda bahwa mahasiswa yang menjaga independensinya dari dunia politik adalah mahasiswa bodoh. Karena seorang akademisi dituntut untuk berpendirian demikian (independen) , agar tidak terlibat ataupun masuk ke dalam ideologi kepentingan politik itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Secara umum berpolitik dalam kancah pemerintahan diyakini sebagai perebutan kekuasaan, aktornya kita kenal dengan istilah politikus. Akan tetapi jikalau title tersebut disandang oleh seorang akademisi (Pelajar, Mahasiswa, Guru, Dosen) yang berjalan di atas jalur Pendidikan tentu akan berimplikasi pada Pendidikan itu sendiri. Wal hasil lembaga pendidikan/tempat pendidikan/ atau bahkan PPMI dan Kekeluargaan akan menjadi lembaga kepentingan politik. dan yang lebih bahaya lagi kemungkinan terjadinya pendidikan yang dipolitisir atau dakwah yang dipolitisir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Pendidikan yang dipolitisir akan memformat pemikiran para pendidik –dalam hal ini baik Dosen, Guru, Mahasiswa, Pelajar- yang semula bertujuan mencerdaskan bangsa, berubah untuk meloloskan pengaruh kelompok ataupun partai tertentu, dan tidak menutup kemungkinan perkembangan prestasi (Pelajar ataupun Mahasiswa) akan dikaitkan dengan keberpihakan mereka terhadap partai politik itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kondisi perpolitikan di era Bung Tomo dan Bung Hatta jelas tidaklah sama dengan kondisi perpolitikan pada saat ini, waktu itu Bung Hatta terjun ke dunia politik karena ingin membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan dan mempersatukan bangsa Indonesia dengan NKRI begitu pula dengan Bung Tomo. Kita patut mencontoh mereka dalam keberaniannya melawan pemerintahan yang dzalim, tapi itu bukan berarti Mahasiswa harus menerjunkan diri ke dunia politik ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Perlu dipertimbangakan Bang Tirto, dengan independensinya Mahasiswa mampu menggulirkan Pemerintahan -&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Soekarno dan Soeharto&lt;/span&gt;- yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan rakyat, ataupun mendesak pemerintah –&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Di sini bisa DPR, MPR dan Presiden&lt;/span&gt;- untuk bersikap bijak terhadap rakyat. contohnya BBM yang melambung tinggi Mahasiswa mana yang setuju ?, UAN yang “menghantui” Pelajar, Mahasiswa Demo, dan lain sebagainya. Jikalau para mahasiswa tersebut masuk ke dunia politik tinggal pilih, menjadi koalisi pemerintah atau oposisi, dalam artian akan terikat dengan sistem politik yang mengkerdilkan daya kritis para mahasiswa itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mengenai perkataan ulama Mesir tersebut, anda tidak perlu khawatir saya kira, mungkin saja itu bisa terjadi di Mesir tapi tidak untuk Indonesia. karena Bangsa Indoneisa (yang saya tahu) sudah dewasa dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terakhir, silakan saja Mahasiswa belajar Berpolitik, bagaimana Paradigma para politikus dan lain sebagainya. Jikalau ingin terjun ke dunia Politik silakan jadi Politikus tapi Lepaskan baju Mahasiswa anda. Dan tidak terjunya mahasiswa ke dalam dunia politik bukan berararti Pengecut tetapi mahasiswa punya jalan sendiri untuk merubah bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Ingat Hemat bukan berarti Pelit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;YonZ&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Fri, 11/28/08, kholid muslih &lt;/span&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: kholid muslih &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: Re: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Friday, November 28, 2008, 7:55 AM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Wah menarik nih, bisa ikut sharing ....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Bismillah&lt;/span&gt;, senang rasanya mendegar Pak Din berjodoh dengan Nil sehingga menyegarakan semangat para aktifis masisir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Setuju, masisir butuh pencerahan secara terus menerus agar lebih cepat mencapai kematangan dan kedewasaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bang Tirto yang saya hormati, mungkin saya akan sharing di sini mengenai poin ke dua dari e-mail anda yang bertuliskan "yang paling berpegaruh besar ialah politik dan pemerintahan. Oleh karena pengaruhnya yang lebih besar untuk mengakomodasi 'muroodulloh' , maka sangat bodoh jika seorang mahasiswa apalagi Masisir masih sungkan beramal Islami memasuki dunia politik dengan alasan menjaga independensi mahasiswa."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Saya kurang sepakat dengan poin dari perkataan anda bahwa mahasiswa yang menjaga independensinya dari dunia politik adalah mahasiswa bodoh. Karena seorang akademisi dituntut untuk berpendirian demikian (independen) , agar tidak terlibat ataupun masuk ke dalam ideologi kepentingan politik itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Mas Andi,  Emang ada apa dengan ideologi kepentingan politik mas,  dan apa salahnya jika masuk ke dalam ideologi kepentingan politik itu sendiri ....  sejak kapan ideologi kepentingan politik itu bermasalah ..  ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;yang menjadi masalah adalah ideologi kepentingan politik yang kotor ... sementara ideologi kepentingan politik itu sendiri tidak berkelamin (kotor atau bersih). yang menentukan kelamin adalah para pelakunya .... contoh sederhana ..... yang menjatuhkan pak harto adalah ideologi kepentingan politik juga, tapi yang idealis dan mulia .....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Secara umum berpolitik dalam kancah pemerintahan diyakini sebagai perebutan kekuasaan, aktornya kita kenal dengan istilah politikus. Akan tetapi jikalau title tersebut disandang oleh seorang akademisi (Pelajar, Mahasiswa, Guru, Dosen) yang berjalan di atas jalur Pendidikan tentu akan berimplikasi pada Pendidikan itu sendiri. Wal hasil lembaga pendidikan/tempat pendidikan/ atau bahkan PPMI dan Kekeluargaan akan menjadi lembaga kepentingan politik. dan yang lebih bahaya lagi kemungkinan terjadinya pendidikan yang dipolitisir atau dakwah yang dipolitisir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Perebutan kekuasaan tidak selamanya bermasalah atau kotor, sebagaimana politik tidak selamanya kotor.  Antara para sahabat ada perebutan kekuasaan (seperti di Saqifah Bani Sa'idah), tapi tidak untuk tujuan yang kotor. Bahkan munculnya Rasulullah adalah dalam rangka merebut kekuasaan dan dominasi politik Kuffar Kuraisy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jika kekuatan politik saat ini ada ditangan orang-orang kotor, perlu direbut agar menjadi bersih, dan itu disebut dengan poltitik dan perebutan kekuasaan juga, tapi untuk tujuan yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tentang implikasi politik terhadap mahasiswa/pendidika n/PPMI/kekeluarg aan/ /dakwah/  dan lain lain, juga tidak bisa secara mutlak dikhawatirkan, karena ... tergantung kekuatan politiknya .... kalo poltik yang dibawa dan kepentingan yang dibawa adalah politik bersih, dan membawa maslahat bagi umat, maka ... penolakan menjadi penolakan yang buta ... sekedar menolak hanya karena bahwa ia adalah politik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Pendidikan yang dipolitisir akan memformat pemikiran para pendidik –dalam hal ini baik Dosen, Guru, Mahasiswa, Pelajar- yang semula bertujuan mencerdaskan bangsa, berubah untuk meloloskan pengaruh kelompok ataupun partai tertentu, dan tidak menutup kemungkinan perkembangan prestasi (Pelajar ataupun Mahasiswa) akan dikaitkan dengan keberpihakan mereka terhadap partai politik itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tergantung yang mempolitisir, jika yang mempolitisir pelaku politik kotor maka hasilnya seperti yang anda sampaikan, tapi jika yang mempolitisir adalah orang-orang yang bersih, cerdas dan memiliki idealisme, maka Dosen/mahasiswa/ pelajar akan menjadi lebih cerdas dan berprestasi dari pada ketika dipolitisir oleh orang-orang yang anti politik tapi berniat kotor.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Terkadang bisa saja (indenpendensi mahasiswa) dipolitisir oleh yang anti politik untuk kepentingan politik dia yang tidak mulia ....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kondisi perpolitikan di era Bung Tomo dan Bung Hatta jelas tidaklah sama dengan kondisi perpolitikan pada saat ini, waktu itu Bung Hatta terjun ke dunia politik karena ingin membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan dan mempersatukan bangsa Indonesia dengan NKRI begitu pula dengan Bung Tomo. Kita patut mencontoh mereka dalam keberaniannya melawan pemerintahan yang dzalim, tapi itu bukan berarti Mahasiswa harus menerjunkan diri ke dunia politik ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lalu melalui jalan apa  .... politik moral memang pilihan, tapi bukan satu-satunya pilihan bagi mahasiswa, apalagi mencela yang terjun ke dunia politik yang bersih ... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Perlu dipertimbangakan Bang Tirto, dengan independensinya Mahasiswa mampu menggulirkan Pemerintahan -Soekarno dan Soeharto- yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan rakyat, ataupun mendesak pemerintah –Di sini bisa DPR, MPR dan Presiden- untuk bersikap bijak terhadap rakyat. contohnya BBM yang melambung tinggi Mahasiswa mana yang setuju ?, UAN yang “menghantui” Pelajar, Mahasiswa Demo, dan lain sebagainya. Jikalau para mahasiswa tersebut masuk ke dunia politik tinggal pilih, menjadi koalisi pemerintah atau oposisi, dalam artian akan terikat dengan sistem politik yang mengkerdilkan daya kritis para mahasiswa itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mahasiswa yang selalu dijecoki dengan anti politik, tentu tidak akan mau lagi bergerak untuk menumbangkan kedzaliman karena dianggap masuk ke ranah politik, tidak mau lagi terjun untuk demontrasi menentang pemerintah yang tidak pro kepentingan rakyat ..... yang menentang kedzaliman itu mayoritas mahasiswa yang berafiliasi ke keuatan real politik, bukan mahasiswa yang selalu mengangkat indenpendensi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;mas andy bisa menganalisa, mahasiswa yang anti politik, selama menjadi mahasiswa pikirannya hanya satu .... cepat selesai studi, lalu cepat-cepat cari kerja ... terutama jadi pegawai dan pejabat ...  mereka menjadi lebih tidak kritis, tidak memiliki kepedulian .... dan setelah menjadi pejabat, sebagian mereka ada  yang justru melestarikan budaya statusquo .....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mahasiswa yang terlatih terjun ke dunia politik yang bersih, justru lebih jeli, tidak asal membeo, karena induknya bisa berkoalisi dengan tetap kritis, dan tetap obyektif walau menjadi opisisi. Kalaupun induknya tidak bisa melakukan tugas ini, maka ia tetap bisa kritis walaupun terhadap induknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jadi masuk ke dunia politik yang bersih justru melatih ketajaman dan kepekaan serta kekritisan bukan sebaliknya .... permasalahnnya terletak pada kepada kekuatan poltiti mana dia berafiliasi. ... bukan pada kekuatan politik itu sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mengenai perkataan ulama Mesir tersebut, anda tidak perlu khawatir saya kira, mungkin saja itu bisa terjadi di Mesir tapi tidak untuk Indonesia. karena Bangsa Indoneisa (yang saya tahu) sudah dewasa dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terakhir, silakan saja Mahasiswa belajar Berpolitik, bagaimana Paradigma para politikus dan lain sebagainya. Jikalau ingin terjun ke dunia Politik silakan jadi Politikus tapi Lepaskan baju Mahasiswa anda. Dan tidak terjunya mahasiswa ke dalam dunia politik bukan berararti Pengecut tetapi mahasiswa punya jalan sendiri untuk merubah bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Terakhir, tidak ada alasan untuk tidak terjun ke politik yang bersih, agar bisa belajar politik yang bersih sejak dini, sehingga nantinya ketika terjun menjadi politisi, bisa menjadi politisi yang baik, jujur dan bertanggung jawab, mampu melakukan perubahan yang berarti bagi bangsa dan umat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Walaupun nantinya tidak terjun keduani politik, maka dia cukup cerdas untuk tidak dengan mudah dipolitisi oleh kepentingan politik kotor. Karena sudah well inform dan sudah terlatih ... untuk mensikapi dunia politik yang memang penuh jebakan ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Menurut hemad saya, tidak pernah ada indenpendsi yang murni. Indenpendensi yang murni hanya ada pada keperpihakan yang utuh dan total kepada kebenaran dan kebaikan. Selain itu, siapapun yang mengaku independen, itu hanya pengakuan tanpa bukti. Tiak lebih. orang seperti itu bisa lebih kejam dan jahat dari orang-orang yang ia tuduh tidak independen hanya karena berafiliasi dengan kekuatan politik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ingat Hemat bukan berarti Pelit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Naam muwafiq, Khoirul kalam ma qaala wa dalla.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;semoga tidak terlalu tabdzir kata-kata yang tidak perlu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Mohon maaf jika kurang/tidak berkenan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Chaled_ms&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;madrasahduat. blogspot. com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Catatan tidak bertepi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Layari hidup penuh arti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Sat, 11/29/08, Andy Hariyono &lt;/span&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: Andy Hariyono &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: Re: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Saturday, November 29, 2008, 12:06 AM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Abu Azzam yang saya Banggakan... .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sebelumnya, agar pengertian Politik di sini tidak meluas, mungkin perlu kita petakan politik apa yang dimaksud. karena email saya hanya memfokuskan mahasiswa untuk tidak terjun ke dunia politik (Parpol). &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Bukan berarti saya alergi parpol lho ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bagi saya, Justru dengan ketidak jelasan kelamin itu perlu dihindari oleh Mahasiswa yang -seharusnya- bergerak di jalan yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;"&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Jika kekuatan politik saat ini ada ditangan orang-orang kotor, perlu direbut agar menjadi bersih, dan itu disebut dengan poltitik dan perebutan kekuasaan juga, tapi untuk tujuan yang mulia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kalau kondisinya sekronis itu, Mahasiswa juga akan turun tangan dengan "politiknya" sendiri bukan dengan terjun ke dunia politik. Mungkin kasus PKI bisa menjadi contoh, dimana PKI yang menyebarkan paham komunisme "dibabat" oleh masyarakat -&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;di dalamnya ada mahasiswa dan pelajar&lt;/span&gt;- kala itu, termasuk kasus Soeharto yang antum sebutkan, bukan Parpol yang membubarkan parlemen tetapi mahasiswa. Bagaimanapun kondisi pemerintahan, mahasiswa tetap akan kritis dengan kondisi negaranya,-dalam hal ini- independensi inilah yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sejarah mencatat aksi gerakan Mahasiswa dalam percaturan politik, tahun 1955 penggulingan Peron di Argentina,  kejatuhan Ayub Khan di Pakistan di tahun 1956, Revolusi Hongaria tahun 1956, kejatuhan Peren Jimenez di Venezuela pada tahun 1958, Penentangan terhadap Diem di Vietnam pada tahun 1963, rusuhan massif melawan Perjanjian Keamanan Japan-AS di Japan pada 1963, gerakan anti-Soekarno pada tahun 1966,  juga gerakan pembebasan Cekoslavikia pada tahun 1968, Reza Pahlebi di Iran tahun 1979, Chun Doo Hwan di Korea Selatan tahun 1987, Ferdinan Marcos di Filipina tahun 1985 terakhir Soeharto di Indonesia tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;"Mahasiswa yang selalu dijecoki dengan anti politik, tentu tidak akan mau lagi bergerak untuk menumbangkan kedzaliman karena dianggap masuk ke ranah politik, tidak mau lagi terjun untuk demontrasi menentang pemerintah yang tidak pro kepentingan rakyat ..... yang menentang kedzaliman itu mayoritas mahasiswa yang berafiliasi ke keuatan real politik, bukan mahasiswa yang selalu mengangkat indenpendensi"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Anti politik yang mana dulu ini?, dan mahasiswa yang berafiliasi ke kekuatan real politik, di sana real politik mana? kalau parpol, saya kira tidak juga.. Karena masih banyak organisasi yang bukan politik untuk dijadikan sarana pelatihan daya kritis. kita tahu di indonesia era Soekarno maupun Soeharto sudah ada NU, Muhamadiyah, HMI, PII, GPII dlsb. Terlebih andil ormas-ormas tersebut terbukti dalam perubahan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;"&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Mahasiswa yang terlatih terjun ke dunia politik yang bersih, justru lebih jeli, tidak asal membeo, karena induknya bisa berkoalisi dengan tetap kritis, dan tetap obyektif walau menjadi opisisi. Kalaupun induknya tidak bisa melakukan tugas ini, maka ia tetap bisa kritis walaupun terhadap indukny&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sayang dunia perpolitikan kita tidak seindah itu, mungkin antum bisa memberikan contoh kongkrit permainan dunia politik (parpol) yang bersih, bisa jadi menurut antum bersih, tidak menurut yang lain. Di sini perlu ukuran mengenai bersih tidaknya dunia politik (parpol) itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Agar tidak terjadi mispersepsi, bagaimana kalau kita short cut ke diskusi parpol bukan politik secara umum. karena jelas ladang garapnya. seperti bagaimana sikap akademisi terhadap parpol? Atau apa pengaruh parpol terhadap kebebasan akademik? Dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Thanks for your share Brother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Yonz&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Sat, 11/29/08, kholid muslih &lt;/span&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: kholid muslih &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: Re: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Saturday, November 29, 2008, 6:14 AM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mas Andy yang juga saya hormati&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Walaupun banyak catatan yang ingin saya sampaikan berkenaan dengan postingan antum, tapi baiklah kita lupakan yang lalu dulu, kita buka lembaran baru.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Saya sepakat dengan antum untuk memfokuskan diskusi kita.ke masalah parpol lebih khusus keterlibatan Mahasiswa dengan Parpol. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;sekarang saya ingin mengajukan pertanyaan terlebih dahulu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;1-  Menurut antum apa makna independensi ? dan apa tujuan indenpendensi mahasiswa ?. 2- Apa yang persepsi antum tentang parpol, dan apa masalahnya jika mahasiswa berafiliasi dengan sebuah parpol tertentu ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;mungkin itu dulu, saya tunggu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;jabat erat selalu,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;chaled_ms&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;madrasahduat. blogspot. com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;catatan tak bertepi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;layari hidup penuh arti&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Sat, 11/29/08, Andy Hariyono &lt;/span&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: Andy Hariyono &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;almadaikhwanada@ com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: Re: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Saturday, November 29, 2008, 11:26 PM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Baik lah Mas Kholid...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Independensi sederhananya kemandirian, mengenai tujuannya sangat jelas, agar di setiap gerakannya, mahasiswa tidak ditunggangi oleh kepentingan pihak tertentu. Dari sini terlihat kebebasan mahasiswa baik secara berfikir (akademis) maupun pergerakan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bagi saya sendiri, parpol merupakan kendaraan politik konstitusional di Negara kita, ia memiliki peran yang strategis untuk melakukan sebuah perubahan terkait dengan pemerintahan, dan ia adalah lembaga yang dibentuk sebagai media/jalan untuk berkuasa -&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;tentunya untuk melakukan perbaikan&lt;/span&gt;-, juga parpol adalah milik masyarakat yang difungsikan menjaring aspirasi serta keinginan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mengenai mahasiswa berafiliasi degan sebuah parpol tertentu, sah-sah saja, karena itu merupakan hak normatif sebagai warga negara, yang penting dia harus punya idealisme yang kuat sehingga tidak mudah tergoyang dengan kepentingan pemilik modal. Tapi lebih baik jangan terlebih dahulu, Kenapa? karena dia harus punya independensi agar mandiri dan tidak tergantung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mahasiswa itu dikenal sebagai&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt; agent of chenge&lt;/span&gt; dan "pembela kepentingan" rakyat dengan nurani, maka dari itu sebaiknya mahasiswa menghindari partai yang syarat dengan kepentingan golongan dan memecah belah umat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Yonz&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;--- On Mon, 12/1/08, kholid muslih &lt;/span&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;From: kholid muslih &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;chaled_ms@yahoo. com=""&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Subject: Re: -=Info PMIK=- Teologi Al Ma'un &amp;amp; Mahasiswa Pengecut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;To: infopmik@yahoogroup s.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Date: Monday, December 1, 2008, 3:56 AM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terima kasih mans andy atas jawabannya. ....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Saya mencoba menyimpulkan persepsi antum dalam poin berikut (mudah-mudahan tidak salah).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mahasiswa harus independen, mandiri dan tidak tergantung dan untuk independen, mandiri dan tidak tergantung,  sebaiknya jangan berafiliasi ke parpol tertentu, karena dua hal:  1- Karena berafiliasi ke parpol berarti tidak mendiri dan tergantung.  2- karena parpol Syarat dengan kepentingan golongan dan memecah belah umat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sebagai pembuka diskusi ini, perlu saya ajukan pertanyaan mendasar yaitu Bagaimana mengukur indenpendensi mahasiswa, apa ukurannya dan apa standarisasinya ? lalu apakah dengan berafiliasi ke parpol otomatis mahasiswa menjadi tidak independen ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Menurut saya, standarisari idendnpendensi tidak bisa diukur hanya dengan tidak berafiliasi. Indenpendensi adalah mental ettitude, semangat dan karakter. Oleh karena itu mungkin ada dimana saja dan pada siapa saja, dia tidak mengenal batas. Seperti halnya zuhud. Zuhud itu tidak hanya terjadi bila seseorang keluar dari dunia dan meninggalkannya, namun bisa terjadi pada seorang yang justru berada pada pusat dunia itu sendiri. Bahkan seorang yang kaya dan memiliki materi yang melimpah ruah, namun tetap menjadikan harta itu ada di tangan, bukan ditangannya, maka kezuhudannya lebih tinggi dari zuhudnya orang-orang yang lari dari dunia, karena takut akan terseret ke pusarannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Demikian pula independensi, seorang bisa saja tidak berafiliasi ke mana-mana, tapi justru dia menjadi orang yang tidak independen, karena bisa dibawa ke kiri dan ke kanan, dan kemana angin bertiup, atau kemana udara berhembus. Bahkan digambarkan oleh Alquran sebagai orang linglung yang tidak bersama si fulan dan tidak juga bersama si fulan. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;(laa ila haaulaa' walaa ila haa ulaa&lt;/span&gt;). Itu sifat orang munafik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Untuk itu, berafiliasi ke sebuah organisasi tertentu atau bahkan ke Parpol, tidak kemudian serta merta menjadikan mahasiswa menjadi tidak independen. Karena tabiat mahasiswa berbeda dengan masyarakat awam, berbeda karena tingkat intelektual dan sikap kritisnya. Dia tetap mungkin bisa kritis, tetap istiqomah sekalipun ia berafiliasi kepada parpol atau organisasi tertentu. Walaupun seorang yang telah berafiliasi tidak bisa keluar dari frame umum parpol atau organisasi tertentu. Itu soal lain, itu adalah konsekwensi dari sebuah pilihan. Maka dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah memilih parpol dan organisasi yang memiliki frame umum yang baik dan muktabar bukan yang &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;masybuh dan dhool wa mudhill.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jadi apa standarnya ? menurut saya standar baku dalam indenpendensi adalah loyalitas total terhadap kebenaran yang telah menjadi kesepakatan umum masyarakat pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kebenaran umum ini bisa diraih dan dicapai oleh siapa saja dalam posisi apa saja. Jika semua menuju titik ini maka &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;keberagaman afiliasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; itu tidak menimbulkan bahaya. Dan tidak serta merta menggerus independensi, Asal tidak dirasuki oleh fanatisme kelompok. Upaya kerja keras untuk menuju titik kebenaran inilah yang disebut dengan &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;fastabiquull khairaat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Dan ini merupakan anjuran terpenting al-Quran, karena ini merupakan konsekwensi logis bagi sunnatullah yang menjadikan pluralitas dalam segala hal di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Baik, bukankah parpol sangat syarat dengan fanatisme. Jawabnya fanatisme juga merupakan mental ettitude, yang bisa berada dimana-mana, sampai pada seorang diri. Firaun menjadi contoh nyata disini, walaupun dia seorang diri, tapi sangat fanatik terhadap diri sendiri (kalo tidak keberatan, mas andy bisa iseng-iseng melihat tulisan saya di blog saya yang sangat mutawadhi', judulnya: Diktatorisme dan otoritas penafsiran).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jadi sangat memungkinkan bagi mahasiswa untuk memiliki independensi walaupun ia memiliki afiliasi, kemanapun saja, termasuk ke parpol.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kalo kita mengambil mentah-mentah apa yang antum sampaikan, maka maka semestinya antum juga berkata NO, terhadap afiliasi mahasiswa terhadap organisasi mamapun. No untuk mahasiswa yang berafiliasi ke NU, Ke Muhammadiyah, Ke Perses, ke ICMI, ke Wasliyah ke JIL, ke INSISt, bahkan almamater yang ada disini itu juga harus kita katakan NO. Pertanyaannya adalah kenapa kepada semua afiliasi itu mas Andy YES, tapi kepada Parpol berkata NO. Ini standar ganda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mungkin jawabannya, kareana parpol berbeda dengan afiliasi-afiliasi tersebut, bedanya parpol sangat syarat dengan kepentingan golongan dan memecah belah umat. Thayyib ya sidi .... bukankah setiap organisasi itu juga memiliki kepentingan, ya sayyidi ?. baik lebih jelas lagi. Saya gambarkan bagini. Bukankah Muhammadiyah, juga memiliki afiliasi ke Parpol tententu baik PAN maupun PMB. Bukankah NU dan warganya memiliki afiliasi ke Parpol tertentu, seperti PKB atau PKNU. Ma rakyuka ya sidi ...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Baik lebih jelas lagi, bukankah mahasiswa yang mengaku independen itu dan tidak berafiliasi ke ormas atau parpol manapun, juga menyimpan segepuk ambisi pribadi ? ingin tampil, ingin di puji, ingin disanjung dan juga ingin berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Seakan-akan didunia ini hanya parpol yang memiliki kepentingan, dan syarat dengan kepentingan, sementara yang lainnya maksuuuum dari kepentingan !!!! seakan orang-orang parpol itu&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;  syaitanurrajiiiim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan orang-orang non parpol itu &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;malaikah muqarrobuun .....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Intinya ya sayyidi Andy ..... kepentingan ada dimana-mana, dan berada dimana-mana, fanatisme juga ada dimana mana, baik berafiliasi ke parpol atau ke organisasi tertentu, atau tidak berafiliasi kemanapun. dan semua itu bisa dihindarkan bila kita tetap &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;berafiliasi  kepada kebenaran dan obyektifitas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;kejujuran dan ketulusan, serta adil dalam melihat sesuatu, tdaik fanatik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;) dan secara terus menerus ingin mencapai kebenaran abadi dari yang maha abadi, lalu usaha yang dilakukan oleh siapapun dari golongan manapun untuk mencapai tujuan-tujuannya, asalkan berbekal diri pada hal-hal yang saya sebutkan maka ia tetap bisa menjadi independen. Dan itulah yang disebul oleh Al-Quran dengan &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Fastabiqul Khaoiraat. .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terakhir, Menurut saya, silakan Mahasiswa berkiprah di mana saja mau di ormas, parpol, atau independen (tidak ke mana-mana) yang penting saling &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;fastabiqul khairat, tidak saling memakan kawannya sendiri, saling menjatuhkan dan saling menindih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mungkin ini dulu mas Andy, Saya sangat berbahagia bisa sharing dengan antum. Semoga semakin mempererat hubungan silaturahmi kita. Kapan-kapan makan bakso Ponorogo di rumah saya ... Hayyi Tsamin. He... he... he ....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Salam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Chaled_ms&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Madrasahduat. blogspot. com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Catatan tak bertepi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Layari hidup penuh arti&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-size:11px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From: Andy Hariyono &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 7px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Insya Allah saya sempatkan singgah Mas...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sudah lama tidak bercanda gurau lagi dengan Azzam...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ok lah, kalau seandainya sikap independensi seperti pemahaman yang Mas Kholid sampaikan, saya setuju terlebih jika Mahasiswa itu berafiliasi kepada kebenaran dan obyektifitas (kejujuran dan ketulusan, serta adil dalam melihat sesuatu, tidak fanatik).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Namun, masih ada beberapa persoalan yang perlu klarifikasi di sini. Mengenai NU dan Muhammadiyah, benarkah kedua ormas tersebut -secara lembaga- berafiliasi kepada parpol tertentu (?) atau hal ini masih menjadi pembahasan internal mereka, atau malah parpol yang antum sebutkan menimbulkan "konflik" di internal mereka?. Untuk yang ini, bagaimana kalau kita daulah temen-temen NU dan Muhammadiyah Masisir memberikan penjelasan Mas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terkait orang-orang parpol Syaithonirrajim dan non parpol Malaikah muqorrobun, tidaklah demikian Mas... sama saja, orang baik dan jahat itu ada di mana-mana. Dan saya pikir, segala sesuatu ada takarannya masing-masing, kepentingan parpol itu berbeda takaran dengan kepentingan ormas, apalagi kepentingan pribadi. karena kepentingan parpol inilah yang membuat saya berbeda pendapat dengan antum mengenai sikap mahasiswa terhadap parpol. Maka dari itu saya lebih condong ke tidak ikutnya mahasiswa ke parpol terlebih dahulu kecuali dia sudah memiliki idealisme yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Saat ini, parpol adalah sarana yang syah untuk menjadi pemerintah di Indonesia. Bagi saya, Parpol bukan permainan yang siapa saja bisa masuk seenaknya. Karena pemerintahan adalah tempat yang sangat strategis, sebaiknya mahasiswa mempersiapkan diri dahulu untuk Memimpin di masa mendatang. Jika sudah siap menjadi pemimpin bangsa maka, masuklah ke jalan yang sudah di gariskan oleh konstitusi (parpol). Agar parpol dan parlemen tidak di isi oleh orang-orang pinter yang "minteri" lagi korup. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Suatu saat... jikalau rakyat sudah tidak percaya lagi dengan parpol...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;maka bisa jadi calon independent akan goal hingga tahap Pilpres sekalipun...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;ah.. sekedar ngelantur Mas...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Yup Mas Kholid, Mohon doanya, Imtihan on Desember 27,2008.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bakso PO..., untuk yang ini jangan salahkan saya kalau banyak testimoni nantinya....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;heheheehe...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Keep^iN^toucH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;YonZ &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;/chaled_ms@yahoo.&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;/almadaikhwanada@&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/tirto_adhi@yahoo.&gt;&lt;/tirto_adhi@yahoo.&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-4152182232141429?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/4152182232141429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=4152182232141429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4152182232141429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4152182232141429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/sharing-mahasiswa-dan-politik-di-milis.html' title='Sharing &quot;Mahasiswa dan Politik&quot; di Milis PMIK'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7272726722511752786</id><published>2008-12-12T11:24:00.002+02:00</published><updated>2009-04-06T10:48:16.423+02:00</updated><title type='text'>Kebersihan Gigi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seandainya tidak memberatkan bagi umatku sungguh akan kuperintahkan mereka bersiwak setiap hendak sholat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;" (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Demikianlah cuplikan singkat kebersihan gigi yang dianjurkan Rasulullah Saw. Kita terkadang lalai atau malas untuk membersihkan gigi dari berbagai kotoran padahal gigi merupakan bagian dari tubuh yang seharusnya tidak boleh kita anggap remeh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kebiasaan untuk tidak membersihkan gigi setelah &lt;/span&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; merupakan ciri dari kelalaian kita dalam merawat gigi sehingga sisa-sisa makanan mengundang bau tak sedap dari mulut. Kalau sudah demikian tentunya kesegaran mulut akan terganggu, terlebih lagi orang-orang di sekitar kita. Dan juga kalau kelalaian ini terus menerus ada maka kita harus mempersiapkan materi yang tidak sedikit untuk menghadapi sakit gigi yang mengganggu ibadah (&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;habluminaallah dan habluminannas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;) kita sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Rasulullah Saw. memandang pekerjaan membersihkan gigi (bersiwak) sebagai perbuatan yang penting sehingga beliau Saw. menganjurkan untuk bersiwak setiap waktu shalat bukan hanya shalat 5 waktu. Bahkan ketika hendak shalat Tahajud Baginda Saw. bersiwak terlebih dahulu (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ibadah Puasa sudah akan tiba, ini tentunya tidak menjadi halangan kita untuk bersiwak karena makruhnya siwak di hari puasa menurut imam Syafi‘I hanya sampai terbenamnya matahari. sehingga memungkinkan kita untuk bersiwak 3 kali sehari yaitu: Setelah makan sahur kemudian setelah berbuka puasa dan ketika hendak tidur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Semoga dengan menjaga kesehatan gigi kita dapat menyegarkan fikiran dan menjalankan ibadah dengan nyaman di bulan Ramadhan terutama. selamat datang bulan Ramadhan, semoga kebersihan jasmani dan rohani kami semakin meningkat di bulan yang penuh rahmat ini, firman Allah Swt. "&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;” (al-Hasyr [59]: 7). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7272726722511752786?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7272726722511752786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7272726722511752786' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7272726722511752786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7272726722511752786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/12/seandainya-tidak-memberatkan-bagi.html' title='Kebersihan Gigi'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2004366457841868546</id><published>2008-09-01T16:07:00.001+02:00</published><updated>2009-04-06T10:48:25.740+02:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;MARHABAN YA RAMADHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1429 H&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Semoga Sekolah Ramadhan ini menjadi tempat berlatih &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;menuju ketakwaan di sisi-Nya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;YonZ&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2004366457841868546?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2004366457841868546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2004366457841868546' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2004366457841868546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2004366457841868546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/09/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-1712520420104584419</id><published>2008-08-22T15:31:00.001+03:00</published><updated>2009-04-06T10:48:39.254+02:00</updated><title type='text'>History Of PII</title><content type='html'>PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII) didirikan di kota perjuangan Yogyakarta pada tanggal 4 Mei 1947. Para pendirinya adalah Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani, Amien Syahri dan Ibrahim Zarkasji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faktor pendorong terbentuknya PII adalah dualisme sistem pendidikan di kalangan umat Islam Indonesia yang merupakan warisan kolonialisme Belanda, yakni pondok pesantren dan sekolah umum. Masing-masing dinilai memiliki orientasi yang berbeda. Pondok pesantren berorientasi ke akhirat sementara sekolah umum berorientasi ke dunia. Akibatnya pelajar Islam juga terbelah menjadi dua kekuatan yang satu sama lain saling menjatuhkan. Santri pondok pesantren menganggap sekolah umum merupakan sistem pendidikan orang kafir karena produk kolonial Belanda. Hal ini membuat para santri menjuluki pelajar sekolah umum dengan “pelajar kafir”. Sementara pelajar sekolah umum menilai santri pondok pesantren kolot dan tradisional; mereka menjulukinya dengan sebutan “santri kolot” atau santri “teklekan”.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa itu sebenarnya sudah ada organisasi pelajar, yakni Ikatan Pelajar Indonesia (IPI). Namun organisasi tersebut dinilai belum bisa menampung aspirasi santri pondok pesantren. Merenungi kondisi tersebut, pada tanggal 25 Februari 1947 ketika Yoesdi Ghozali sedang beri’tikaf di Masjid Besar Kauman Yogyakarta, terlintas dalam pikirannya, gagasan untuk membentuk suatu organisasi bagi para pelajar Islam yang dapat mewadahi segenap lapisan pelajar Islam. Gagasan tersebut kemudian disampaikan dalam pertemuan di gedung SMP Negeri 2 Secodiningratan, Yogyakarta. Kawan-kawannya yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain: Anton Timur Djaelani, Amien Syahri dan Ibrahim Zarkasji, dan semua yang hadir kemudian sepakat untuk mendirikan organisasi pelajar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil kesepakatan tersebut kemudian disampaikan Yoesdi Ghozali dalam Kongres Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), 30 Maret-1April 1947. Karena banyak peserta kongres yang menyetujui gagasan tersebut, maka kongres kemudian memutuskan melepas GPII Bagian Pelajar untuk bergabung dengan organisasi pelajar Islam yang akan dibentuk. Utusan kongres GPII yang kembali ke daerah-daerah juga diminta untuk memudahkan berdirinya organisasi khusus pelajar Islam di daerah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menindaklanjuti keputusan kongres, pada Ahad, 4 Mei 1947, diadakanlah per-temuan di kantor GPII, Jalan Margomulyo 8 Yogyakarta. Pertemuan itu dihadiri Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani dan Amien Syahri mewakili Bagian Pelajar GPII yang siap dilebur di organisasi pelajar Islam yang akan dibentuk, Ibrahim Zarkasji, Yahya Ubeid dari Persatuan Pelajar Islam Surakarta (PPIS), Multazam dan Shawabi dari Pergabungan Kursus Islam Sekolah Menengah (PERKISEM) Surakarta serta Dida Gursida dan Supomo NA dari Perhimpunan Pelajar Islam Indonesia (PPII) Yogyakarta. Rapat yang dipimpin oleh Yoesdi Ghozali itu kemudian memutuskan berdirinya organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) tepat pada pukul 10.00, 4 Mei 1947.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperingati momen pembentukan PII, maka setiap tanggal 4 Mei di-peringati sebagai Hari Bangkit PII (HARBA PII). Hal ini karena hari itu dianggap sebagai momen kebangkitan dari gagasan yang sebelumnya sudah terakumulasi, sehingga tidak digunakan istilah hari lahir atau hari ulang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETUA UMUM PENGURUS BESAR (PB) dari periode ke periode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * 1. Joesdi Ghazali (1947)&lt;br /&gt;   * 2. Noersjaf ( 1947-1948 )&lt;br /&gt;   * 3. Anton Timoer Djailani (1948-1950), (1950-1952)&lt;br /&gt;   * 4. Ridwan Hasjim (1952-1954)&lt;br /&gt;   * 5. Amir Hamzah Wirjosoekanto (1954-1956)&lt;br /&gt;   * 6. Ali Undaja ( 1956-1958 )&lt;br /&gt;   * 7. Wartomo Dwijuwono (1958-1960)&lt;br /&gt;   * 8. Thaher Sahabuddin (1960-1962)&lt;br /&gt;   * 9. Ahmad Djuwaeni (1962-1964)&lt;br /&gt;   * 10. Syarifuddin Siregar Pahu (1964-1966)&lt;br /&gt;   * 11. A. Husnie Thamrin (1966)&lt;br /&gt;   * 12. Utomo Dananjaya (1966-1969)&lt;br /&gt;   * 13. Hussein Umar (1966-1969), (1969-1973)&lt;br /&gt;   * 14. Usep Fathuddin (1969-1973)&lt;br /&gt;   * 15. Yusuf Rahimi (1973-1976)&lt;br /&gt;   * 16. Ahmad Joenanie Aloetsjah (1976-1973)&lt;br /&gt;   * 17. Masyhuri Amin Mukhri (1979-1983)&lt;br /&gt;   * 18. Mutammimul Ula (1983-1986)&lt;br /&gt;   * 19. Chalidin Yacobs (1986-1989)&lt;br /&gt;   * 20. Agus Salim (1989-1992)&lt;br /&gt;   * 21. Syafunnur Maszah (1992-1995)&lt;br /&gt;   * 22. Abdul Hakam Naja ( 1995-1998 )&lt;br /&gt;   * 23. Djayadi Hanan (1998-2000)&lt;br /&gt;   * 24. Abdi Rahmat (2000-2002)&lt;br /&gt;   * 25. Zulfikar (2002-2004)&lt;br /&gt;   * 26. Delianur (2004-2006)&lt;br /&gt;   * 27. Muh. Zaid Markarma ( 2006-2008 )&lt;br /&gt;   * 28. Nashrullah (2008-2010)&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-1712520420104584419?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/1712520420104584419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=1712520420104584419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/1712520420104584419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/1712520420104584419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/08/history-of-pii_22.html' title='History Of PII'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-7200052871816218290</id><published>2008-07-29T11:25:00.001+03:00</published><updated>2009-04-06T10:49:01.515+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YonZ'/><title type='text'>4 SMS dari 4 Imam</title><content type='html'>&lt;script type="text/javascript"&gt;       _uacct="UA-18003-7";       _uanchor=1;       urchinTracker();     &lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;       if (document.body &amp;&amp;           typeof(document.body.unselectable) != 'undefined') {         document.body.unselectable = true;       }     &lt;/script&gt;Ingin rasanya aQ bercerita mengenai aliran-aliran fikih yang lahir dari rahim Islam, baik dari manhaj mereka ataupun dari asal-usul riwayat kehidupan mereka. Seperti empat Imam mazhab yang terkenal metode fikihnya sehingga banyak orang yang menggunakan mazhabnya sebagai  metode dalam beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-empat Imam mazhab yang tidak asing itu adalah Imam Ahmad Hanafi, Maliki, Syafi‘i dan Hambali. Diantara sebab madzhab mereka masih eksis dibandingkan mazhab-mazhab lainnya seperti  Zahiriyah, Zaidiyah, Ja‘fariyah dll ialah, pernah&lt;span class="selengkapnya"&gt; dipakainya ke-empat mazhab tersebut sebagai mazhab negara. Seperti madzhab &lt;strong&gt;Hanafi&lt;/strong&gt; di Mesir, Turki, anak-benua India, Tiongkok dan sebagian Afrika Barat, &lt;strong&gt;Maliki&lt;/strong&gt; di Afrika Utara dan Afrika Barat,  &lt;strong&gt;Syafi'i&lt;/strong&gt; di  Mesir, Arab Saudi bagian barat, Suriah, Indonesia, Malaysia, Brunei, pantai Koromandel, Malabar, Hadramaut, dan Bahrain. terakhir &lt;strong&gt;Hambali&lt;/strong&gt; di  Hijaz, kemudian pedalaman Oman dan beberapa tempat sepanjang Teluk Persia dan di beberapa kota Asia Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit dari ke-empat imam mazhab tersebut berbeda pendapat mengenai masalah-masalah fikih, dan tidak satu pun diantara mereka yang menklaim pendapatnya lebih baik terlebih menyesatkan yang satu dengan yang lainnya. Salah satu contoh ialah, bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan, menurut mazhab Syafi'i hal tersebut membatalkan wudhu' sedangkan di mazhab Hanafi tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut diantara pesan-pesan dari ke-empat Imam Mazhab diatas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imam Abu Hanifah (Hanafi)&lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Jika suatu hadits itu shahih, maka itulah mazhabku"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Tidak halal bagi seseorang mengikuti perkataan kami bila ia tidak tahu darimana kami mengambil sumbernya"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imam Malik (Maliki):&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Saya hanyalah seorang manusia, terkadang salah, terkadang benar. Oleh karena itu, telitilah pendapatku. Bila sesuai dengan Al-Quran dan sunnah, ambillah, dan bila tidak sesuai dengan Al-Quran dan sunnah, tinggalkanlah".&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imam Syafi‘i:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Bila kalian menemukan dalam kitabku sesuatu yang berlainan dengan hadits Rasulullah Saw, peganglah hadits Rasulullah Saw itu dan tinggalkanlah pendapatku itu".&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imam Ahmad bin Hambal (Hambali):&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Janganlah engkau taqlid kepadaku atau kepada Malik, Syafi, Auzai dan Tsauri, tetapi ambillah dari sumber mereka mengambil&lt;/i&gt;". &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-7200052871816218290?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/7200052871816218290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=7200052871816218290' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7200052871816218290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/7200052871816218290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/4-nasehat-dari-4-imam.html' title='4 SMS dari 4 Imam'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-385589172024706989</id><published>2008-07-26T17:37:00.004+03:00</published><updated>2009-04-06T10:49:19.513+02:00</updated><title type='text'>SiangQ Kali Ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siang ini aQ mewakili Pelajar Islam Indonesia (PII) Mesir menghadiri acara Musyawarah Anggota (MUSAG) yang diadakan oleh Perwakilan Persatuan Islam (Pwk. Persis) Mesir. Acara tersebut bertempat di Pasangrahan KPMJB, Nasr City Kairo Egypt. Dengan fasilitas Ac, snack dan makan siang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti sidang-sidang lainnya, setelah seremonial kemudian mulai masuk ke persidangan selalu ada pro dan kontra dalam mengambil keputusan. juga tidak lupa, sebelum sidang inti mengenai kebijakan, konstitusional dlsb, Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) Persis yang diketuai oleh saudara Andi Subarkah dan Dewan Pengurus (DP) dengan Risyan MT, Lc sebagai Ketua Umumnya, mempertanggung jawabkan amanah masa jihad-&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;bahasanya temen-temen persis&lt;/span&gt;- mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aQ mengikuti bagaimana MPA melaporkan pertanggung jawabannya, namun ketika DP melaporkan pertanggung jawaban setelahnya, aQ mulai melangkahkan kaki meninggalkan ruangan sidang, dengan berpamitan terlebih dahulu tentunya kepada salah satu pengurus disana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekeluarnya dari pasangrahan, di sebrang jalan aQ melihat shaf orang-orang Mesir sedang mendirikan shalat dzuhur berjamaah, tepatnya di depan swalayan tempat mereka bekerja. Tanpa berpikir panjang lagi aQ segera kesana dan bergabung memasuki jamaah tersebut untuk shalat bersama mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indah terasa, itulah ungkapan rasa hatiku setelah menikmati bersillaturrahim juga setelah shalat berjamaah bersama muslimin yang lain. Pesan Nabi Saw "&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Bagi siapa yang ingin diperpanjang umurnya maka bersilaturrahimlah&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Bawwabah, 26 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-385589172024706989?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/385589172024706989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=385589172024706989' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/385589172024706989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/385589172024706989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/siangq-kali-ini.html' title='SiangQ Kali Ini'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-4291277274656267339</id><published>2008-07-25T21:33:00.001+03:00</published><updated>2009-04-06T10:49:31.278+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sudut Awwalu Sâbe‘'/><title type='text'>Tiga Tamu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Usai Maghrib ini aQ kedatangan tiga orang tamu yang tak diundang, dua orang diantara berasal dari Arab dan satu lagi sepertinnya Prancis. dengan sopan mereka masuk ke tempat kerjaQ mengucapkan salam "Assalamualaikum", "wa‘laikumussalam" jawabku. lalu kami pun berbincang dengan bahasa arab yang pada intinya mereka mengajak untuk shalat berjamaah di Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena singkat diatas mungkin sudah jarang kita temukan, tetapi bukan berarti kita diam saja melihat realita yang ada saat ini. &lt;span class="selengkapnya"&gt;sudah menjadi kewajiban bagi sesama muslim untuk saling nasehat-menasehati, kalau bagi diriku yang belum menikah ini tentunya aQ punya kewajiban terhadap diriQ, keluargQ, teman-temanQ juga tetanga-tetanggaQ. salah satu kewajiban tersebut adalah diantara kita harus saling nasehat-menasehati dalam kebenaran, baik itu mengajak shalat berjamaah, mengaji bersama, bersedekah dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga langkah saling menasehati dalam hal kebaikan ini dapat menjadi salah satu solusi dari berbagai masalah yang melanda bangsa ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-4291277274656267339?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/4291277274656267339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=4291277274656267339' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4291277274656267339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/4291277274656267339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/tiga-tamu.html' title='Tiga Tamu'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-3043329136067091058</id><published>2008-07-24T20:02:00.003+03:00</published><updated>2009-04-06T10:49:41.088+02:00</updated><title type='text'>Refleksi Tafsir Al-Jami‘ li Ahkâmi al-Quran</title><content type='html'>Oleh: Iyon el-Ngabary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Iftitah&lt;br /&gt;Bismillah, Tafsir al-Qur'an berfungsi sebagai penjelas Kitâbullâh karena itu sudah tidak diragukan lagi ilmu ini sangat penting dibandingkan ilmu-ilmu al-Qur'an yang lain. Buku-buku tafsir pun telah banyak ditulis baik itu yang sudah tercetak maupun yang masih berbentuk manuskrip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Berbicara mengenai tafsir pastinya kita akan menemukan ulama-ulama tafsir yang telah berkecimpung dalam ilmu tersebut seperti, Ibnu Abbas Ra, Al Farra’, Ibnu Jarir, Thobary, Qurtubi, Imam al-din Abu al-Fida’ Ismail ibnu Katsir , Fakhr al-Din al-Razi, Abu Hayyan al-Gharnati al-Andalusi dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tafsir menurut bahasa adalah penjelasan atau keterangan, seperti yang bisa dipahami dari Al Quran dalam surat Al-Furqan ayat 33. ucapan yang telah ditafsirkan berarti ucapan yang tegas dan jelas  sedangkan menurut istilah - meminjam istilah Imam Zarkasyi – ialah Ilmu yang menerangkan al-Qur'an beserta makna-makna dan hukum-hukumnya. (Lihat al-Itqan 4 / 169) .&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Para ulama mengklasifikasikan tafsir menjadi dua bagian yaitu; Tafsir bil Ma'tsur dan tafsir bil Ra'yi.  Tafsir bil Ma‘atsur juga dikenal dengan tafsir riwayat ataupun tafsir bi naql. Cara penafsiran jenis ini bisa dengan menafsirkan ayat al-Quran dengan ayat al-Quran lain yang sesuai, maupun menafsirkan ayat-ayat al-Quran dengan nash dari as-Sunnah. Karena salah satu fungsi as-Sunnah adalah menafsirkan al-Quran. Tafsir bil ra'yi juga disebut dengan tafsir diroyah, cara penafsiran semacam ini menggunakan ijtihad yang didasarkan pada dalil yang sahih, akidah yang murni dan tepat. Hal ini bukan berarti seseorang dapat menafsirkan ayat al-Quran berdasarkan kata hati atau kehendak semata, karena hal itu dilarang berdasarkan sabda Nabi Saw:&lt;br /&gt;"Siapa saja yang berdusta atas namaku secara sengaja niscaya ia akan menempati neraka. Dan siapa saja yang menafsirkn al-Quran dengan ra'yunya maka hedaknya ia bersebeliau menempatkan diri di neraka." (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas)&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Siapa yang menafsirkan al-Quran dengan ra'yunya kebetulan tepat, niscaya ia telah melakukan kesalahan&lt;/em&gt;" (HR. Abi Dawud dari Jundab).&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ra'yu yang dimaksud dari kedua hadits diatas ialah hawa nafsu. Dengan demikian tafsir bil ra'yi ialah tafsir yang sesuai dengan tujuan syara', jauh dari kejahilan dan kesesatan, sejalan dengan kaidah-kaidah bahasa Arab serta berpegang pada uslub-uslubnya dalam memahami teks al-Quran .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua klasifikasi tafsir tersebut, Imam Qurtubi menuliskan tafsirnya melalui jalur tafsir bil m'atsur. Hal ini jelas dengan peringatan beliau –sebagaimana termaktub di dalam muqoddimah tafsir Al-jami‘ li Ahkâmi al-Quran- ada bab tersendiri mengenai peringatan bagi yang menafsirkan al-Quran bil ra'yi   Agar lebih jelas dan terarah pembicaraan mengenai tafsir imam Qurtubi marilah kita mendiskusikan ke-empat hal ini yaitu; biografi mufassir (Imam Qurtubi), metodelogi penafsirannya, kelemahan serta kelebihan dari tafsir Al-Jami li-Ahkam al-Quran dan keuntungan mempelajari tafsir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Biografi Imam Qurtubi&lt;br /&gt;Adalah Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakr bin Farh al-Anshori al-Khazarji al-Andalusi, al-Qurtubi  merupakan cedikiawan muslim yang dilahirkan di Cordoba, Andalusia (Spanyol). Beliau merupakan pengikut mazhab imam Malik (Ulama Hadits dan Fiqih). Hal ini tampak pada tulisan-tulisan beliau terutama dalam buku tafsir 12 jilidnya Al Jami' li-ahkam al-Qur'an . Di negeri yang ditaklukan Thoriq bin Ziyad inilah Imam Qurtubi belajar bahasa arab dan syair disamping ketekunannya dalam mempelajari al-Qur'an. Kemudian beliau hijrah ke Mesir dan tinggal di Maniyah bani Khazib, (di utara Asyut) sehingga ia meninggal di sana pada tahun 671H. Diantara buku-buku karangan beliau ialah; Al-jami‘ li Ahkâmil al-Quran, al-Tadzkirah fî ahwali al-Maut wa umuri al-Akhirah, al-Tadzakkar fî afdhali al-Adzkar, al-Asmâ fî Syarhi asmai al-Husnâ, al-‘Ilam bima fî al-Dini al-Nashârâ min al-Mafâsid wal al-Auhâam wa Idzhâri mahâsina Din al-Islam, Qom‘u al-Harshi bil Zuhdi wal Qona‘ah, Risâlat fî al-Qâbi al-Hadits, Kitâbu al-Aqdhiyah, dan al-Misbah baina al-Af‘al wa al-Shohah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.1. Kultur keilmuan&lt;br /&gt;Pada tahun 514 – 668 H -Imam Qurtubi hidup di masa tersebut- Andalusia sudah berada dalam masa keilmuan yang gemilang. Buktinya ialah, telah banyak buku-buku dan penulis yang berasal dari Andalusia, bahkan kota Cordoba merupakan kota yang paling banyak buku-bukunya, adapun perhatian masyarakat waktu itu sangatlah besar terhadap perpustakaan. Pesatnya pertumbuhan ilmu di Andalusia berimplikasi pada perkembangan ilmu-ilmu agama seperti, fiqih, hadits, tafsir begitu pula ilmu-ilmu bahasa, nahwu, sejarah, adab dan syair. Keadaan seperti ini tentunya banyak berpengaruh dalam proses pembentukan karakter ilmu bagi Imam Qurtubi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.2. Guru Imam Qurtubi&lt;br /&gt;Diantara guru-guru imam Qurtubi ialah:&lt;br /&gt;1. Ibnu Rawaj: Beliau adalah Imam muhadits Abu Muhammad ‘Abdul Wahhab bin Rawaj sedang nama beliau adalah Dzâfir bin Fatuh al-Azdi al-Iskandarani al-Maliki wafat tahun 648 H .&lt;br /&gt;2. Ibnu al-Jumayzi; beliau adalah ‘ulama hadits, fiqih dan qirâat bermazhab Syafi‘i wafat tahun 649 H .&lt;br /&gt;3. Abu ‘Abbas Ahmad bin ‘Umar bin Ibrahim al-Maliki al-Qurtubi pengarang buku Al-Mafhum fî Syarhi Shahîh Muslim .&lt;br /&gt;4. Al-Hasan al-Bakri; beliau adalah Hasan bin Muhammad bin Muhammad bin ‘Amruk al-Tîmi al-Naysâbûri. Sedangkan di Damaskus (Syria) beliau dikenal dengan Abu ‘Ali Shodru Din al-Bakri wafat tahun 656 H .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Qurthubi dalam mengarang buku tafsirnya banyak dipengaruhi oleh ulama-ulama sebelumnya seperti; Ibnu ‘Athiyyah beliau adalah al-Qâdhi Abu Muhammad ‘Abdu al-Haqqi bin ‘Athiyyah pengarang buku al-Muharrar al-Wajîz fî al-Tafsîr. Beliau sangat berpengaruh dalam penulisan tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran dan Imam Qurtubi banyak menyalin dari buku-buku beliau baik dari tafsir bil m‘atsur, qrâat, bahasa, nahwu, balaghoh, fiqih, hukum-hukum dan lain sebagainya. Kemudian Abu J‘afar al-Nuhâs (‘Irab al-Quran, Ma‘âni al-Quran), al-Mawardi (450 H), al-Thobari (jâm‘i al-Bayân fî tafsir al-Quran), Abu Bakar bin al-‘Arabi (Ahkâmu al-Quran) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu banyak dari ulama-ulama tafsir yang muncul setelah Imam Qurtubi. Mereka menjadikan buku tafsir (Al-jami‘ li Ahkâmil al-Quran) sebagai rujukan. Diantara mereka yang mashur yaitu; al-Hâfidz Ibnu katsir (774 H) Abu Hayyan al-Andalusi al-Ghornathi (754 H), Al-Syaukâni (1200 H) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Metodelogi Penulisan Tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran&lt;br /&gt;Syaikh Shâalih Āli Syaikh dalam tulisannya mengatakan salah satu cara mengetahui metode tafsir ialah; penulis (para mufassir) menerangkan mengenai metode penulisan mereka . Sebagai mana Imam Qurtubi dalam muqoddimah  Al-Jami li-Ahkam al-Quran menulis bahwasannya beliau mengarang buku ini dengan metode menyandarkan setiap perkataan dan hadits kepada sumbernya. Karena banyak hadits-hadits dalam beberapa buku fiqih dan tafsir yang tidak diketahui sumbernya, kecuali bagi mereka yang telah mempelajari buku-buku hadits. Maka, yang tidak mempunyai pengetahuan tentang ilmu tersebut tentunya akan kesulitan untuk mengetahui antara perkataan yang shahih dan cacat, kemudian seandainya hadits tersebut diketahui cacat pastinya tidak dapat dijadikan sebagai landasan dalil sampai yang berbicara hadits tersebut menyandarkannya kepada perawi yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Qurtubi dalam tafsirnya banyak menceritakan kisah-kisah para mufassir dan tentang sejarawan yang memang perlu untuk diterangkan sehingga memperkuat hukum-hukum yang ditafsirkan maknanya dan mudah dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat yang berbicara mengenai suatu hukum, akan beliau terangkan di dalamnya segala yang berkaitan dengan hukum tersebut, baik dari sisi asbâbu al-Nuzul, tafsiran yang masih asing dan hukumnya. Kalaupun ayat itu tidak berbicara mengenai suatu hukum maka akan disebutkan di dalamnya tafsir dan ta'wil. Demikianlah metode Imam Qurtubi dalam penulisan tafsirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Pandangan Umum Mengenai Tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran&lt;br /&gt;Dr. Muhammad Ibrahim al-Hafnawi menuliskan keistimewaan dari buku tafsir Al-Jami li Ahkam al-Quran, diantaranya yaitu :&lt;br /&gt;1. Menjelaskan hukum-hukum al-Quran secara gamblang.&lt;br /&gt;2. Banyak hadits-hadits yang dikeluarkan beliau disandarkan kepada para perawinya.&lt;br /&gt;3. Imam Qurtubi banyak menyebutkan isrâîliyyat dan hadits-hadits maudhu‘ dalam kitabnya tetapi hanya sebagian riwayat yang lemah saja yang dibiarkanya tanpa diberi ulasan.&lt;br /&gt;4. Ketika beliau menyebutkan isrâîliyyat dan hadits-hadits maudhu‘ yang mencoba merusak kesucian para malaikat dan nabi-nabi terlebih lagi akidah, beliau pun menentangnya atau memberikan penjelasan bahwasannya hadits itu dha‘if . sebagai mana beliau menafsirkan ayat tentang Hârût dan Mârût, kisah Nabi Daud dan Sulaiman, istri Nabi Saw. Sayyidah Zainab binti Jahsy. Dan juga, Imam Qurtubi menjelaskan sebagian yang maudhu‘ dari asbâbu al-Nuzul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya buatan manusia, tentunya tidak luput dari kekurangan. Prof. Dr. Yusud Qaradhawi dalam bukunya Tsaqâfatu al-Da‘iyah mengatakan bahwa tafsir bil-ma'tsur dan tafsir bil ra'yi mempunyai kelebihan dan kekurangan. Diantara kekurangan tafsir bil ma'tsur ialah adanya riwayat-riwayat isrâîliyyât dan di dalamnya juga terdapat hadits-hadits maudh‘u dan dha‘if. Sedang kekurangan tafsir bil ra'yi ialah cenderung pada kebiasaan individual penafsir, madzhabnya atau hanya sesuai dengan zamannya saja .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan buku tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran merupakan tafsir bil ma'tsur, yang sebagai mana Dr. Muhammad Ibrahim al-Hafnawi mengatakan diantara kekurangannya ialah :&lt;br /&gt;1. Imam Qurtubi meriwayatkan isrâîliyyat dalam tafsirnya, contoh : ketika beliau menafsirkan ayat:&lt;br /&gt;الَّذِينَ يَحْمِلُونَ العَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلماً فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الجَحِيمِ&lt;br /&gt;(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, (Ghâfir [40]: 7)&lt;br /&gt;Imam Qurtubi mengatakan bahwasannya malaikat pembawa ‘Arsy itu kaki mereka berada di dasar bumi yang paling bawah sedangkan kepala mereka sampai kepada ‘Arsy Allah Swt. Padahal riwayat ini termasuk dari riwayat yang cacat.&lt;br /&gt;2. Terdapat di dalamnya beberapa hadit dha‘if dan maudhu‘.&lt;br /&gt;3. Imam Qurtubi juga menuqil dari berbagai rujukan tanpa diberi keterangan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah diantara kekurangan yang ada dalan buku tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran.  Paradigma imam Qurtubi berpengaruh pada tulisan beliau dalam menafsirkan al-Qur'an hal ini seirama dengan yang tulisan Drs. H. Imam Sayuti Farid, SH Dosen IAIN Surabaya (Paradigma Tafsir Dakwah: Pendekatan Konseling) bahwa; Paradigma yang memandang bahwa al-Qur’an adalah kalam Allah, yang oleh karenanya, yang mengetahui kebenaran maknanya hanya Allah semata. Oleh karena itu, jika ingin mengetahui maknanya diperlukan otoritas-otoritas tertentu yang telah diakui dekat dengan Allah, yakni al-Qur’an sendiri, Nabi Saw, Sahabat dan Tabi’in. Dari pandangan seperti inilah nantinya dikenal corak penafsiran bil ma’tsur. Metode yang dipakai adalah metode periwayatan (manqul). Apabila tidak menemukan penjelasan dari otoritas-otoritas tersebut –setelah memeriksanya secara berjenjang dari pertama sampai terakhir– maka mereka akan menafsirkan berdasarkan makna langsung (mantuq=literal) nya. Peranan akal disini sangat kecil, dalam hubungannya dengan dinamika masyarakat audiens .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Keuntungan Mempelajari Tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran&lt;br /&gt;Setelah mendiskusikan kelebihan dan kekurangan yang ada pada buku tafsir Qurtubi, sekarang mari kita beralih mengenai keuntungannya jikalau mengkajinya lebih dalam. Di antara keuntungan bagi kita –masih mengacu pada tulisan Dr. Muhammad Ibrahim al-Hafnawy-  yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt; Ketelitian dalam menverifikasi nash, karena buku tafsir ini telah dicetak beberapa kali sebagai koreksi dari berbagai kesalahan. Maka sudah seharusnya bagi kita meneliti keabsahan cetakan tersebut.&lt;br /&gt; Mengetahui kecocokkan ayat dengan suratnya.&lt;br /&gt; Mengetahui takhrij bacaan (ilmu Qirâ'at) dari buku-buku Qirâ'at dan buku-buku makna al-Quran.&lt;br /&gt; Mengetahui takhrij hadits-hadits Nabi Saw. dari buku-buku al-Sunnah dan lainnya.&lt;br /&gt; Mengetahui takhrij peninggalan-peninggalan terdahulu dalam tafsir tersebut dan mengetahui keberadaan teritorinya.&lt;br /&gt; Mengetahui berbagai pendapat, hukum dan bahasa yang diungkapkan Imam Qurtubi. &lt;br /&gt; Mengetahui dari pentahkik  yang telah menerangkan sebagian kata-kata yang asing serta istilah-istilah ilmiyah dalam tafsir beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Ikhtitam&lt;br /&gt;Demingkian Abu ‘Abdillah mengarang buku tafsir  "Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran". Tak dipungkiri lagi dari ke-empat hal di atas -sebagai seorang muslim - sudah menjadi kewajiban kita meneruskan perjuangan beliau dalam mempertahankan keakuratan data tafsir al-Quran, menelaah, memahami dan mengamalkannya. Bukan hanya dipelajari untuk sekedar paham, melainkan untuk diamalkan karena demikianlah para sahabat dan ulama-ulama salaf dalam mempelajari al-Qur'an. Dari pemaparan singkat ini tentunya masih banyak kekurangan, semoga tulisan ini bisa menjadi bahan kita berdiskusi dan berinstroming. Wallâhu a‘alamu bis Shawâb.&lt;br /&gt;Bawwabah, 12 Ramadhan 1428 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marâji‘ :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Al-Quran Al-Karim&lt;br /&gt; Tafsir Al-Jami Li-Ahkam Al-Quran, vol. I, Imam Qurtubi, Maktabah Dar al-Hadits, Kairo, 2002&lt;br /&gt; Tsaqâfat al-Dâ‘iyyah, Dr. Yusuf Qaradhawi, Maktabah Wahbah, Kairo, 2004&lt;br /&gt; Manâhiju al-Mufasirîn, Syaikh Shâalih Āli Syaikh, www.alsalafia.com&lt;br /&gt; www.wikipedia.com&lt;br /&gt; http://ibnuabbas.wordpress.com&lt;br /&gt; www.tafseercomparison.org&lt;br /&gt; http://mhamzah.multiply.com/journal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-3043329136067091058?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/3043329136067091058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=3043329136067091058' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3043329136067091058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3043329136067091058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/refleksi-tafsir-al-jami-li-ahkmi-al.html' title='Refleksi Tafsir Al-Jami‘ li Ahkâmi al-Quran'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-3160562733751173951</id><published>2008-07-24T19:55:00.001+03:00</published><updated>2009-04-06T10:49:51.677+02:00</updated><title type='text'>3G</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;3G atau sering kita sebut dengan generasi ke tiga merupakan jaringan telepon  yang mampu menerima data  pada tingkat yang jauh lebih tinggi dibanding teknologi sebelumnya. 3G juga mendukung aplikasi yang boros dalam penggunaan bandwidth seperti mendownload mp3 dengan cepat, streaming audio dengan kualitas prima, akses internet dan video conference.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita panjang lebar berbicara tentang 3G ini mari kita simak sejarah singkat dari perkembangan teknologi nirkabel sebagai berikut.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;1. Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System)&lt;br /&gt;2. Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xrtt&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xev-DO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara generasi ke dua dan ketiga sering disisipi Generasi 2,5, yang menawarkan kapasitas transmisi data yang lebih basar sehingga meningkatkan layanan data seperti GPRS. GPRS membolehkan penyedia jaringan untuk menarik biaya berdasarkan jumlah data yang dikirim dan bukan dari lamanya waktu koneksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi 3G ini merupkan kelanjutan dari dua teknologi, pertama teknologi GSM/GPRS/EDGE dan yang kedua teknologi CDMA (IS-95 atau CDMAone).  UMTS(Universal Mobile Telecommunication Service) merupakan lanjutan teknologi dari GSM/GPRS/EDGE yang merupakan standard telekomunikasi generasi ketiga dimana salah satu tujuan utamanya adalah untuk memberikan kecepatan akses data yang lebih tinggi dibandingkan dengan grpsdan EDGE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan mengapa layanan 3G dapat memberikan throughput yang lebih besar adalah karena penggunaan teknologi spektrum tersebar yang memungkinkan data masukan yang hendak ditransimisikan ke seluruh spektrum frekuensi. Selain mendapatkan pita lebar yang lebih besar, layanan berbasis spektrum tersebar jauh lebih aman daripada timeslot atau frequency slot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan 3G bukanlah up grade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam up grade ke 3G karena berbagai network elemennya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Layanan 3G juga telah digembar-gemborkan namun pada kenyataannya, banyak ditemui kegagalan. negara Jepang dan Korea Selatan adalah contoh dimana layanan 3G berhasil. Hal ini sangat mungkin disebabkan faktor:&lt;br /&gt;1. Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) bagi penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walaupun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.&lt;br /&gt;2. Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.&lt;br /&gt;3. Keragaman layanan konten. Docomo dan sktel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan kontennya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut imode, sedangkan sktel mempunyai June dan Nate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi telekomunikasi akan terus berkembang bahkan layanan generasi keempat sudah diimplementasikan di Negara Jepang dengan kecepatan akses 10Mbps,30Mbps dan 100Mbps yang semula hanya 2Mbps pada layanan 3G. sedangakan generasi ke lima masih dalam penelitian. Kita bangsa Indonesia harus bisa memilih teknologi yang bener-bener dibutuhkan bagi masyarakat. Layanan telekomunikasi dasar seperti telepon dan sms dengan biaya yang terjangkau sangat dibutuhkan di masyarakat khususnya yang tinggal diluar kota-kota besar terlebih di luar negri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;Diracik dari berbagai sumber.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-3160562733751173951?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/3160562733751173951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=3160562733751173951' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3160562733751173951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3160562733751173951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/3g.html' title='3G'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-620378401089325554</id><published>2008-07-24T19:11:00.000+03:00</published><updated>2008-07-24T19:26:42.967+03:00</updated><title type='text'>Berfikir Bebas</title><content type='html'>Berfikir Bebas..., inilah titik pusat dimana timbul pemahaman Islam yang “baru”, dengan tidak menghiraukan kembali unsur-unsur Islam yang lain, seperti Sahabat, Tabin terlebih lagi &lt;i&gt;tabii’t tabin &lt;/i&gt;dll. aQ tidak habis pikir kenapa mereka -&lt;i&gt;aliran bebas pikir-&lt;/i&gt; mengedepankan  &lt;span class="selengkapnya"&gt;akal ketimbang sunnah, padahal –&lt;i&gt;dari mereka&lt;/i&gt;- ada yang beranggapan bahwa sumber Islam adalah Al-Quran dan Sunnah dengan akal sebagai alatnya. Lantas, kenapa mereka melontarkan pendapat mengenai "semua agama sama", sedang Al-Quran mengatakan bahwa hanya Islam yang benar (Q.S Ali Imran: 19) dan Muhammad Saw sekalipun tidak pernah mengajukan statemen tersebut bahkan perintah Allah “&lt;i&gt;Bagimu agamamu dan bagiku agamaku&lt;/i&gt;”. Dimana akal mereka ketika menterjemahkan kedua ayat ini ?.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-620378401089325554?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/620378401089325554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=620378401089325554' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/620378401089325554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/620378401089325554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/17-juli-2008-berfikir-bebas.html' title='Berfikir Bebas'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-8510805630110792439</id><published>2008-07-23T17:19:00.000+03:00</published><updated>2008-07-23T17:23:04.615+03:00</updated><title type='text'>Aku dan Arah</title><content type='html'>Aku berlari  di tengah-tengah kerumunan orang-orang yang sedang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Lelah aku berlari tanpa satu arti yang aku dapati, lantas kenapa aku berlari... ? apa yang sedang kucari...? atau mungkin kenapa aku begini...? BODOH!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hari yang tidak jelas arahnya...&lt;br /&gt;Mungkin aQ yang tak pandai mengarahkannya...&lt;br /&gt;untuk siapa langit diciptkan...&lt;br /&gt;untuk siapa bumi diciptakan...&lt;br /&gt;untuk siapa hari diciptakan...&lt;br /&gt;dan apa yang telah aku lakukan ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Cathar, 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-8510805630110792439?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/8510805630110792439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=8510805630110792439' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8510805630110792439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/8510805630110792439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/aku-dan-arah.html' title='Aku dan Arah'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-2059135464556261209</id><published>2008-07-23T17:08:00.001+03:00</published><updated>2009-04-06T10:50:59.379+02:00</updated><title type='text'>Semua Terserah Kita</title><content type='html'>Semua Terserah Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada sebilah pisau ditangan saya, kemudian saya memberikannya kepada siapapun secara cuma-cuma, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Apa yang akan terjadi?. Mungkin saya hanya berkata “ini pisau, ambillah untukmu”. Setelah itu pisau pun diambil, beruntung bagi orang yang mengambil pisau tersebut dan menggunakannya sesuai dengan aturan, akan tetapi &lt;span class="selengkapnya"&gt;bagaimana nasib mereka yang menggunakannya di luar aturan yang ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ada aturannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran dan Al-Hadits itu bukan komik yang bisa dibaca dan dipahami oleh siapapun, perlu ilmu-ilmu khusus untuk membantu memahaminya, seperti Bahasa Arab tentunya, dan juga disamping itu tidak dipungkiri bahwa kita butuh pemahaman seseorang yang memang lebih paham tentang Islam, contohnya Muhammad Saw, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dlsb. Karena Sabda Rasul Saw “sebaik-baik zaman adalah zamanku kemudian setelahnya dan kemudian setelahnya..”, salah satu contoh, mari kita lihat bagaimana Abu Bakar berislam, Sabda Baginda Saw “seandainya Iman Abu Bakar ditimbang dengan iman seluruh ahli Madinah maka Iman Abu bakarlah yang lebih berat”. Jadi, kalau kita ingin tahu tentang Islam tentunya kita berkaca kepada mereka, atupun dua masa yang telah Rasulullah Saw sebutkan tadi, bukankah peninggalan literatur mereka masih ada yang tersusun rapi hingga saat ini –minimal buat rujukan dalam mencari keyakinan-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, akhirnya semua terserah kita, toh Rukun Islam masih tetap lima dan Rukun Iman masih tetap enam –apa mungkin ada yang berani berfikir (dengan fikiran bebas) mengubah ketetapan Rasul Saw menjadikan rukun Islam 6 dan Rukun Iman 7 (?)-. Perlu diingat, semuanya itu ada aturannya.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-2059135464556261209?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/2059135464556261209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=2059135464556261209' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2059135464556261209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/2059135464556261209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/semua-terserah-kita.html' title='Semua Terserah Kita'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-3829118155404113301</id><published>2008-07-23T17:02:00.001+03:00</published><updated>2009-04-06T10:51:08.445+02:00</updated><title type='text'>Pantaskah Allah digugat?</title><content type='html'>Pantaskah Allah digugat?&lt;br /&gt;Allah berbuat apa saja itu terserah Dia, bukankah kita sebagai hamba mengerjakan apa yang diperintahkan- Nya, dan Allah tidak ditanya apa yang Dia kerjakan. Di dunia ini banyak sekali agama-agama selain Islam yang berkembang, seperti &lt;span class="selengkapnya"&gt;Kristen, Yahudi, Budha dlsb. tetapi di surat Ali Imran Allah mengabarkan kepada kita bahwa hanya satu agama yang diridhai-Nya, yaitu Al-Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara surga dan Neraka memang urusan Allah, tapi tidak sedikit firman-Nya mengenai orang Non-Islam tempatnya di Neraka. aQ pikir keberanian mereka -yang bilang orang non-Islam tempatnya di Neraka- ada dasarnya, asal tidak mejustifikasi tanpa alasan yang jelas saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting: Berusaha untuk benar!&lt;br /&gt;Kebenaran itu sudah jelas yaitu Al-Islam, Di mana lagi ada kebenaran selain Al-Islam. kita tidak hidup dizamannya Namrud, yang mana Nabi Ibrahim as masih mencari-cari akan kebenaran (mencari Rabnya), atau zaman Nabi Musa dan Isa yang mana mukjizatnya- tongkat dapat berubah menjadi ular, bisa menymbuhkan penyakit kulit dlsb- telah hilang sepeninggal mereka dan manhajnya -taurat &amp;amp; Injil- tidak terjaga setelah itu, akan tetapi kita hidup dizaman Muhammad Saw yang mana mukjizat dan manhajnya -Al-Quran- masih ada bahkan Allah menjaga kebenarannya sampai kapanpun. Di sisi lain tidak sedikit pula para sahabat Rasulullah Saw, yang menjaga peninggalan- peninggalannya (Atsar) -dalam hal ini Hadits-. Bayangkan, agama mana yang menjaga atsar nabinya sampai begitu detail kalau bukan Al-Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Kebenaran itu sudah jelas adanya di Al-Quran dan As-Sunnah, berusahalah untuk mengikuti keduannya, itu pesan Nabi Saw. YonZ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CatHar (Catatan Hariyono) Juli 2008&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var addthis_pub="iyon";&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onclick="return addthis_sendto()"&gt;&lt;img width="125" alt="Bookmark and Share" style="border:0" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-3829118155404113301?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/3829118155404113301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=3829118155404113301' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3829118155404113301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/3829118155404113301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/pantaskah-allah-digugat.html' title='Pantaskah Allah digugat?'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6951536650589260061.post-105478314696852996</id><published>2008-07-23T15:28:00.000+03:00</published><updated>2008-07-23T15:36:39.732+03:00</updated><title type='text'>CatHar</title><content type='html'>CatHar disini adalah Catatan Hariyono, nama ini aQ ambil ketika temanQ yang bernama Ersa Imam Muttaqin -&lt;i&gt;panggilannya ErQin&lt;/i&gt;- menamai tulisan-tulisanQ dengan nama tersebut. sejak saat itu setiap catatan harianQ kuberi nama CatHar. selamat menikmati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yon's&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6951536650589260061-105478314696852996?l=go-cathar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://go-cathar.blogspot.com/feeds/105478314696852996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6951536650589260061&amp;postID=105478314696852996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/105478314696852996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6951536650589260061/posts/default/105478314696852996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://go-cathar.blogspot.com/2008/07/cathar.html' title='CatHar'/><author><name>Andy Hariyono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07912774092970894696</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_db2xEXx-AEk/SdnDPBY4lnI/AAAAAAAAAAY/O_UGWxw0M5k/S220/untitled.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
